Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.206 views

Islamophobia Dibalik Narasi 'Good Looking'

 

Oleh: Hana Rahmawati

Istilah good looking menjadi perbincangan hangat yang mewarnai jagad dunia maya beberapa hari ini. Istilah ini kini menjadi sorotan, pasalnya pada pertemuan Webinar bertajuk Strategi Menangkal Radikalisme pada ASN (02/09/2020), Menag menegaskan bahwa paham radikal masuk masjid lewat anak yang good looking. 

"Caranya masuk mereka gampang, pertama dikirimkan seorang anak yang good looking, penguasaan bahasa arabnya bagus, hafidz, mereka mulai masuk."  Kata Menag, Fachrul Razi, yang disiarkan melalui Channel Youtube, Kemenpan RB (02/09/2020).

Sontak saja pernyataan kontroversial menag tersebut kembali memantik pro kontra di kalangan umat. Pernyataan menag tersebut jelas melukai hati mayoritas penduduk di negeri ini. Pasalnya, pernyataan mengenai good looking, paham bahasa arab dengan baik yang menurut menag menjadi pintu masuknya radikalisme jelas mengarah kepada umat Islam.

Menurut Ustadz Fatih Karim (Founder Cinta Qur'an Centre) dalam wawancara di Channel Fokus Khilafah (06/09/2020), bagaimana bisa seorang da'i yang berpenampilan bersih dikatakan sebagai seorang yang radikal hanya karena mengajak umat untuk menerapkan syari'at secara kaffah serta mengamalkan Alquran. Hal ini jelas merupakan tuduhan tidak berdasar dan bertentangan dengan keimanan.

Hal senada disampaikan oleh wakil ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, ia menyayangkan menteri agama Fahrul Razi kembali membuat pernyataan yang meresahkan umat, menggambarkan phobia kepada hafidz (penghafal Alquran), anak muda good looking, mampu berbahasa arab dengan baik yang disebut sebagai pintu masuknya radikalisme di masjid-masjid. Menurut HNW, pernyataan seperti ini tidaklah diperlukan ditengah semakin meningkatnya korban COVID19 dan makin banyaknya kasus moral ditengah masyarakat.  Masih menurut HNW, seharusnya menteri agama berterimakasih kepada anak-anak muda tersebut. Menyambut positif tren mereka dalam berhijrah, mampu berbahasa arab terlebih lagi hafidz quran yang mau memakmurkan masjid. (suaraislam.id, 04/09/2020).

Islam memang mengajarkan kepada umatnya untuk berpenampilan good looking, berkepribadian Islami yang baik, menjaga kebersihan dan kesucian diri juga kejernihan berpikir dan kejernihan aqidah. Adapun aspek kepribadian Islam itu mencakup pola pikir dan pola sikapnya. Jadi tatkala seorang muslim menjadikan Islam sebagai standar pola pikir dan pola sikapnya, tentunya ia telah memiliki kepribadian yang Islami. Dengan memiliki kepribadian yang islami, maka ia telah menjelma menjadi sosok yang good looking. Bahkan kepribadian Islam yang dimilikinya lebih mulia daripada tampilan fisik wajah yang ganteng maupun cantik.

Muslim yang good looking itu mempunyai karakter sebagai ibadur rahman. Menebarkan kebaikan, menunjukkan jalan Islam pada manusia dan berlomba-lomba meraih ridho Allah. Akhlaq dan adabnya mulia. Tentu saja sosok yang sedemikian sangat tidak layak untuk dicurigai.

Menteri Agama yang Penuh Kontroversi

Menag Fahrul Razi  yang sejak awal menjabat tidak pernah sepi dari sorotan umat. Berbagai narasi kontroversi di lontarkannya. Pada tahun 2019, Fachrul Razi sempat berencana untuk melarang penggunaan cadar dengan alasan keamanan dari radikalisme. Usulan ini diterapkan bagi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menimbulkan pro dan kontra dari masyarakat saat itu. Selain cadar, celana cingkrang pun turut di permasalahkan. Saat itu, Fachrul bilang ada tren mengaitkan penggunaan cadar dan celana cingkrang dengan tingkat ketakwaan. Selain itu, ia juga menyinggung alasan keamanan.

Selanjutnya Fachrul menggagas sertifikasi penceramah guna merespons gerakan radikalisme yang sudah masuk ke mimbar-mimbar masjid. Menurutnya, saat ini banyak penceramah yang membodohi umat dengan menggunakan dalil-dalil agama. Kemudian Menag menerbitkan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim. Aturan itu mengharuskan pendaftaran majelis di kantor Kementerian Agama untuk dapat Surat Keterangan Terdaftar.

Menjadi hal yang memprihatinkan jika menteri agama yang seharusnya mengurus permasalahan Aqidah umat Islam agar semakin kuat, kini seolah menakuti rakyatnya menggunakan label pemahaman agama dan atributnya.  Sesungguhnya masih banyak hal tentang moral bangsa yang harus mendapat perhatian khusus dari sekedar terus menerus membuat kebijakan kontroversial yang selalu melukai perasaan umat Islam.

Sebagai contoh degradasi moral bangsa kita saat ini, salah satunya jumlah kasus narkoba yang masih menunjukkan tren kenaikan tiap tahunnya. Belum lagi kerusakan moral remaja akibat pergaulan bebas yang semakin marak. Dilansir dari liputan6.com, 19/07/2019, ditemukan data bahwa 33% remaja di Indonesia melakukan seks di luar nikah, ini terdiri dari remaja usia 18 sampai 20 tahun. Kemudian kasus-kasus korupsi di Indonesia yang belum juga terhenti. Ini disebabkan terkikisnya bahkan hilangnya keimanan dalam diri masing-masing individu.

Narasi Islamophobia seakan terus dihembuskan rezim ini kepada umat. Namun, di saat bersamaan geliat keislaman sedang tumbuh pesat di berbagai kalangan rakyat Indonesia. Dari artis hingga anak punk di jalanan, dari rakyat kecil hingga pemilik perusahaan. Seharusnya pemerintah berterimakasih kepada anak-anak muda dan da'i good looking  yang terus menyebarkan semangat keislaman ke tengah-tengah umat, membebaskan umat dari kebodohan dan buta Alquran, mengubah sifat kebinatangan menjadi manusia yang mulia, memakmurkan masjid dan merawatnya. Semua itu layak mendapat apresiasi dari menteri agama negeri ini, bukan malah menyematkan stigma negatif kepada para pengemban dakwah, muslim yang good looking.

Jika narasi Islamophobia terus dihembuskan pemerintah, maka jangan salahkan umat jika mereka akan berpikir bahwa rezim ini anti Islam dan berusaha memadamkan cahaya Islam. Sudah saat nya umat menyatukan hati dan perasaan untuk sama-sama meninggikan agama mulia ini. Karena sesungguhnya Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi darinya. Kemudian bersama menyadarkan pemerintah untuk kembali kepada penerapan syariah serta memahami ajaran Islam yang sempurna dan paripurna ini. Semoga Allah memadamkan setiap usaha yang ingin meredupkan cahaya Islam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Wallahu A'lam Bi Ash-shawab

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54


MUI

Must Read!
X