Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.615 views

Kasus Corona Melonjak, Pemerintah Diminta Evaluasi Total Strategi dan Narasi

JAKARTA (voa-islam.com)--Dalam 4 bulan terakhir ini semua pihak baik Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah sudah bekerja keras menanggulangi dan memutus rantai penularan virus corona. Sebagian masyarakat juga terus konsisten untuk tetap taat dan patuh terhadap berbagai protokol kesehatan di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit.

Bahkan selama 4 bulan ini tenaga medis tidak kenal lelah terus berjibaku memulihkan semua pasien corona. Namun sepertinya semua kerja keras dan perjalanan bangsa ini melawan corona masih panjang dan masih memerlukan energi yang besar. 

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, lonjakan kasus corona yang terjadi sepanjang Juli ini dan semakin turunnya tingkat kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan menjadi sinyal kuat bahwa perlu segera dilakukan evaluasi total baik dari sisi tataran strategi maupun dari sisi narasi atau komunikasi.

Jika bercermin dari penanggulangan corona di berbagai negara yang dianggap berhasil, di masa kurang dari 4 bulan negara-negara tersebut sudah berhasil melandaikan grafik kasus corona dan secara sangat hati-hati sudah menata kembali kehidupan ekonomi dan sosial lewat pelonggaran pembatasan sosial. 

“Satu hal yang tidak boleh terjadi dalam upaya kita melawan pandemi ini adalah masyarakat mulai acuh dan tidak peduli akan bahayanya virus ini atau kehilangan sense of crisis atas situasi saat ini. Sikap ini berpotensi lahir jika masyarakat terus berada dalam situasi yang tidak pasti karena melihat upaya penanggulangan corona yang tidak kunjung menampakkan hasil signifikan atau terus terjadi lonjakan kasus. Untuk itu kita perlu energi dan semangat baru yang semuanya itu bisa terjadi jika Pemerintah mengevaluasi total strategi dan narasi penanggulangan corona,” tukas Fahira Idris, di Jakarta, Selasa (14/7). 

Fahira memandang jika saja di awal-awal pandemi, strategi yang diutamakan Pemerintah Pusat adalah kebijakan tes massal, pelacakan, peningkatan komunikasi publik dan penggunaan teknologi informasi yang disertai kesiapan layanan kesehatan, kemungkinan besar pada Juli ini grafik kasus positif di Indonesia tidak hanya melandai tetapi juga bisa turun drastis. 

Oleh karena itu, lanjutnya, lonjakan kasus yang terjadi di beberapa daerah saat ini tidak bisa hanya sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepala daerah saja. Ini karena sesuai Keppres Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan COVID-19 sebagai Bencana Nasional, kebijakan kepala daerah dalam penanggulangan corona harus memperhatikan kebijakan Pemerintah Pusat. Jika kilas balik di masa awal-awal penerapan PSBB, beberapa kebijakan kepala daerah untuk mengefektifkan pembatasan sosial lewat pengetatan dan penghentian operasional transportasi harus terbentur dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang malah melakukan pelonggaran transportasi. Kebijakan beberapa kepala daerah yang ingin melakukan karantina wilayah juga terbentur oleh kebijakan PSBB. 

Selain itu, promosi new normal oleh Pemerintah Pusat di pertengahan Juni atau di saat grafik sama sekali belum melandai apalagi turun menjadi dilema bagi daerah-daerah yang merasa masih perlu melanjutkan PSBB. Ada kesan bahwa daerah yang mulai menerapkan new normal dengan melonggarkan berbagai pembatasan sosial dianggap berhasil tanggulangi corona. Di tataran masyarakat, diksi new normal disertai kebijakan pelonggaran pembatasan sosial juga disalahartikan sebagai fase di mana virus corona sudah dapat dikendalikan sehingga membuat kewaspadaan menurun. 

