Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.726 views

Kemenag Lakukan Upaya Preventif Cegah Tindak Kekerasan di Lembaga Pendidikan

JAKARTA (voa-islam.com)--Sejumlah tindak kekerasan belakangan terjadi di lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pesantren. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghofur mengatakan pihaknya selama ini telah melakukan ikhtiar dini sebagai bagian dari tindakan pencegahan dan upaya preventif. 

“Kami melakukan sejumlah upaya, meskipun tidak harus show of force. Misalnya, preeventifnya, kami melakukan upaya pembinaan sosialisasi pesantren ramah anak. Kami punya buku panduan yang disusun bersama KPPA (Komisi Pelindungan Perampuan dan Anak) untuk pesantren ramah anak. Ini kami sosialisasikan,” terang Waryono di Jakarta, Minggu (18/9/2022).

Kemenag, kata Waryono, terus menjalin komunikasi dengan pesantren untuk sama-sama saling mengingatkan bahwah santri adalah titipan orang tua kepada para kyai, ibu nyai, dan ustaz. Sehingga, santri harus diperlakukan seperti anak sendiri. 

“Artinya, santri harus mendapatkan pelindungan dan pembelajaran. Kalau sakit, diobati. (santri) Tidak boleh mendapatkan kekerasan. Ini terus kami komunikasikan dan sosialisasikan,” jelas Waryono.

Proses sosialisasi ini terus berjalan secara bertahap. Sebab, jumlah pesantren memang sangat banyak, lebih 37ribu yang terdaftar di Kemenag. Sosialisasi disampaikan kepada para Kepala Bidang dan Kepala Seksi di Kanwil Kemenag Provinsi yang bertugas dalam pembinaan pesantren. Sosialisasi juga diberikan kepada perwakilan pesantren, baik dalam forum dalam jaringan (daring) atau luar jaringan (luring).

“Kami sampaikan bahwa pengasuh pesantren harus membaca regulasi terkait pelindungan anak dan perempuan. Bahkan, saya menyebutnya regulasi itu sebagai kitab kuning baru. UU pelindungan anak dan perempuan agar menjadi panduan pesantren dan seluruh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

“Jadi, pesantren tidak hanya membaca kitab kuning (keagamaan) ansich, tapi juga kitab kuning dalam bentuk regulasi yang berlaku di Indonesia,” sambungnya.

Kemenag, lanjut Waryono, saat ini juga tengah Menyusun Rancangan Peraturan Menteri Agama (RPMA) tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual dan Anak di Pesantren. Proses penyusunannya sudah memasuki tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.

RPMA ini terdiri dari 8 bab dengan kurang lebih 50 pasal. Definisi kekerasan seksual dalam regulasi ini berbeda dari definisi dalam Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021. Pasalnya, aturan Permendikbud memiliki klausul “tanpa persetujuan korban” untuk mendefinisikan tindakan kekerasan seksual. Dalam RPMA ini, definisi dibuat dengan pendekatan agama. 

RPMA juga memuat bab pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan agama. Aturan ini akan mendorong lembaga pendidikan agama untuk membuat satuan tugas pencegahan dan penanganan kekerasan seksual (Satgas PPKS).

Dalam bab penanganan, regulasi ini akan mengatur alur pelaporan bagi korban kekerasan seksual. Kemenag akan bekerja sama dengan Dinas Sosial dan lembaga swadaya masyarakat untuk membantu mendampingi korban dari aspek psikologis. Bab ini juga mengatur sikap lembaga pendidikan terhadap pelaku dan korban. Waryono menerangkan, korban semestinya diberi kesempatan untuk tetap melanjutkan pendidikan.

Terkait pelaku kekerasan seksual dalam lembaga pendidikan agama, Waryono menjelaskan bahwa regulasi yang sedang disusun ini mengatur tentang sanksi dalam bentuk administratif dan pidana. Jika memenuhi unsur pidana, pelaku akan diserahkan ke penegak hukum. “Kalau administratif bisa berupa pemecatan,” kata Waryono. 

