Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.802 views

Tragedi Pemilu Harus Diungkap Agar tak Jadi Dosa Warisan

JAKARTA (voa-islam.com)--Sebanyak lima belas wakil Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP) bersilaturahmi dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (14/05/2019), di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta. Mereka menyoal tragedi kemanusian berupa kematian dan kesakitan ribuan petugas Pemilu 2019.

Tim AMP-TKP 2019 terdiri dari, antara lain, M. Din Syamsuddin, Ani Hasibuan, Teuku Nasrullah, Fahmi Idris, Siane Indriani, dll. Mereka diterima pimpinan DPR, yang terdiri dari Ketua DPR Bambang Soesatyo, Fahri Hamzah, dan Fadli Zon. Tampak pula hadir anggota Komisi XI H Mukhamad Misbakhun dan anggota Komisi II Firman Subagyo.

Pada akhir pertemuan, pihak TMP-TKP yang diwakili Din Syamsuddin membacakan kesimpulan hasil pertemuan. Pertama, pihak DPR dan TMP-TKP sepakat mendorong dilakukannya kajian ulang sistem pemilu, pilpres, dan sistem politik secara keseluruhan. "Kalangan partai-partai politik harus jernih melihat semua persoalan yang mengakibatkan terjadinya tragedi kemanusiaan tersebut," tegas Din.

Kedua, para korban tragedi kemanusiaan berupa kematian dan kesakitan ribuan petugas Pemilu 2019 harus dipenuhi hak-hak mereka secara wajar dan terhormat. Terkait pemenuhan hak-hak korban ini, pihaknya memperoleh data lapangan yang menunjukkan pemerintah masih abai terhadap hak-hak mereka.

Pengabaian itu terjadi, menurut Din, tampak dari ketidak-seriusan pemerintah menangani para korban yang sakit hingga mengakibatkan mereka kemudian meninggal dunia. Juga, itu tampak dari ketidak-santunan pemerintah terhadap para korban, yang ditunjukkan dengan ketidak-pedulian terhadap nasib keluarga yang ditinggalkan para korban.

Namun, pihaknya bersyukur bahwa melalui pertemuan dengan pimpinan DPR tadi, para wakil rakyat akan segera turun ke lapangan untuk menyantuni para korban. Pimpinan DPR juga telah berjanji akan segera mendorong sejumlah komisi mengadakan rapat-rapat gabungan untuk lebih serius memperhatikan dan menyelesaikan tragedi kemanusiaan Pemilu 2019.

Selain kedua hal di atas, Din Syamsuddin juga menegaskan hal ketiga, yaitu bahwa tragedi kemanusiaan Pemilu 2019 mahal sekali harganya dilihat dari aspek moral. Hanya dalam waktu beberapa hari usai Pemilu 17 April, telah terjadi demoralisasi luar biasa di kalangan bangsa. Muncul praduga-praduga negatif yang beredar masif di tengah masyarakat, hingga berdimensi internasional.

"Kami tidak ingin, pernyataan-pernyataan yang diberikan berbagai pihak bersifat menghindar atau bahasa gaulnya ngeles," kata Din. Misalnya, pernyataan sebagian pejabat pemerintah tentang tidak perlunya dilakukan otopsi terhadap korban atau tidak perlunya dibentuk TPF, itu malah membuka kecurigaan yang semakin besar di kalangan masyarakat.

Menurut Din, pihaknya di AMP-TKP mendorong DPR dan pemerintah membentuk Tim Habungan Pencari Fakta (TGPF) dan melakukan otopsi dengan harapan moralitas bangsa kembali terbangun ke arah positif. Bangsa Indonesia memahami, kematian anggota mereka dalam jumlah besar dalam waktu singkat tentu bukan hal biasa, dan harus diketahui penyebabnya.

"TGPF itulah yang akan mencari penyebab kematian yang sebenarnya para korban tragedi kemanusiaan Pemilu. Apa pun hasilnya, silahkan diumumkan ke publik," tambah Din. "Tapi jika pemerintah menolak pembentukannya, tentu nanti itu akan menjadi catatan dosa warisan yang jejak digitalnya tak akan terhapuskan."* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Pembukaan Sekolah Saat Pandemi, Netty Heryawan: Jangan Jadikan Anak-anak Kelinci Percobaan

Pembukaan Sekolah Saat Pandemi, Netty Heryawan: Jangan Jadikan Anak-anak Kelinci Percobaan

Sabtu, 30 May 2020 20:03

Tentara Pemerintah Libya Rebut Lingkungan Al-Kayikh di Selatan Tripoli dari Pasukan Haftar

Tentara Pemerintah Libya Rebut Lingkungan Al-Kayikh di Selatan Tripoli dari Pasukan Haftar

Sabtu, 30 May 2020 19:30

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Sabtu, 30 May 2020 19:05

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 18:46

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 17:42

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

Sabtu, 30 May 2020 12:13

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Sabtu, 30 May 2020 09:02

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Sabtu, 30 May 2020 01:59

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Jum'at, 29 May 2020 23:42

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

Jum'at, 29 May 2020 22:58

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Jum'at, 29 May 2020 22:00

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Jum'at, 29 May 2020 21:45

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Jum'at, 29 May 2020 21:36

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

Jum'at, 29 May 2020 21:24

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Jum'at, 29 May 2020 21:20

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Jum'at, 29 May 2020 21:03

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Jum'at, 29 May 2020 20:21

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Jum'at, 29 May 2020 18:30

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Sabtu, 30/05/2020 01:59

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni