Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.341 views

Terpapar Kahutla, Waspada Kematian Dini

JAKARTA (voa-islam.com)- Peneliti menyebutkan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa memicu kematian dini. Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) menyerang ratusan ribu warga di berbagai daerah. Maraknya penyakit itu disebut sebagai dampak karhutla.

Di Sumsel, misalnya, jumlah penderita ISPA mencapai 270.000-an orang selama periode Januari-Juni 2019. Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini, mengatakan, ISPA semakin rentan menyerang saat musim kemarau yang memicu karhutla di beberapa lokasi di Sumsel. Dinas Kesehatan Sumsel sudah mengirim imbauan menyiagakan fasilitas pelayanan kesehatan mengantisipasi terjadinya kabut asap menjelang puncak musim kemarau.

Lesty mengatakan, jumlah penderita ISPA paling banyak berada di Kota Palembang. Sejak awal tahun, ada 80ribuan orang yang terkena ISPA. Selanjutnya adalah Banyuasin, dengan jumlah penderita sebanyak 36ribuan orang, Muara Enim sejumlah 35ribuan orang, Musi Banyuasin sebanyak 21ribuan orang, Ogan Komering Ilir sebanyak 13ribuan orang.

Lesty juga menjelaskan, warga di daerah tersebut sangat rawan terdampak kabut asap. Arah angin dari sumber asap, yakni di OKI dan Ogan Ilir, membawa asap hingga ke Palembang. Menurutnya, kabut asap yang membawa partikel karhutla membuat potensi penderita ISPA bertambah. “Dinkes Sumsel mengklaim sudah melakukan langka antisipasi dan penanggulangan,” demikian info dari Gerindra, di akun Twitter resminya, kemarin.

Di antaranya dengan imbauan mengingkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, menggunakan masker apabila bepergian, serta banyak minum air putih. Penyakit ISPA juga menyerang warga di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dinkes Kota Pekanbaru telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk siaga melayani warga yang terserang penyakit akibat kabut asap. 

Pekan lalu, tercatat sebanyak 1.136 warga Pekanbaru terserang ISPA yang diduga akibat terpapar kabut asap.”

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru mengatakan, seluruh puskesmas telah diinstruksikan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat yang terkena dampak kabut asap.

Ia mengatakan, sebagian besar warga yang terkena ISPA merupakan penduduk usia produktif yg banyak beraktivitas di luar ruangan. Menteri Kesehatan mengatakan, kabut asap membuat seseorang rentan menderita ISPA. Oleh karena itu ia berharap pemerintah daerah segera menangani karhutla.

Untuk membantu pemerintah daerah, Kemenkes telah mengirimkan bantuan masker dan pelayanan kesehatan. “Peneliti Harvard University dan Columbia University, Amerika Serikat, dalam artikel ‘Jurnal Fires, Smoke Exposure and Public Health: An Integrative Framework to Maximize Health Benefits from Peatland Restoration’ melakukan kajian model lahan gambut.”

Mereka melakukan kajian dengan skenario business as usual (BAU) dari land use and land cover (LULC) atau tata guna lahan dan tutupan lahan. Dari kajian tersebut, para peneliti menemukan, sistem pengelolaan hutan dan gambut yang tidak mengalami perbaikan dapat menyebabkan puluhan ribu jiwa mengalami kematian dini.

Peneliti mengatakan, jika pengendalian karhutla tidak berjalan dengan maksimal dalam jangka panjang, diprediksi terjadi kematian 36 ribu jiwa per tahun akibat ISPA selama 2020 hingga 2030. Peneliti menambahkan, dari 36 ribu jiwa yang terancam keselamatannya tersebut, sebanyak 92 persen berasal dari Indonesia, sisanya 7 persen dari Malaysia, 1 persen dari Singapura. Penelitian tersebut mengambil kasus karhutla 2015.

Peneliti juga mengambil sampel kebakaran hutan dari 2005 hingga 2009. Sepanjang tahun tersebut, luas kebakaran hutan dan lahan mencapai 18 juta hektare di Sumatera dan Kalimantan. Dari jumlah itu, kebakaran yang di lahan gambut hanya 9 persen, tetapi menyumbang 51 persen dari total emisi sepanjang periode tersebut.

