Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.520 views

He for She: Tipu-tipu Kaum Feminis

 

Oleh:

Nadia Ulya

Aktivis Dakwah Millenial,  Siswi SMP

 

PADA tahun 1977, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa – bangsa untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia. Setiap tahun tema perayaan itu pasti tidak akankah dari soal ketidakadilan berbasir gender.

Dari dulu, wanita memang sering jadi objek penderitaan. Tapi sayangnya, setiap bangsa seolah memiliki kesepakatan yang sama dengan memandang sebelah mata terhadap wanita. Sehingga terjadi ketidakadilan berbasis gender.

Kalau kita perhatikan sejarah, pada masa peradaban Roma, kedudukan perempuan disamakan dengan barang dagangan.  Di peradaban Yunani, tempat perempuan berada di kasta ketiga (status sosial palingrendah) dalam masyarakat.  Dan dalam agama Nasrani:“ sejak awal lambang gereja telah menempatkan kaum perempuan dalam posisi yang rendah.”

Saat ini, setelah memasuki peradaban modern, ternyata nasib perempuan masih saja terpuruk. Hanya saja, tidak selalu dikarenakan ketidakadilan berbasis gender. Tapi justru karena tuntutan kesetaraan gender yang tidak ada habisnya. Bagaimana tidak, kesetaraan gender menghendaki agar perempuan memiliki hak yang sama terhadap kehidupan dan tubuhnya seperti halnya pria.

Mereka tidak ingin dicegah jika ingin berbusana seksi, melacurkan diri dalam pornografi dan pornoaksi, atau menjalani profesinya dalam dunia prostitusi. Mereka juga tidak ingin dilarang jika ingin bekerja, walau harus mengabaikan kewajibannya mengurus rumah tangga. Lebih parah lagi, ketika tuntutan kesetaraan gender juga mengusik aturan Islam dalam rumah tangga, dengan meminimalisir kewajiban taat istri kepada suami. Kalau sudah seperti ini isu kesetaraan gender malah akan menjauhkan wanita dari fitrahnya.

Walaupun perempuan dikenal dengan kelembutannya, bukan berarti mereka tidak memilik kekuatan untuk berontak. Kata – kata inilah yang ingin ditunjukkan oleh para aktivis feminisme, seperti pengakuan Emma Watson, “ Aku memutuskan aku adalah seorang feminis. Pilihan ini tidak sulit untukku. Sepertinya, aku salah satu wanita yang suaranya dilihat terlalu vocal, agresif, mengasingkan, anti-pria dan bahkan tidak menarik.”

Saat ini, feminisme dibawakan dengan sangat menarik. Seperti kampanye “He for She” yang mengajak kaum pria untuk aktif terlibat dalam perjuangan kesetaraan gender dan emansipasi.”para pria, aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberikan kalian undangan formal bahwa kesetaraan gender juga isu kalian”, kata Emma Watson

Dalam kesehariannya, para feminis gencar menyeruarakan ide – ide emansipasi agar perbedaan jenis kelamin tidak dijadikan alasan untuk melecehkan perempuan. Menurut mereka, ketika laki – laki bisa menjadi presiden, maka mereka juga harus bisa. Dan ketika para lelaki bisa duduk di kursi parlemen, maka mereka juga harus bisa.

Feminisme menganggap banyak aturan Islam yang berat sebelah terhadap perempuan. Kewajiban wanita untuk taat pada suami dan menjalani perannya sebagai ibu sekaligur pengurus rumah tangga dinilai memasung produktivitas kaum hawa. Pada akhirnya, para feminisme gencar mengajak Muslimah untuk keluar dari aturan Islam, hidup bebas sesuai keinginannya, dan melepaskan ketergantungannya pada pria.

Padahal banyaknya penindasan  terhadap kaum hawa justru akibat penerapan sistem kapitalis sekuler yang mengatur hidup kita. Bukan karena aturan Islam yang malah memuliakan wanita. Jika aturan Islam diterapkan dalam bingkai Daulah Khilafah, niscaya kehidupan wanita akan terjamin didunia maupun diakhirat.

Seperti pengkuan seorang Anna Rued, penulis buku –Eastern Mail, ia menyebutkan “kita harus iri kepada bangsa – bangsa Arab yang telah menundukkan wanita pada tempatnya yang aman. Di mana hal itu jauh berbeda dengan keadaan di negeri ini (Inggris) yang membiarkan para gadisnya bekerja sama laki – laki dikilang – kilang minyak yang tidak saja menyalahi kodrat tapi bisa menghancurkan  kehormatannya.”

Wahai para Muslimah! Kita harus berbangga diri dengan Islam yang kita bawa. Jaga diri kita dengan menerapkan Syari’at Islam, dengan menutup aurat secara sempurna saat keluar rumah. Juga menjanda aktivitas kita agar tidak menyalahi fitrah.

Jika kita peduli dengan nasib kaum perempuan, bukan berarti kita harus ambil bagian dalam kampanye He For She. Tapi yang harus kita lakukan adalah ambil bagian dalam barisan dakwah mengampanyekan penerapan Syari’ah oleh negara. Karena penindasan terhadap perempuan bukan karena gender, tapi aturan hidupnya yang sekuler. Dan hanya Syari’ah Islam yang akan menjaga, melindungi dan memuliakan perempuan. Walllahua'lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Sabtu, 30 May 2020 19:05

Mengapa Muslimah Harus Berkarir?

Mengapa Muslimah Harus Berkarir?

Sabtu, 30 May 2020 19:00

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 18:46

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 17:42

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

Sabtu, 30 May 2020 12:13

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Sabtu, 30 May 2020 09:02

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Sabtu, 30 May 2020 01:59

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Jum'at, 29 May 2020 23:42

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

Jum'at, 29 May 2020 22:58

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Jum'at, 29 May 2020 22:00

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Jum'at, 29 May 2020 21:45

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Jum'at, 29 May 2020 21:36

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

Jum'at, 29 May 2020 21:24

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Jum'at, 29 May 2020 21:20

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Jum'at, 29 May 2020 21:03

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Jum'at, 29 May 2020 20:21

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Jum'at, 29 May 2020 18:30

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

New Normal, PKS Kritik Keras Rencana Pembukaan Sekolah di Tengah Pandemi

Jum'at, 29 May 2020 15:06


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 29/05/2020 21:45

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan