Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.650 views

Waspada Virus Corona, Pemerintah Diminta Perketat Jalur Masuk ke Indonesia

JAKARTA (voa-islam.com)--Baru-baru ini, dunia digemparkan dengan fenomena pneumonia yang disebabkan virus corona. Kasus yang berawal di wilayah Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) ini mengakibatkan 17 orang meninggal dan 444 orang terinfeksi.

Sebagaimana kasus wabah penyakit yang disebabkan virus sebelumnya seperti SARS dan H5N1 atau Flu Burung, kasus virus corona ini ditemukan di kawasan lain seperti Jepang, Korea Selatan, dan Thailand sehingga harus segera diantisipasi, agar tidak menyebar ke Indonesia.

Melihat fenomena ini, Netty Prasetiyani anggota Komisi IX DPR RI yang melakukan pengawasan bidang Kesehatan menegaskan, pemerintah harus siap dengan kondisi seperti ini.

“Saya menyambut baik langkah pemerintah yang berupaya membangun kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan sebagai upaya pencegahan. Kemenkes mempunyai pengalaman menangani SARS atau flu burung beberapa waktu silam,” ungkap Netty.

Netty menambahkan perlu adanya komunikasi yang efektif dan efisien, agar masyarakat Indonesia terhidar dari virus mematikan tersebut.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan khususnya Dirjen Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit menanyakan langkah yang disiapkan pemerintah serta Rencana Tindak Lanjut (RTL) terkait kejadian virus corona ini," ungkap Netty.

Netty menjelaskan berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan, mereka sudah menetapkan penatalaksanaan melalui penyiapan laboratorium, tenaga medis, ruang isolasi, obat-obatan, dan fasilitas kesehatan untuk penanganan kasus virus corona.

“Saya juga menyarankan pihak Kementerian Kesehatan dapat bersinergi dengan TNI/POLRI dan Kementerian/Lembaga terkait agar penanganan kasus ini dapat komprehensif. Misalnya, memperketat pengawasan jalur pintu masuk Indonesia dari luar negeri, terutama negara terdampak virus, baik di Bandara, Pelabuhan, bahkan Pos Lintas Batas Negara," tutur Netty.

Pengawasan intensif kata Netty, berupa pemeriksaan standar ditambah pemeriksaan kesehatan setiap yang lalu lalang.

“Jika ada tanda yang muncul dapat segera dikarantina dan diobservasi oleh Balai Karantina Kesehatan yang tersebar di Tanah Air," tambah Netty.

Netty juga merespon terkait informasi yang beredar bahwa di Jakarta ada satu orang diindikasi terinfeksi virus ini.

“Adapun info ini, saya sudah mendapat kepastian dari Kementerian Kesehatan bahwa yang bersangkutan bukan terinfeksi corona, hanya ISPA," ujar Netty selepas melaksanakan agenda kunjungan kerja Komisi IX DPR RI di Mataram provinsi Nusa Tenggara Barat.

Perhatian yang besar dari legislator Fraksi PKS ini ditunjukkan juga kepada masyarakat di dapilnya.

“Saya sudah berkomunikasi dengan kepala dinas kesehatan di dapil saya, Kota/Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu untuk memastikan kesiapan di daerah. Apabila menemukan kasus dengan gejala seperti virus corona ini dapat segera ditangani,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, bahwa virus ini menular dari hewan ke manusia dan WHO belum mengeluarkan hasil investigasi apakah virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia.

” Saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik, tetap tenang, dan jangan lupa membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) setiap hari sebagai pencegahan. Kalau merasakan gejala pneumonia seperti demam, batuk, dan sukar bernafas agar segera berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat. Pemerintah sudah menyiapkan 100 rumah sakit rujukan untuk kasus flu burung," imbau Netty

Adapun bagi masyarakat yang harus berpergian ke negara tempat berkembangnya virus corona, Netty berpesan, “Tetap waspada dan mengikuti perkembangan kesehatan dari petugas, serta hindari tempat endemik penyebaran virus ini seperti pasar ikan dan lain-lain,”  tutup Netty.* [FPKS/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Ada 2.500 Jemaah Umrah Indonesia Hari Ini yang Berangkat ke Saudi

Kamis, 27 Feb 2020 23:10

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kematian Pasien Terduga Virus Corona di Semarang, Bukhori: Pemerintah Harus Transparan!

Kamis, 27 Feb 2020 22:19

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Jepang Dapat 'Lampu Hijau' Ekspedisi ke Mars

Kamis, 27 Feb 2020 21:40

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Tragedi Susur Sungai, Tiga Guru Digunduli

Kamis, 27 Feb 2020 21:38

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Menikahkan Si Kaya dengan Miskin, Solusi Pengentasan Kemiskinan?

Kamis, 27 Feb 2020 21:25

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Instagram Uji Coba Stiker Komentar di Stories

Kamis, 27 Feb 2020 21:19

Erdogan Sebut 3 Tentara Turki Kembali Tewas Akibat Serangan Rezim Assad di Idlib

Erdogan Sebut 3 Tentara Turki Kembali Tewas Akibat Serangan Rezim Assad di Idlib

Kamis, 27 Feb 2020 21:15

Hendak Buat Pansus Banjir, DPRD Ditantang Bongkar Masifnya Pelanggaran Tata Ruang di Jakarta

Hendak Buat Pansus Banjir, DPRD Ditantang Bongkar Masifnya Pelanggaran Tata Ruang di Jakarta

Kamis, 27 Feb 2020 21:09

Mahfud MD Akui Pemerintah dan Rakyat Sama-sama Pernah Langgar Konstitusi

Mahfud MD Akui Pemerintah dan Rakyat Sama-sama Pernah Langgar Konstitusi

Kamis, 27 Feb 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 27/02/2020 13:03

Pengurus Cabang APWMI Bekasi Dilantik