Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.678 views

Nomophobia, Adiksi Gawai Berujung Petaka

 

Oleh: Ashaima Va

Bukan demam sembarang demam, demam yang ini sungguh memprihatinkan. Belum ada obat medis yang bisa menyembuhkan. Nomophobia atau demam gadget kini mewabah di masyarakat. Melanda tak hanya kalangan dewasa, anak dan remaja pun tak luput jadi korban.

Kondisi nomophobia terjadi karena adiksi atau kecanduan seseorang dengan gadget yang dimiliki. Penyakit yang menyerang kejiwaan seseorang ini tak membiarkan seseorang nyaman bertahan tanpa gadget. Gelisah, panik, tantrum, sampai mengamuk saat tak terkoneksi dengan gadget adalah gejala yang diperlihatkan. Saat menyerang, anak-anak dan remaja mereka akan cenderung memaksa, tidak sabaran, hingga  tidak patuh pada orang tua.

Dari fenomena yang terjadi ketergantungan beberapa kalangan pada gadget berbeda pada tiap kelompok. Untuk laki-laki ketergantungan mereka pada gadget karena adiksi terhadap game online. Sedangkan pada perempuan ketergantungan mereka pada gadget karena adiksi terhadap sosial media.

Nomophobia ini sudah seperti fenomena gunung es. Jika tak segera diatasi tinggal tunggu retakan berubah menjadi ledakan yang berhamburan ke segala penjuru. Memengaruhi tiap sendi kehidupan masyarakat. Tidak bisa tidak mesti diatasi dengan serius.

Gadget khususnya smartphone atau telephone pintar ibarat pisau bermata dua. Membawa kemudahan hidup pada satu sisi namun membahayakan di sisi lain. Berikut hal-hal negatif yang mungkin terjadi dalam pemakaian gadget yang berlebihan.

  1. Berselancar di dunia maya memang mengasyikkan. Saking mengasyikkannya ada sebagian orang yang lebih nyaman di dunia maya dan mengabaikan dunia nyata. Pada akhirnya mereka akan menjadi anti sosial. Maka phubing atau mengabaikan orang sekitar saat fokus pada gadget adalah fenomena umum saat ini.
  2. Terlalu lama di depan layar gadget pun lambat laun akan memengaruhi kesehatan mata. Dari kasus yang ditemui oleh RS mata Cicendo kebanyakan anak-anak usia sekolah sudah mengalami mata minus yang dulu hanya ditemukan pada orang dewasa. Disimpulkan mayoritas karena terpapar radiasi dari layar telepon genggam.
  3. Tak hanya mata jaringan otot tangan dan jari-jari pun terancam mengalami gangguan karena aktivitas mengetik di layar smartphone.
  4. Terakhir dampak yang paling berbahaya dari penggunaan gadget yang berlebihan adalah efek adiksi bagi anak dan remaja. Saat sudah mencandu maka tak ada yang lebih penting dibandingkan gadget. Sekolah menjadi hal yang membosankan. Saat bekajar sulit untuk menjaga fokus dan konsentrasi.

Agar tidak berdampak buruk tentu membutuhkan pengaturan dalam pemakaiannya. Jangan berikan gadget tanpa pengawasan pada anak-anak terutama usia balita, SD, dan SMP. Batasi pula durasi anak-anak boleh menggunakan gadget. Usahakan tak lebih dari dua jam per hari. Jangan pernah memberi gadget untuk dimiliki anak-anak. Toh kelak pada masanya mereka bisa memiliki gadget yaitu saat mereka dewasa dan lebih bisa memanfaatkan gadget sesuai kebutuhan.

Yang patut disayangkan saat ini adalah saat keluarga-keluarga Indonesia tengah berjuang membatasi penggunaan gadget pada anak-anak mereka, pemerintah justru memfasilitasi permainan game online dengan memasukkannya sebagai e-sport. Alhasil, remaja-remaja semakin betah di depan gadget demi mengikuti kompetisi game tingkat nasional.

