Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.748 views

Sistem Zonasi PPDB Kisruh, FPKS Minta Mendikbud Bertanggung Jawab

JAKARTA (voa-islam.com)—Kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 menimbulkan kekisruhan dan persoalan baru. Seperti banyak kasus siswa yang memiliki nilai UN tinggi namun tidak lolos PPDB sekolah negeri karena sistem zonasi.

Atas persoalan ini, anggota Komisi X DPR RI Toriq Hidayat meminta Mendikbud Muhadhir Effendy bertanggung jawab. JIka tidak bisa memberikan solusi mengantisipasi siswa yang tidak tertampung, Mendikbud diminta mundur

"Mendikbud harus bertanggung jawab atas kisruh ini karena kebijakan PPDB dengan 90% zonasi ini ternyata banyak merugikan calon peserta didik. Banyak siswa dengan nilai UN baik tapi tidak lolos PPDB hanya karena harus bersaing jarak rumah dengan sekolah," kata aleg yang berasal dari Fraksi PKS ini seperti dikutip dari Pks.id, Senin (24/6/2019).

Toriq tak sepenuhnya menolak sistem zonasi PPDB ini. Namun, pemerintah dalam hal ini Mendikbud terlebih dahulu mempertimbangkan sebaran sekolah negeri dan guru secara merata di semua daerah. Karena ketidaksiapan ini, ada siswa yang terlantar tidak bisa masuk sekolah negeri karena minimnya jumlah sekolah didaerah itu dan sebaliknya ada juga sekolah yang kekurangan calon siswa.

"Sistem zonasi dalam PPDB memiliki niatan yang sangat baik untuk mengedepankan azas pemerataan dalam pendidikan. Menghilangkan stigma sekolah favorit dan non favorit. Namun, disisi lain ternyata pemerintah melalui Kemendikbud mengabaikan sebaran sekolah negerai yang tidak merata di seluruh Indonesia. Seharusnya, sebaran sekolah negeri yang tidak merata tersebut menjadi elemen yang diperhitungkan dalam penyusunan permendikbud yang ada," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Toriq juga mengkritik kebijakan Kemendikbud yang mengeluarkan revisi juknis PPDB 2019 dengan menambahkan kuota prestasi menjadi 15%. Menurutnya, kebijakan itu buka solusi bijak karena akan menyebabkan kegaduhan baru karena sejumlah daerah sudah menyelesaikan proses pendaftaran PPDB dan tinggal mengumumkan hasil seleksi.

"Surat edaran Mendikbud no.3 tahun 2019 tentang PPDB yang dikeluarkan hari ini tanggal 21 Juni, sangat kontra produktif. Saat ini sebagian besar daerah sudah melakukan PPDB bahkan tinggal menunggu hasil seleksi, kalau ini diterapkan, akan ada 10% calon peserta didik jalur zonasi yang akan terpangkas. Dan mereka sudah tahu mereka bakal lolos karena hasil seleksi sudah diumumkan online, ini akan menimbulkan kegaduhan baru dan tambah runyam," tambah Toriq.

Untuk itu, Toriq menyarankan akan revisi juknis PPDB melalui surat edaran Mendikbud tersebut hanya diberlakukan untuk daerah yang belum memulai PPDB.

"Jangan memaksakan solusi ini untuk daerah yang sudah PPDB. Bukan menyelesaikan masalah, nanti malah menimbulkan masalah baru. Kasian calon siswa dan orang tuanya," tutupnya.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
KH Tengku Zulkarnain Sebut Abu Janda Hina KH Ma'ruf Amin

KH Tengku Zulkarnain Sebut Abu Janda Hina KH Ma'ruf Amin

Kamis, 17 Oct 2019 11:43

Registrasi Sertifikasi Halal Cara Manual, BPJPH Dinilai Mundur ke Belakang

Registrasi Sertifikasi Halal Cara Manual, BPJPH Dinilai Mundur ke Belakang

Kamis, 17 Oct 2019 09:17

UU Jaminan Produk Halal Diterapkan Hari Ini, Direktur LPPOM MUI: Buat Apa Kalau Belum Ada Sanksi?