“Saya sepakat istilah new normal ini diganti karena memang tidak tepat dengan kondisi Indonesia saat ini. Namun yang lebih penting dari semua itu adalah Pemerintah Pusat mengevaluasi total semua program penanggulangan corona baik strategi maupun narasinya. Saat ini masyarakat membutuhkan sebuah strategi baru dan narasi besar yang menggugah untuk membangkitkan optimisme dan agar tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan,” pungkas Senator Jakarta ini.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Hizbut Tahrir Inggris Menawarkan Solusi Pembebasan Al-Aqsa

Hizbut Tahrir Inggris Menawarkan Solusi Pembebasan Al-Aqsa

Ahad, 16 May 2021 23:40

Untung Jutaan dari Desain Animasi ala Canva Pro. Premium Member Start Rp.99 ribu

Untung Jutaan dari Desain Animasi ala Canva Pro. Premium Member Start Rp.99 ribu

Ahad, 16 May 2021 23:03

Rashida Tlaib: Israel Bom Media Internasional Agar Dunia Tidak Dapat Melihat Kejahatan Perang Mereka

Rashida Tlaib: Israel Bom Media Internasional Agar Dunia Tidak Dapat Melihat Kejahatan Perang Mereka

Ahad, 16 May 2021 22:29

Pertempuran Antara Taliban Dan Pasukan Afghan Berlanjut Setelah Gencatan Senjata 3 Hari Berakhir

Pertempuran Antara Taliban Dan Pasukan Afghan Berlanjut Setelah Gencatan Senjata 3 Hari Berakhir

Ahad, 16 May 2021 22:00

Sudah 181 Orang Yang Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Sejak 10 Mei, 52 Di Antaranya Anak-anak

Sudah 181 Orang Yang Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel Sejak 10 Mei, 52 Di Antaranya Anak-anak

Ahad, 16 May 2021 21:30

Israel Bombardir Kantor Media, Forjim: Langgar Konvensi Jenewa 1949

Israel Bombardir Kantor Media, Forjim: Langgar Konvensi Jenewa 1949

Ahad, 16 May 2021 10:27

Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Legislator Mengharapkan Pemerintah RI Terjunkan Pasukan Perdamaian di Palestina

Ahad, 16 May 2021 06:55

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Sampah Hari Pertama Lebaran di Jakarta Menurun Dibandingkan Tahun Lalu

Ahad, 16 May 2021 06:28

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Innalillahi, Ketua Umum MUI Sulsel Berpulang

Ahad, 16 May 2021 06:18

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Studi Buktikan Vegetarian Punya Biomarker Lebih Sehat

Sabtu, 15 May 2021 23:33

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

WhatsApp Mulai Pakai Kebijakan Privasi Baru Mulai 15 Mei

Sabtu, 15 May 2021 23:22

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

HNW Desak Kemendikbud Segera Koreksi Seluruh Aturan yang Ditolak MA tentang SKB Seragam

Sabtu, 15 May 2021 23:20

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Venezuela Minta Komunitas Internasional Hentikan Serangan Israel Di Jalut Gaza

Sabtu, 15 May 2021 22:06

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Roket Hamas hantam Pangkalan Udara Hatzerim Israel

Sabtu, 15 May 2021 21:05

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Serangan Udara Israel Di Kamp Pengungsi Gaza Tewaskan 8 Anak dan 2 Wanita Dari Keluarga Yang Sama

Sabtu, 15 May 2021 20:48

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Fraksi PKS: Dunia Harus Segera Menghentikan Kebiadaban Israel!

Sabtu, 15 May 2021 15:55

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Buya Anwar Abbas Serukan Boikot Produk Berafiliasi Israel

Sabtu, 15 May 2021 08:54

Istiqamah Setelah Ramadhan

Istiqamah Setelah Ramadhan

Sabtu, 15 May 2021 08:46

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Warga Bekasi Sumbangkan Donasi untuk Rakyat Palestina

Sabtu, 15 May 2021 08:27

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Band Rock Amerika Rage Against The Machine Kutuk Kekerasan Israel Di Yerusalem Dan Gaza

Jum'at, 14 May 2021 20:35


MUI

Must Read!
X