Peneliti juga mengatakan, restorasi lahan gambut bisa mengurangi populasi yang terpapar asap hingga 67 persen. Ancaman kematian dini bisa dihindari dengan strategi pengelolaan lahan yang komprehensif. Deputi Perencanaan dan Kerja Sama Badan Restorasi Gambut (BRG) Budi Wardhana, mengatakan karhutla pada 2015 terjadi hampir selama 5 bulan.

“Selama itu pula ada sebanyak 500 ribu orang menderita ISPA dan lebih dari 60 juta jiwa terkena polusi asap.” Akibatnya, biaya pengobatan langsung mencapai 1,9 triliun. Jika tidak ditangani dengan maksimal, karhutla akan menjadi ancaman serius, baik bagi lingkungan, kesehatan, bahkan menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depannya.

(Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Paradoks Kebijakan Atas Majelis Taklim

Paradoks Kebijakan Atas Majelis Taklim

Sabtu, 07 Dec 2019 13:15

Hendro FPI Ono

Hendro FPI Ono

Sabtu, 07 Dec 2019 10:54

Agama Abu Janda Apa Ya?

Agama Abu Janda Apa Ya?

Sabtu, 07 Dec 2019 08:05

Tak Mau Hormat Bendera Vs Radikalisme

Tak Mau Hormat Bendera Vs Radikalisme

Sabtu, 07 Dec 2019 05:20

Gaza Ekspor Stroberi ke UEA dan Bahrain untuk Pertama Kali

Gaza Ekspor Stroberi ke UEA dan Bahrain untuk Pertama Kali

Jum'at, 06 Dec 2019 23:15

Dua Orang Tewas Dalam Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS di Florida

Dua Orang Tewas Dalam Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS di Florida

Jum'at, 06 Dec 2019 23:05

Menlu Saudi Al-Jubeir: Ancaman Iran untuk Kawasan Tidak Dapat Ditolerir Lagi

Menlu Saudi Al-Jubeir: Ancaman Iran untuk Kawasan Tidak Dapat Ditolerir Lagi

Jum'at, 06 Dec 2019 22:47

TIP Rilis Video Baru, Pamer Kamp Pelatihan dan Peralatan Militer yang Direbut dari Pasukan Afghan

TIP Rilis Video Baru, Pamer Kamp Pelatihan dan Peralatan Militer yang Direbut dari Pasukan Afghan

Jum'at, 06 Dec 2019 22:19

Perdana Menteri Baru Sudan Berjanji Akan Tarik Pasukan dari Yaman

Perdana Menteri Baru Sudan Berjanji Akan Tarik Pasukan dari Yaman

Jum'at, 06 Dec 2019 21:55

DSKS Dampingi Warga Surakarta Laporkan Gus Muwafiq ke Polda Jateng

DSKS Dampingi Warga Surakarta Laporkan Gus Muwafiq ke Polda Jateng

Jum'at, 06 Dec 2019 17:19

Habib Rizieq: Insyaallah MPUII Bermanfaat bagi Bangsa Indonesia

Habib Rizieq: Insyaallah MPUII Bermanfaat bagi Bangsa Indonesia

Jum'at, 06 Dec 2019 15:05

Sebentar Lagi Sperma Terpapar Radikalisme

Sebentar Lagi Sperma Terpapar Radikalisme

Jum'at, 06 Dec 2019 14:42

PKS Siap Jalankan Nasihat Muhammadiyah untuk Jadi Kekuatan Penyeimbang

PKS Siap Jalankan Nasihat Muhammadiyah untuk Jadi Kekuatan Penyeimbang

Jum'at, 06 Dec 2019 13:49

Majelis Taklim Wajib Terdaftar, Sohibul: Pemerintah Terjebak Masa Lalu

Majelis Taklim Wajib Terdaftar, Sohibul: Pemerintah Terjebak Masa Lalu

Jum'at, 06 Dec 2019 11:40

Persis: Sertifikasi Calon Pengantin Jangan Jadi Penghambat Pernikahan

Persis: Sertifikasi Calon Pengantin Jangan Jadi Penghambat Pernikahan

Jum'at, 06 Dec 2019 09:50

PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

Jum'at, 06 Dec 2019 09:40

Negara Darurat Hukum

Negara Darurat Hukum

Jum'at, 06 Dec 2019 08:50

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Kamis, 05 Dec 2019 21:35

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Kamis, 05 Dec 2019 21:20

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

Kamis, 05 Dec 2019 20:40


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Sabtu, 07/12/2019 08:05

Agama Abu Janda Apa Ya?