“Regulasi ini juga akan mengatur bahwa pelaku harus membayar ganti rugi untuk memulihkan mental dan kesehatan korban,” katanya lagi.

Ditanya terkait penanganan kasus kekerasan yang sudah terjadi, Waryono mengaku hal itu menjadi perhatian Kementerian Agama. Bahkan, pihaknya selalu memberikan respon pada kesempatan pertama mendapat informasi terkait itu. Upaya yang dilakukan antara lain melakukan identifikasi dan investigasi.

"Jika sudah ranah hukum, kita serahkan ke penegak hukum. Terkait pembinaanya, kami bersama kementerian dan lembaga terkait lainnya berkoordinasi dan bersinergi untuk melakukan langkah penyelesaian bersama,” paparnya.

“Lembaga terkait itu misalnya KPPA dan pihak kepolisian, kami berkoordinasi agar pokok persoalannya menjadi clear,” sambungnya.

Waryono menambahkan, proses pelindungan korban tindak kekerasan pada anak dan perempuan, apalagi tindak kekerasan seksual, perlu melibatkan banyak stakeholders. Para pihak perlu memikirkan nasib korban kekerasan. Misalnya, apakah langsung dipulangkan ke orang tua? Lalu bagaimana masa depan pendidikannya? Kalau korban hamil dan punya anak, bagaimana? Kalau korban tidak mau pulang dititipkan ke siapa?

“Ini semua harus dipikir. Kita tidak bisa hanya menyelesaikan pelakunya saja, tapi juga perlu dipikirkan nasib korbannya seperti apa. Nah, kita bisa libatkan Dinas Sosial,” jelasnya. 

“Jadi kita juga harus melindungi korbannya, terutama anak-anak dan perempuan. Dan, penanganannya juga harus komprehensif,” tandasnya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Charlie Hebdo Kembali Memicu Kemarahan Setelah Terbitkan Kartun Mengejek Gempa Turki

Rabu, 08 Feb 2023 11:15

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Sedekah dengan Lisan, Bagaimana Caranya?

Rabu, 08 Feb 2023 09:40

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Qatar Akan Kirim 10.000 Rumah Mobil Untuk Korban Gempa Dahsyat Di Turki Dan Suriah

Rabu, 08 Feb 2023 00:05

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Turki Umumkan Keadaan Darurat 3 Bulan Di Provinsi Yang Dilanda Gempa

Selasa, 07 Feb 2023 21:15

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

UBN Roadshow Dakwah Quran Di Sumbar, Gubernur Dan Wagub Turut Hadir

Selasa, 07 Feb 2023 21:00

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

20 Napi Islamic State Kabur Dari Penjara Setelah Gempa Dahsyat Di Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:34

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Persatuan Ulama Muslim Internasional Serukan Bantuan Mendesak Untuk Turki Dan Suriah

Selasa, 07 Feb 2023 20:00

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

3.432 Orang Tewas 21.103 Lainnya Terluka Akibat Gempa Kuat Yang Mengguncang Selatan Turki

Selasa, 07 Feb 2023 19:35

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Utang Menggunung, Negara Kapitalis tak akan Mampu Membendung

Selasa, 07 Feb 2023 15:36

Sekulerisme  Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Sekulerisme Menggurita, Perempuan dan Anak-anak dalam Bahaya

Selasa, 07 Feb 2023 14:52

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Memanah Adalah Olah Raga Tertua Rekomendasi Nabi Muhammad

Selasa, 07 Feb 2023 11:14

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Senin, 06 Feb 2023 10:23

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Ahad, 05 Feb 2023 21:48

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Ahad, 05 Feb 2023 20:29

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Ahad, 05 Feb 2023 15:55

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Ahad, 05 Feb 2023 13:22


MUI

Must Read!
X