Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.967 views

Menangkap Maling: Antara Sibuk dan Sukses

JAKARTA (voa-islam.com)- Saya punya teman. Ketika masih nganggur, dia berpura-pura kepada isteri dan anak-anaknya pergi pagi-pagi pakai dasi kayak orang sibuk. Pulang malam. Tentu mulia usahanya, menunjukkan tekad dan dedikasi. Yang penting keluarganya tau dia sibuk. Sekarang dia sudah sukses.

Saya juga pernah begitu, lulus dari UI, saya bikin kantor kecil. Mulai dari pusat studi, yayasan, lalu PT. Setiap pagi setelah ngantar anak sekolah, saya pergi ke kantor kecil itu di wilayah Tebet.  Meski kerjaan sepi, saya tetap di kantor mengerjakan apa saja. 

Ongkos belajar sebagai pengambil resiko saya tanggung sendiri. Sampai kita mengerti bagaimana melihat peluang usaha dan mulai berbisnis kecil sampai besar. Kawan saya tadi juga demikian, sekarang dia sudah jadi pengusaha besar.  Dia pernah “sibuk”. Kini sukses.

Tapi sebagian kita sering tidak bisa membedakan perbedaan antara sibuk dan sukses. Salah satu sebabnya mungkin karena tidak belajar manajemen. Sibuk dianggap sama dengan sukses sehingga semakin sibuk menganggap diri semakin sukses. Kesibukannya bahkan sering dibela sendiri.

Bahkan masyarakat juga sering menganggap orang sibuk sama dengan orang sukses karena nampak sibuk. Di banyak tempat, kalau ada orang tenteng tas kulit. Berpakaian rapi dan terburu-buru disebut sebagai profil orang sukses.  Apalagi kalau pakai dasi dan jas.

Itu pula yang menjadi racun dan kerancuan kita dalam menilai kerja lembaga negara dan pejabat publik.  Seperti saya sering membuat metafor tentang 2 orang kepala desa dan maling di kampung-nya masing-masing. Keduanya punya masalah maling di kampungnya.

Kepala Desa A Namanya Tuan Abdul. Desanya penuh maling. Kepala Desa B namanya Tuan Bodul sama juga desa banyak maling. Tapi Tuan Bodul sibuk setengah mati. Siang berburu maling, malam berburu maling. Setelah itu konferensi pers, wartawan penuh di kantor Desa B. 

Tuan Bodul sangat terkenal bahkan ke seluruh kecamatan dan kabupaten. Bayangkan saja, sehari bisa 3 kali menangkap maling, diseret dan memakai baju oranye. Blitz camera seperti hujan cahaya meminta wawancara. “tuan Bodul, ini kasus apa lagi, siapa lagi...?” 

Dengan senyum, tuan Bodul berkata, “saudara-saudara pers, kami sedang mengembangkan kasus ini, sepertinya ada ikan kakap yg terlibat, kami akan segera memanggil nama-nama berikut ini sebagai saksi, ada 100 orang saksi, sabar saja, kami tentu akan teliti, dan profesional”.  

Demikianlah tuan Bodul dan desanya yang belasan tahun terus sibuk bekerja menangkap maling. Rasanya sudah habis orang ditangkapnya tapi maling masih saja ada mulai dari maling jemuran sampai sogok-menyogok pengurusan kartu keluarga. Semua sudah disasar.

Sebaliknya, Tuan Abdul kepala desa A tidak sibuk. Kantornya sepi dan minim pemberitaan. Masyarakatnya yang nampak lebih sibuk. Pagi-pagi tuan Abdul sehabis sholat subuh jalan-jalan menyapa tetangga. Belanja ke pasar keperluan isterinya dan berolah raga sebelum ngantor. 

Sewaktu ada kabar maling, Tuan Abdul berkoordinasi dengan seluruh aparat desa dan menanyakan duduk perkara dan modus perkara maling terakhir. Lalu Tuan Abdul mengajak pertemuan Badan Pewakilan Desa untuk menyampaikan temuan, sehingga harus diputuskan bersama.

Tuan Abdul diam-diam melacak apakah ada aturan yang membuat maling berkeliaran di siang bolong? Atau malam hari? Apakah ada aparat dan birokrasi yang membuat maling bertambah? Lalu menunjukkan sikap yang tegas sehingga maling dikepung oleh sistem desa.

Dengan data yang lengkap, Tuan Abdul membuat sebuah sistem yang tidak memungkinkan maling masuk ke desa A. Terlalu kuat sistemnya, susah ditembus. Aturan cukup jelas bagi semua orang akibat konsekwensi tindakan mereka, aparat desa yang profesional dan Tuan Abdul yang waspada.

Demikianlah, Tuan Abdul yang rendah hati dan bersahaja itu selalu berada di depan masalah. Dan masyarakat merasa tenang dengan perlindungan aparat desa yang selalu sigap sedia. Tuan Abdul jarang di tulis media tapi senyumnya memberi tenaga kepada rakyatnya.

Sore hari pulang ke rumah, kepala desa menghibur keluarga. Bercerita untuk anak-anak di meja makan dan sehabis isya menerima tamu yang ada. Atau Tuan Abdul selalu menyempatkan diri membaca. Ia tersenyum, sebuah laporan berjudul “Desa A: Juara Desa Tanpa Maling”. 

Itulah yang harus sering kita hayati, tentang kesibukan kita hari-hari. Jika soal pribadi ok saja sibuk wira-wiri. Tapi kesibukan tanpa menyelesaikan masalah seperti Tuan Bodul itu namanya tidak bertanggungjawab. Waktu dan anggaran terbatas. Harus selesai dalam kurun terbatas.

Itulah guna pembatasan waktu bagi pejabat dan lembaga, agar kerja dapat diukur dan hasil kerja harus terukur. Bagi lembaga yang diberi kewenangan dan anggaran besar dalam  UU. Semua harus dilaporkan dan laporannya SUKSES! Bukan SIBUK! Sekian. 

*Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X