Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.586 views

Pidato Hari Lahir Pancasila, Anies Baswedan: Bagaimana Mungkin Bangun Persatuan Tanpa Keadilan?

JAKARTA (voa-islam.com)—Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan bertugas menjadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (1/5/2018). Upacara ini diikuti para PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Dalam kesempatan Hari Lahir Pancasila ini, semua inspektur upacara di seluruh Indonesia diwajibkan membaca teks yang sama dari Plt Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tak terkecuali Anies.

Selesai membaca teks pidato dari Plt Kepala BPIP, Anies memberi tambahan pidato. Kemudian pidato tambahan ini viral dalam bentuk video. Pidato tambahan ini kemudian lebih mengena dan mendalam soal konsep Pancasila.

Seperti apa garis besar isi pidato Anies? Berikut dijelaskan Anies pada Fanpage Facebook Anies Baswedan yang dimuat, Senin (3/6/2019).

Rekaman video pidato itu beredar di sosial media dan banyak yang bertanya, bagaimana ceritanya sampai berbicara soal Pancasila saat upacara.

Begini ceritanya...

Semua inspektur Upacara Hari Kelahiran Pancasila di 1 Juni 2019, di seluruh Indonesia, wajib membacakan teks yang sama yaitu teks dari Plt. Kepala BPIP.

Selesai membacakan teks tersebut, saya merasa perlu untuk memberikan tambahan.

Mengapa?

Teks pidato yang wajib saya bacakan adalah teks pidato seragam untuk semua upacara di seluruh indonesia, yang isinya lebih banyak soal keragaman dan perlunya bersatu dalam bhinneka. Minim soal keadilan. Padahal, bagaimana mungkin kita membangun persatuan tanpa keadilan?

Saya merasa perlu mengingatkan diri sendiri dan seluruh jajaran Pemprov DKI bahwa Pancasila itu bukan sekadar soal warna-warni tampil bersama lalu seakan sudah bersatu. Tentu baik-baik saja sebagai simbol, tapi kita harus mengejar lebih dalam daripada kegiatan seremonial.

Hadirnya Pancasila itu adalah soal menggelar keadilan sosial bagi seluruh rakyat sehingga semua rakyat memang ingin terus bersama, semua ingin terus bersatu. Keadilan yang dirasakan rakyat akan memunculkan persatuan yang hakiki, bukan persatuan yang seremonial.

Lihatlah pesan penting dari Proklamator kita. Pidato Bung Hatta pada 1 Juni 1977, tiga tahun sebelum wafat, di Gedung Kebangkitan Nasional, mengatakan, “Kadang-kadang dalam lingkungan petugas negara, Pancasila itu tidak diamalkan. Camkanlah, negara Republik Indonesia belum lagi berdasarkan Pancasila, apabila Pemerintah dan masyarakat belum sanggup mentaati Undang-Undang Dasar 1945, terutama belum dapat melaksanakan Pasal 27 ayat 2, pasal 31, pasal 33 dan pasal 34.”

Pasal yang dimaksud Bung Hatta itu adalah Pasal 27 soal pekerjaan dan penghidupan yg layak, pasal 31 soal pendidikan untuk semua, pasal 33 itu soal perekonomian dan cabang produksi yang digunakan sebanyaknya untuk kepentingan rakyat, serta pasal 34 soal fakir miskin dan hadirnya jaminan sosial.

Sejalan dengan Itu, Bung Karno pun mengatakan hal serupa. Lihat pidato di 1 Juni 1945, Bung Karno mengungkapkan bahwa Pancasila bukan semata-mata sebagai perwujudan identitas kultural tetapi juga usaha dekolonisasi untuk membentuk sistem berkeadilan sosial di Indonesia.

Bung Karno tegaskan ulang saat wawancara di buku Cindy Adam dengan kalimat sederhana dan berotot yaitu, "Nasionalisme tanpa keadilan sosial mendjadi nihilisme."

Pesan utamanya: pemerintah lah yang harus mulai melaksanakan Pancasila untuk menghadirkan keadilan sosial.

Tugas pemerintah, tugas kami di pemerintahan, mendorong terciptanya rasa keadilan sosial di rakyat. Dari sinilah kemudian hadir rasa persatuan yang hakiki di rakyat, bukan sekadar persatuan seremonial.

"Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dengan perbuatan nyata. Pancasila tidak boleh dijadikan hiasan bibir saja, itu berarti pengkhianatan pada diri sendiri," demikian pesan amat tajam dari Bung Hatta.

Itu semua adalah kata-kata Bung Karno dan Bung Hatta. Ini sekaligus mengingatkan kita, jangan sesekali meremehkan kata-kata. Janganlah ada yg berkata, “Ah, cuma ngomong, cuma pidato.”

Ya, yang disampaikan oleh para Proklamator itu memang kata-kata. Tapi kita semua tahu bahwa setiap kata dan kalimat yang keluar dari kita itu mencermin gagasan, ide dan cara berpikir yang ada di benak kita. Bahkan Pancasila pun adalah rangkaian kata-kata. Ide dan kata itu menghasilkan kebijakan, muncul karya, dan muncul kerja.

Kebijakan dan kerja di Pemerintahan yang tanpa dasar ide, tanpa dasar ideologi akan bisa menjauhkan kebijakan pemerintah dari tujuan Pancasila.

Jadi, kembali pada soal pidato tambahan sesudah membaca teks wajib itu.