UU Jaminan Produk Halal Diterapkan Hari Ini, Direktur LPPOM MUI: Buat Apa Kalau Belum Ada Sanksi?

Kamis, 17 Oct 2019 08:02

Ketua MUI Kabupaten Bogor Berharap SM Dijerat Pasal Penodaan Agama

Ketua MUI Kabupaten Bogor Berharap SM Dijerat Pasal Penodaan Agama

Kamis, 17 Oct 2019 06:10

Sudah 119 Kepala Daerah Terkena OTT KPK, Mendagri: Sudah Saya Ingatkan

Sudah 119 Kepala Daerah Terkena OTT KPK, Mendagri: Sudah Saya Ingatkan

Kamis, 17 Oct 2019 04:24

Saat Masalah Berakhir Bunuh Diri

Saat Masalah Berakhir Bunuh Diri

Kamis, 17 Oct 2019 02:34

BPJPH Belum Terakreditasi ESMA, Ekspor ke Timur Tengah Terancam Tertunda

BPJPH Belum Terakreditasi ESMA, Ekspor ke Timur Tengah Terancam Tertunda

Rabu, 16 Oct 2019 22:46

Anies Baswedan Dinilai Ubah Paradigma Pembangunan DKI Jakarta

Anies Baswedan Dinilai Ubah Paradigma Pembangunan DKI Jakarta

Rabu, 16 Oct 2019 20:59

Satu-satunya! Landmark Palestina dan Aqsa hadir di Bukit Swiss Bogor

Satu-satunya! Landmark Palestina dan Aqsa hadir di Bukit Swiss Bogor

Rabu, 16 Oct 2019 17:50

Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Mungkinkah Prabowo Akan Jadi Penghianat Istana?

Rabu, 16 Oct 2019 17:40

Joe Biden Sebut NATO Akan 'Hilang' Jika Trump Terpilih Kembali Sebagai Presiden AS

Joe Biden Sebut NATO Akan 'Hilang' Jika Trump Terpilih Kembali Sebagai Presiden AS

Rabu, 16 Oct 2019 17:30

IPEMI Gelar Solusi Bisnis Tanpa Riba dan Raih Modal Rp. 29,5 Juta

IPEMI Gelar Solusi Bisnis Tanpa Riba dan Raih Modal Rp. 29,5 Juta

Rabu, 16 Oct 2019 17:13

Pemerintah Siap Selenggarakan Jaminan Produk Halal

Pemerintah Siap Selenggarakan Jaminan Produk Halal

Rabu, 16 Oct 2019 17:08

Menteri Pertahanan Qatar Bela Operasi Militer Turki Terhadap Teroris di Suriah Utara

Menteri Pertahanan Qatar Bela Operasi Militer Turki Terhadap Teroris di Suriah Utara

Rabu, 16 Oct 2019 16:30

Bahaya Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Bahaya Disertasi Milku Al-Yamin Abdul Azis

Rabu, 16 Oct 2019 15:49

Anggota IS Asal Prancis Ungkap Bagaimana YPG Membebaskan Mereka dari Tahanan

Anggota IS Asal Prancis Ungkap Bagaimana YPG Membebaskan Mereka dari Tahanan

Rabu, 16 Oct 2019 14:35

BPJPH Diminta Tak Pandang MUI Sebelah Mata

BPJPH Diminta Tak Pandang MUI Sebelah Mata

Rabu, 16 Oct 2019 14:01

Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Crosshijaber

Aparat Diminta Tindak Tegas Pelaku Crosshijaber

Rabu, 16 Oct 2019 13:37

MSF Tangguhkan Operasi di Timur Suriah Menyusul Pertempuran Antara Pasukan Turki dan SDF

MSF Tangguhkan Operasi di Timur Suriah Menyusul Pertempuran Antara Pasukan Turki dan SDF

Rabu, 16 Oct 2019 13:15

KH Aceng Zakaria: Ulama dan Sarjana Ibarat Garam Negara

KH Aceng Zakaria: Ulama dan Sarjana Ibarat Garam Negara

Rabu, 16 Oct 2019 12:48


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X