Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.745 views

Hujan, Selalu Menjadi Nikmat bagi Hamba yang Taat

Oleh: (Ririn umi hanif, pemerhati Ibu dan Anak di Gresik)

Musim penghujan tahun ini kembali membawa catatan buruk. Berbagai daerah di tanah air banjir. Berita ibukota, banjir berlangsung sampai berhari - hari. Bahkan di Bogor terjadi banjir bandang yang menyapu 6 desa (pojoksatu.id, 10/03/2017). Beberapa wilayah di Gresik pun mengalami kondisi yang sama. Tiga kecamatan di Gresik (Balongpanggang, Cerme, Benjeng, red), selalu menjadi langganan banjir.

Berdasarkan pengamatan para ahli, banjir yang terjadi di berbagai daerah dikarenakan semakin sempitnya ruang terbuka hijau yang berfungsi menyerap curah hujan di musim penghujan. Ada juga faktor saluran air yang kurang memenuhi syarat. Seperti di Gresik, daya tampung kali lamong tidak bisa menampung debit air hujan yang tinggi menjadi pemicu banjir tahunan yang selalu terjadi (kompas.com).

Hujan, kini menjadi ancaman. Padahal dalam berbagai hadist, Rosul menyampaikan banyaknya rahmat Allah yang diturunkan bersamaan dengan air hujan. Boleh jadi ini adalah teguran Allah bagi manusia -termasuk penguasa- yang telah merusak kelestarian dan keseimbangan alam dengan banyak merubah lahan hijau dan serapan air menjadi perumahan, lahan bisnis, dll; selain berbuat maksiat lainnya. Sebagaimana yang diingatkan Allah dalam kitab suci al-qur'an.

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." [Qs. Ar Rum (30): 41]

Sebenarnya teknis pengelolaan banjir, telah banyak tersebar di berbagai literatur. Sebagai sarjana tekinik lingkungan, ada beberapa hal yang bisa saya bagikan.

 

Negara dan Pengaturan Banjir

Pada kasus banjir yang disebabkan karena keterbatasan daya tampung tanah terhadap curahan air, maka upaya yang bisa ditempuh dengan membangun bendungan-bendungan yang berkemampuan menampung curahan air dari aliran sungai, curah hujan, dan lain sebagainya. Negara memetakan daerah-daerah rendah yang rawan terkena genangan air dan selanjutnya membuat kebijakan melarang masyarakat membangun pemukiman di wilayah-wilayah tersebut; atau jika ada pendanaan yang cukup, membangun kanal-kanal baru atau resapan agar air yang mengalir di daerah tersebut bisa dialihkan alirannya, atau bisa diserap oleh tanah secara maksimal.  Negara juga bisa membangun kanal, sungai buatan atau saluran drainase untuk mengurangi dan memecah penumpukan volume air; atau untuk mengalihkan aliran air ke daerah lain yang lebih aman. 

Secara berkala, harus dilakukan pengerukan lumpur-lumpur di sungai, atau daerah aliran air, agar tidak terjadi pendangkalan.  Tidak hanya itu saja, penjagaan yang sangat ketat bagi kebersihan sungai, danau, dan kanal, harus dilakukan. Caranya dengan memberikan sanksi bagi siapa saja yang mengotori atau mencemari sungai, kanal, atau danau. Membangun sumur-sumur resapan di kawasan tertentu juga bisa menjadi alternatif menanggulangi banjir selain bisa berfungsi sebagai tandon air.

Aspek undang-undang dan kebijakan, tentu juga perlu mendapat perhatian. Kebijakan tentang master plan,  harus menyertakan variabel-variabel drainase, penyediaan daerah serapan air, penggunaan tanah berdasarkan karakteristik tanah dan topografinya.  Persyaratan pendirian bangunan harus dilakukan dengan ketat meski tanpa birokrasi yang rumit. Dan hal ini berlaku tanpa pandang bulu.

Negara seharusnya juga membentuk badan khusus yang menangani bencana-bencana alam yang dilengkapi dengan peralatan-peralatan berat, evakuasi, pengobatan,  dan alat-alat yang dibutuhkan untuk menanggulangi bencana.  Kawasan hutan lindung dan cagar alam, harus benar - benar dilindungi hukum. Selain tentunya sosialisasi masif tentang pentingnya hidup bersih dan menjaga kelestarian lingkungan.

