Sibuk Membela BoP Trump & Zionis Israel Hingga Tega 'Mencongkel' Dalil Perjanjian HudaibiyahKamis, 05 Feb 2026 12:19 |
|
Baznas RI Resmi Tetapkan Zakat Fitrah Ramadhan 1447 H Rp50 Ribu per JiwaKamis, 05 Feb 2026 09:56 |
|
Maksiat Hapus Pahala Kebaikan?Rabu, 04 Feb 2026 20:37 |
|
Pascapertemuan Presiden dan Tokoh Ormas, Bachtiar Nasir Beri Catatan Kritis Soal BoPRabu, 04 Feb 2026 11:25 |
|
Berdiri dan Acungkan Jari saat jenazah Lewat, Adakah Tuntunannya?Selasa, 03 Feb 2026 15:05 |
|
Alur Lengkap Kasus Epstein: Dari 1990 Hingga SekarangSelasa, 03 Feb 2026 14:40 |
|
Jumlah Korban Tewas di Gaza Meningkat Jadi 71.800 Sejak Oktober 2023Selasa, 03 Feb 2026 10:14 |
|
MUI Pastikan Terus Bela Warga Terdampak PIK 2 Meski PSN Telah DibatalkanSelasa, 03 Feb 2026 09:07 |


REPUBLIKA.CO.ID,PARIS--Dua belas aktivis Olivier Besancenots dari Partai Anti Kapitalis Baru (NPA) mengundurkan diri karena diperlakukan diskriminatif. Di antara mereka adalah Ilham Moussaid, kandidat anggota parlemen regional yang kerap diperlakukan diskriminasi karena mengenakan jilbab.