Padahal tak hanya adiksi yang mengancam anak-anak dari game online, mereka pun terancam terpapar pornografi dan pornoaksi. Karakter dan jalan cerita dalam game online sangat kental dengan nuansa pornografi. Game online yang mestinya dibatasi dan diatur peredarannya malah dipopulerkan.

Jadi tunggu apa lagi. Penanggulangan preventif dan kuratif harus segera diterapkan. Dari segi preventif keluarga dan masyarakat mesti menyadari bahaya penggunaan gadget yang terlalu dini pada anak-anak dan balita. Jangan hanya agar anteng, anak-anak dan balita dibiarkan bermain dengan gadget. Setiap keluarga dan masyarakat juga mesti menyadari bahaya penggunaan gadget yang terkoneksi dengan internet pada remaja tanpa pengawasan. Batasi penggunaan gadget pada remaja.

Upaya preventif juga harus dilakukan oleh negara. Negara harus hadir untuk mengontrol peredaran konten-konten porno dan merusak aqidah. Tak hanya itu, negara juga harus menciptakan kurikulum yang membentuk anak-anak berkarakter. Anak-anak yang memahami  bagaimana memanfaatkan gadget agar produktif. Kecanggihan gadget tak hanya digunakan untuk bermain game online yang adiktif dan merusak.

Kalau keluarga, masyarakat, dan negara peduli terhadap generasi dan berusaha mengatur penggunaan gadget pada anak dan remaja maka tak perlu terjadi banyak kasus nomophobia. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Narasi Nan Sejuk dan Indah Permintaan Maaf Wapres Ma'ruf Amin

Rabu, 27 May 2020 23:50

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Hari Raya Idul Fitri dan Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 23:24

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Khutbah Idul Fitri 1441 H: Melawan Covid-19 Dengan Jadikan Rumah Laksana Surga

Rabu, 27 May 2020 22:45

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Komando Afrika AS: Rusia Kerahkan Jet Tempur Ke Libya untuk Bantu Grup Wagner Mendukung Haftar

Rabu, 27 May 2020 21:15

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

6 Anggota TIP Gugur Akibat Ledakan di Gudang Senjata Mereka di Barat Laut Suriah

Rabu, 27 May 2020 21:00

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Muslimah Ini Jadi Hakim Pertama di Inggris yang Mengenakan Jilbab

Rabu, 27 May 2020 20:45

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Peneliti Sebut Corona Bisa Pengaruhi Plasenta Wanita Hamil

Rabu, 27 May 2020 20:40

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Qatar Airways Akan Lanjutkan Penerbangan ke 80 Tujuan pada Juni

Rabu, 27 May 2020 20:30

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Rabu, 27 May 2020 20:18

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Pancis Larang Pengobatan Pasien COVID-19 dengan Hydroxychloroquine

Rabu, 27 May 2020 20:15

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Deteksi Penipuan, Facebook Messenger Punya Fitur Pesan Peringatan

Rabu, 27 May 2020 19:55

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Kasus Positif COVID-19 Bertambah 686, Sembuh 180 dan Meninggal 55 Orang

Rabu, 27 May 2020 19:46

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Legislator: New Normal Tidak Signifikan Menolong Ekonomi yang Sedang Turun

Rabu, 27 May 2020 19:02

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 27 Mei 2020 Infografis Covid-19

Rabu, 27 May 2020 18:45

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Gunakan Beragam Platform Media, Persistri Jabar Tetap Dakwah Selama Pandemi

Rabu, 27 May 2020 17:24

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Kematian Akibat Covid-19 Tembus 100.000 Jiwa, Azan Bergema di New York

Rabu, 27 May 2020 17:05

New Normal atau New Mortal

New Normal atau New Mortal

Rabu, 27 May 2020 16:05

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

PSBB, Solusi Tambal Sulam yang Membingungkan

Rabu, 27 May 2020 15:53

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

New Normal Saat Angka Covid-19 Tinggi dan Tanpa Vaksin, Mardani: Bunuh Diri Massal Namanya

Rabu, 27 May 2020 11:17

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Delapan Tahun Cerol-SS23000, Solusi Sertifikasi Halal di Masa Pandemi Covid-19

Rabu, 27 May 2020 10:35


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X