Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
962 views

Benturkan Agama dengan Pancasila, Kepala BPIP Dinilai Provokatif

JAKARTA (voa-islam.com) - Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) Dr. Jeje Zaenudin sangat menyayangkan pernyataan seorang guru besar yang diberi kehormatan sebagai Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP).

Sebelumnya, Prof Yudian Wahyudi sebagai Kepala BPIP mengatakan musuh terbesar Pancasila adalah agama.

Jeje mengatakan, pernyataan Kepala BPIP bukan membangun kekuatan ideologi Pancasila sebagai ideologi negara yang diambil dari ruh semua agama yang ada di Indonesia. Kepala BPIP malah membenturkan ideologi Pancasila dengan agama dan menganggap Pancasila sebagai musuh agama.

"Dan lebih provokatif lagi karena konotasi agama yang dimaksud (oleh Kepala BPIP) adalah Islam, karena dia sedang berbicara tentang kelompok Muslim," kata Jeje Rabu (12/2).

Menurutnya, Kepala BPIP harus mengklarifikasi pernyataannya dan meminta maaf bila Yudian dengan sengaja dan sadar membuat pernyataan yang memancing kemarahan umat.

Jeje juga berpandangan Kepala BPIP seharusnya adalah orang yang benar-benar paham tentang hakikat ideologi Pancasila sebagai ideologi yang diserap dari kedalaman ruh agama terutama Islam. Itu sebabnya Pancasila bisa diterima oleh semua agama.

"Jadi jika kemudian agama (Islam) dituduh sebagai musuh Pancasila, dan yang dianggap menerima itu hanya dua ormas Islam saja, sedang ajaran Islamnya itu sendiri diposisikan musuh terbesar, lalu ideologi Pancasila macam apa yang sedang dibangun dan dipasarkan oleh BPIP itu," ujarnya.

Jeje menjelaskan, jika selama ini ada kelompok-kelompok Islam yang menjadi oposisi pemerintah. Maka sangat naif jika kemudian secara picik kelompok Islam yang jadi oposisi pemerintah distigma sebagai kelompok musuh ideologi negara.

Ia menegaskan, kritik masyarakat kepada ideologi Pancasila bisa jadi sebenarnya justru kritik keras kepada kebijakan para penguasa. Karena penguasa membuat kebijakan yang mengekspolitasi ideologi negara dengan interpretasi kekuasaan demi pembenaran kebijakannya yang menyimpang.

"Sebab dalam segala rezim kekuasaan dan dalam ideologi apa pun para penguasa itu sendiri sangat berpotensi justru jadi perusak dan pelanggar ideologi dengan penafsiran dan kebijakan yang hakikatnya justru bertentangan secara diametral dengan substansi ideologi negara," ujarnya. [syahid/voa-islam.com]

sumber: republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X