Pidato itu memang sekadar spontanitas saja, yang muncul otomatis saja sebagai usaha melengkapi, meneruskan atas teks yg wajib saya baca.

Lewat pesan tambahan itu, saya mengajak pada diri sendiri dan seluruh jajaran untuk melihat ulang semua kebijakan kita, sudahkan sejalan dengan semangat Pancasila yaitu keadilan sosial?

Tujuannya sederhana, jangan sampai jajaran Pemprov DKI merasa bahwa Pancasila itu hanya tentang keragaman dan persatuan, padahal yang paling mendasar dan penting justru tentang pemerintah, tentang kami, yang harus melaksanakan Pancasila yaitu menggelar keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Begitu ceritanya... ???????? #ABW *[Syaf/voa-islam.com]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Transisi PSBB, Anies Prioritaskan Tempat Ibadah

Transisi PSBB, Anies Prioritaskan Tempat Ibadah

Ahad, 07 Jun 2020 12:08

Pentingnya Menjaga Gaya Hidup Halal di Tengah Pandemi

Pentingnya Menjaga Gaya Hidup Halal di Tengah Pandemi

Ahad, 07 Jun 2020 02:08

Disunited States of America

Disunited States of America

Sabtu, 06 Jun 2020 23:55

Ustadz Tampil Mewah, Bolehkah?

Ustadz Tampil Mewah, Bolehkah?

Sabtu, 06 Jun 2020 23:11

Mengapa Ekonomi Syariah Lebih Tangguh?

Mengapa Ekonomi Syariah Lebih Tangguh?

Sabtu, 06 Jun 2020 22:48

Tentara Libya Lancarkan Operasi Militer untuk Bebaskan Kota Sirte dan Jufra dari Milisi Haftar

Tentara Libya Lancarkan Operasi Militer untuk Bebaskan Kota Sirte dan Jufra dari Milisi Haftar

Sabtu, 06 Jun 2020 22:15

Qatar Sebut 'Tidak Ada Tanggapan' dari Aliansi Pimpinan Saudi Terhadap Upaya Rekonsiliasi Teluk

Qatar Sebut 'Tidak Ada Tanggapan' dari Aliansi Pimpinan Saudi Terhadap Upaya Rekonsiliasi Teluk

Sabtu, 06 Jun 2020 22:00

AS Lancarkan Serangan Udara Pertama Pada Taliban Sejak Gencatan Senjata Idul Fitri Berakhir

AS Lancarkan Serangan Udara Pertama Pada Taliban Sejak Gencatan Senjata Idul Fitri Berakhir

Sabtu, 06 Jun 2020 21:30

Penambahan Kasus Positif COVID-19 Capai Rekor Terbanyak, Jawa Timur Paling Tinggi

Penambahan Kasus Positif COVID-19 Capai Rekor Terbanyak, Jawa Timur Paling Tinggi

Sabtu, 06 Jun 2020 21:27

106 Jenazah Ditemukan di RS Tarhouna Libya, Diduga Dieksekusi Pemberontak Pimpinan Haftar

106 Jenazah Ditemukan di RS Tarhouna Libya, Diduga Dieksekusi Pemberontak Pimpinan Haftar

Sabtu, 06 Jun 2020 21:15

Turki Akan Segera Buka Hagia Shopia untuk Shalat Reguler

Turki Akan Segera Buka Hagia Shopia untuk Shalat Reguler

Sabtu, 06 Jun 2020 20:39

Tagihan Listrik Melonjak, Legislator: PLN Mengecewakan!

Tagihan Listrik Melonjak, Legislator: PLN Mengecewakan!

Sabtu, 06 Jun 2020 20:11

Zoom Training 99: Teknik Amezisasi Membuat Wajah Bercahaya dalam sekejap doa

Zoom Training 99: Teknik Amezisasi Membuat Wajah Bercahaya dalam sekejap doa

Sabtu, 06 Jun 2020 17:38

Inilah Parfum Favorit Nabi Muhammad SAW, Ini 21 khasiatnya

Inilah Parfum Favorit Nabi Muhammad SAW, Ini 21 khasiatnya

Sabtu, 06 Jun 2020 17:29

Zoom Training 99 Ribu: Yuk Bikin Video Keren Standar Perusahaan Iklan

Zoom Training 99 Ribu: Yuk Bikin Video Keren Standar Perusahaan Iklan

Sabtu, 06 Jun 2020 17:24

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Sabtu, 06 Jun 2020 17:21

Zoom Training: Ini Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Zoom Training: Ini Rahasia Milyarder Menarik Rizki, Intip Bocoran Triknya!

Sabtu, 06 Jun 2020 15:02

Zoom Training 300: Yuk Belajar Menarik Rizki Ala Konglomerat Dunia

Zoom Training 300: Yuk Belajar Menarik Rizki Ala Konglomerat Dunia

Sabtu, 06 Jun 2020 14:16

Pakar Sebut Vaksin Covid-19 tak Bisa Ditemukan dalam Sekejap

Pakar Sebut Vaksin Covid-19 tak Bisa Ditemukan dalam Sekejap

Sabtu, 06 Jun 2020 14:04

Halalkah Produk Pangan Mengandung Ragi Bir?

Halalkah Produk Pangan Mengandung Ragi Bir?

Sabtu, 06 Jun 2020 12:16


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X