Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.833 views

Prabowo Takkan Halangi Rakyat yang Ingin Perubahan

JAKARTA (voa-islam.com)- Setelah ramai terjadi pada akhir 2016, baru-baru ini ramai lagi terjadi banyak tuduhan makar yang ditujukan kepada kelompok-kelompok oposisi dengan segala narasinya.

Arti kata makar menurut kamus Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): 1 akal busuk; tipu muslihat; 2 perbuatan (usaha) dengan maksud hendak menyerang (membunuh) orang; 3 perbuatan (usaha) menjatuhkan pemerintah yang sah. 

Siapa yang mau makar? Pemerintah ini akan habis bulan Oktober 2019 nanti. Untuk itu diadakanlah Pemilu. Sekarang BPN mau mengadu & meminta Bawaslu (sebagai badan pengawas pemilu) untuk segera memproses kecurangan, apa itu makar? Kan yang bertanding di Pemilu 2019 sama-sama calon.

Kebenaran dalam politik adalah apa yang sudah terjadi. Sedangkan keabstrakan dalam politik ialah tujuan dan cita-cita yang akan dicapai. Boleh saja penguasa membalikkannya, tapi jangan pernah membalikkan kebenaran menjadi kebohongan dan kebohongan menjadi kebenaran.

Mereka lupa bahwa yang ditolak adalah kecurangan pemilu. Apa ada Gubernur atau Bupati yang deklarasi kepada Caleg? Tetapi kita punya bukti Gubernur dan Kepala Daerah deklarasi mendukung Capres 01. Kita punya bukti gambar Paslon 01 dicoblos duluan. 

Hasil kecurangan itulah yang BPN paparkan dan kita tolak. Bukan menunggu pengumuman pemilu seperti yang disampaikan Ketua DPR, itu Ketua DPR atau pengamat? Sepanjang reformasi, frasa “kedaulatan rakyat” dimaknai sebagai proses rakyat dalam pemilihan umum (pemilu). Karena itulah, kedaulatan rakyat diartikan sebagai kedaulatan untuk memilih.

Artinya, jika pemilu dilaksanakan dengan asas jujur dan adil, maka kedaulatan rakyat benar-benar diproses dengan langkah yang transparan. Bagaimana kalau pemilu dilakukan dengan penuh tipu muslihat? Makar itu yang mencurangi kedaulatan rakyat. 

Lantas bagaimana jika kecurangan Pemilu yang terjadi sangat masif seperti saat ini tidak mendapat tindaklanjut dari penyelenggara Pemilu? Perlu diingatkan, bahwa masalah ketegangan hingga 22 Mei yang kita hadapi, mungkin sampai Oktober 2019, adalah masalah politik. Maka penyelesaian secara politik harus lebih diutamakan. Jalur hukum diposisikan hanya sebagai bagian dari keputusan politik dalam rangka penyelesaian politik. Sehingga hukum tidak dijadikan sebagai payung legimitasi bagi aparat keamanan untuk pada 22 Mei bergerak berdasarkan tafsirnya sendiri. 

Sebuah tafsir yang bisa jadi tidak berada dalam koridor penyelesaian secara politik sebagaimana arahan peradaban berpolitik di alam demokrasi. Sesuai pesan Pak Prabowo, kami akan selalu menempuh jalur konstitusi, dan kami tidak bisa menghalangi kehendak rakyat jika kecurangan terus terjadi dan dipaksakan ke hasil akhir. Pabowo-Sandi hanya alat, alat rakyat. Alat kita untuk membuat bangsa ini bisa hidup adil, makmur dan sejahtera. Berunding boleh, berbicara boleh, menyerah tidak boleh. Demokrasi adalah soal kesetiaan pada prinsip kejujuran dan keadilan.

Kecurangan yang dilakukan terhadap hasil pemilu sama saja dengan mengganggu kedaulatan rakyat. Padahal, kedaulatan rakyat merupakan kedaulatan tertinggi dalam demokrasi. Jadi, wajar saja jika rakyat mencari salurannya sendiri. Kami serahkan semua kepada rakyat. Rakyat yang menghendaki perubahan. Kami akan selalu berada bersama kepentingan rakyat. Kalau ternyata ada rakyat yang datang turut mengawal dengan kemauan sendiri, ya silakan saja.

*DPP Gerindra on Twitter

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Selasa, 17 Sep 2019 19:27

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

Selasa, 17 Sep 2019 18:16

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Selasa, 17 Sep 2019 16:00

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Selasa, 17 Sep 2019 15:15

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Selasa, 17 Sep 2019 14:18

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Selasa, 17 Sep 2019 14:15

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Selasa, 17 Sep 2019 13:58

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Selasa, 17 Sep 2019 13:15

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Selasa, 17 Sep 2019 12:15

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Selasa, 17 Sep 2019 11:15

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Selasa, 17 Sep 2019 10:15

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Kisruh KPK, Ini Sikap Nasyiatul Aisyiyah

Selasa, 17 Sep 2019 08:54

Asap Yang Tak Dirindukan

Asap Yang Tak Dirindukan

Selasa, 17 Sep 2019 08:32

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

DPR RI Sahkan Batas Usia Minimum Perkawinan Laki-laki atau Perempuan Jadi 19 Tahun

Selasa, 17 Sep 2019 07:40

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Aroma Liberalisme dalam The Santri

Selasa, 17 Sep 2019 06:27

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap

Selasa, 17 Sep 2019 05:30

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang  Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Abaikan Nilai-nilai Pancasila, Aliansi Ruang Riung Bandung Tolak RUU P-KS

Senin, 16 Sep 2019 23:31

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Jokowi Lebih Hebat daripada BJ Habibie

Senin, 16 Sep 2019 23:17

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Kanker Sekarang Menjadi Penyebab Utama Kematian di Negara-negara

Senin, 16 Sep 2019 23:06

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

NASA Deteksi Sebuah Komet Mendekati Bumi

Senin, 16 Sep 2019 22:44


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 17/09/2019 05:30

Pejabat Makan Suap, Rakyat Makan Asap