Adapun jika semia hal telah dilakukan dan qodarullah banjir tetap terjadi, sudah seharusnya pemerintah berperan maksimal dalam menangani korban-korban bencana alam. Bantuan berupa tenda, makanan, pakaian, dan pengobatan yang layak harus segera diberikan. Baik melibatkan masyarakat di sekitar wilayah bencana atau dari badan khusus dari pemerintah. agar korban bencana alam tidak menderita kesakitan akibat penyakit, kekurangan makanan, atau tempat istirahat yang tidak memadai. Selain itu, para alim ulama sangat berperan untuk memberikan taushiyyah-taushiyyah bagi korban agar mereka mengambil pelajaran dari musibah yang menimpa mereka, sekaligus menguatkan keimanan mereka agar tetap tabah, sabar, dan tawakal sepenuhnya kepada Allah swt.

Namun semua ini, seakan hanya menjadi teori diberbagai buku. Sangat sulit untuk diterapkan. Semuanya terkendala dana, kebijakan daerah dan pusat yang timpang, juga rendahnya jiwa sosial masyarakat. Dana yang minim dalam APBN kita dikarenakan sumber daya alam kita sudah dikuasai asing. Sehingga tidak bisa menjadi sumber pemasukan APBN.kondisi ini ditambah dengan  penerapan desantralisasi dengan otonomi daerah, yang menjadikan pemerintahan pusat berlepas tangan dalam beberapa hal yang dialami daerah.

Di sisi masyarakat, kesulitan hidup dan gaya individualistik materialistik menjadi faktor penting terkikisnya jiwa sosial. Terlebih menipisnya suasana ruhiyah, menjadikan amal dan pahala adalah hal abstrak yang sulit untuk diterjemahkan.

Disinilah letak pentingnya pengaturan sumber daya alam berdasarkam islam, yang akan menjadi sumber pemasukan besar APBN kita. Sistem sentralisasi dalm sistem islam juga memudahkan negara mengambil kebijakan terkait seluruh daerah. Suasana ruhiyah yang tinggi akan mendorong seluruh anggota masyarakat berlomba - lomba melakukan kebaikan. Sehingga hujan akan selalu menjadi nikmat bagi hamba yang taat. Wallahu a'lam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Pasukan Darat Rusia Berkumpul di Pedesaan Selatan Idlib Diduga untuk Serangan Baru

Senin, 16 Sep 2019 19:15

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Muhammadiyah Palangkaraya Inisiasi Mobil Oksigen Hadapi Karhutla

Senin, 16 Sep 2019 18:57

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Iran Bantah Tuduhan AS Terkait Serangan Fasilitas Minyak Saudi

Senin, 16 Sep 2019 18:53

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Pria Singapura Ditangkap di Bawah ISA Karena Sediakan Uang untuk Keperluan Jihadis

Senin, 16 Sep 2019 18:30

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

KAMMI Desak Jokowi, KPK, dan DPR Duduk Bersama Selesaikan Polemik KPK

Senin, 16 Sep 2019 18:12

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Arab Saudi Berusaha Pulihkan Produksi Minyak Pasca Serangan Drone

Senin, 16 Sep 2019 17:50

Tempo Tonjok Pinokio

Tempo Tonjok Pinokio

Senin, 16 Sep 2019 17:13

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

2 Warga AS Ditangkap di New Delhi karena Terbangkan Drone Dekat Istana Kepresidenan

Senin, 16 Sep 2019 16:44

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Tanggapi Niat Israel untuk Caplok Wilayah Tepi Barat, Turki: Israel Jadi Rasis dan Apartheid

Senin, 16 Sep 2019 15:15

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Memasang Bendera Setengah Tiang Lagi, Perlukah?

Senin, 16 Sep 2019 15:11

Selamat Jalan KPK...

Selamat Jalan KPK...

Senin, 16 Sep 2019 14:40

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Dinilai Kampanyekan Liberalisme, Tagar #BoikotFilmTheSantri Bergema di Jagad Twitter

Senin, 16 Sep 2019 14:30

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

2 Kelompok Pemberontak Sudan Sepakat Lanjutkan Protes

Senin, 16 Sep 2019 14:15

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Natsir, A Hassan, dan Persatuan Islam

Senin, 16 Sep 2019 14:01

Shut Down KPK?

Shut Down KPK?

Senin, 16 Sep 2019 13:30

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Layanan Internet di Jayapura dan Daerah Lainnya di Papua Dibuka Kembali

Senin, 16 Sep 2019 10:45

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Kemenag akan Hapus Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Senin, 16 Sep 2019 08:15

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Greater Adria, Benua Tersembunyi di Bawah Eropa

Senin, 16 Sep 2019 01:00

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Pemerintahan Trump Bergerak untuk Larang Rokok Elektrik

Senin, 16 Sep 2019 00:00

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Jerman akan Terima 25% Migran yang Diselamatkan dari Italia

Ahad, 15 Sep 2019 23:54


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X