Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.115 views

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

MAJELIS MUJAHIDIN INDONESIA MENGUTUK ISLAMOFOBIA PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON

Segala puji bagi Allah yang senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada segenap kaum muslimin sehingga mampu bertahan untuk memegang teguh syariat Islam. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw, beliau senantiasa mulia dan terhormat sekalipun dihina dan dinista orang-orang kafir.

Wahai kaum mukmin, bila kalian memperoleh kebaikan, maka golongan kafir merasa jengkel. Akan tetapi jika kalian ditimpa musibah, mereka bergembira. Jika kalian sabar, dan tetap taat kepada Allah, maka tipu daya mereka tidak akan membahayakan kalian sedikit pun. Sungguh Allah mengetahui secara rinci apa yang mereka lakukan.” (Qs. Ali Imran [3]:120).

Firman Allah ini menggambarkan jahatnya hati orang-orang kafir dan betapa hebatnya permusuhan pada umat Islam yang bersemi dalam dada mereka.

Di masa lalu, Prancis adalah negara penjajah yang biadab. Negara ini pernah menjajah negeri-negeri muslim seperti: Aljazair (1830-1875). Secara brutal, penjajah Prancis, melakukan genosida dengan membantai 1,5 juta penduduk asli Aljazair. Dan dua juta penduduk dijebloskan ke dalam kamp konsentrasi.

Selanjutnya, Prancis menjajah Tunisia (1881-1956), menggunakan missionaris Kristen sebagai propagandis penjajah dan misi Kristenisasi. Maroko dijajah (1912-1956). Pada 1914 negeri Syam dijajah dan memecah negeri tersebut menjadi 4 negara, yaitu Palestina, Suriah, Yordania dan Libanon. Berturut-turut setelah itu, Prancis menjajah negeri muslim Mauritania (1904-1960), Sinegal (1880-1890), Mali 1892-1960), Sudan (1960), Nigeria (1910-1960), Burkina Faso (1896-1904), Gambia (1886-1965).

Di zaman modern, masa lalu Prancis sekuler yang kelam diwujudkan dalam bentuk Islamofobia. Pada 2011 Prancis merupakan negara Eropa pertama yang melarang muslimah mengenakan jilbab di sekolah maupun area publik.

Tidak hanya pemerintah Prancis yang jahat pada Islam dan umat Islam. Tapi rakyatnya pun didukung untuk melakukan penghinaan terhadap Nabi Islam. Pada 2006 sampul majalah rasis Prancis, Charlie Hebdo memajang karikatur yang menghina Nabi Muhammad Saw. Majalah ini juga menghujat Allah Swt sebagai teroris yang menyandang senjata kalashnikov.

Dan sekarang, September 2020, Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjukan sikap Islamofobianya dengan membela majalah rasis Charlie Hebdo yang menerbitkan ulang gambar kartun yang menghina Nabi Muhammad Saw, menghujat Allah Swt, dan mendiskreditkan Islam dengan narasi jahat dan penuh permusuhan.

“Kami menjunjung tinggi kebebasan, dan berpegang teguh pada prinsip sekularisme. Kami tidak akan menghentikan karikatur-karikatur penghinaan itu,” tegas Macron.

Dalam pidatonya menyinggung radikalisme di Prancis, Jumat (2/10/2020), Macron mengatakan, “Islam agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia saat ini,” katanya.

Sebagai kepala negara sekuler, Macron telah dengan sengaja memancing kemarahan umat Islam di seluruh dunia, dengan cara mendukung penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw, kemudian memajang kartun penghinaan tersebut di salah satu kantor pemerintahannya dengan dalih kebebasan berekspresi. Emmanuel Macron mengaku melindungi kebebasan berpendapat, tapi menindas kebebasan beragama, serta menyerang hak-hak umat Islam yang menjadi warga negaranya.

Apa masalah Macron dengan Islam sehingga ia menyerang harkat dan martabat Nabi Muhammad Saw, seorang manusia paling terhormat dan mulia yang pernah ada di muka bumi ini?

Emmanuel Macron mengklaim akan melindungi hak-hak pribadi warga negaranya, tapi dia sama sekali tidak peduli dengan kehormatan serta kemuliaan seorang Nabi yang diagungkan oleh berjuta-juta manusia di dunia ini. Apa masalah Macron dengan Islam sehingga berani menunjukkan kebencian dan permusuhannya pada umat Islam secara terbuka?

Berdasarkan kejahatan kemanusiaan masa lalu Prancis pada umat Islam, dan kebencian serta penghinaannya pada Nabi Muhammad Saw di masa kini. Maka Majelis Mujahidin mengutuk Presiden Prancis Emmanuel Macron. Semoga Allah mengazab dan menghancurkan siapa saja yang memusuhi Islam dan memerangi kaum muslimin.

Allah Swt berfirman yang artinya:

Sungguh orang-orang yang menentang agama Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina. (QS Al-Mujadalah (58): 20)

“Sesungguhnya orang-orang yang menyekutukan Allah dan mengganggu Rasul-Nya, maka Allah akan melaknat mereka di dunia dan di akhirat. Allah sediakan adzab yang menghinakan bagi mereka.” (QS Al-Ahzab (33): 57)

Yogyakarta, 10 Rabiul Awwal 1441/ 27 Oktober 2020

Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin

Irfan S. Awwas
Ketua

M. Shabbarin Syakur
Sekretaris

Menyetujui :

Al-Ustadz Muhammad Thalib
Amir Majelis Mujahidin

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

Jum'at, 14 May 2021 10:19

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 14 May 2021 10:07

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Jum'at, 14 May 2021 09:50

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Jum'at, 14 May 2021 09:34

Mudik Ala-Ala

Mudik Ala-Ala

Jum'at, 14 May 2021 09:27

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 09:11

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Jum'at, 14 May 2021 09:07

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 08:53

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Jum'at, 14 May 2021 08:46

Al Aqsha Needs Us!

Al Aqsha Needs Us!

Jum'at, 14 May 2021 08:29

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32


MUI

Must Read!
X