Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.545 views

Majelis Mujahidin Indonesia Mengutuk Islamofobia Presiden Perancis Emmanuel Macron

MAJELIS MUJAHIDIN INDONESIA MENGUTUK ISLAMOFOBIA PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON

Segala puji bagi Allah yang senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada segenap kaum muslimin sehingga mampu bertahan untuk memegang teguh syariat Islam. Shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw, beliau senantiasa mulia dan terhormat sekalipun dihina dan dinista orang-orang kafir.

Wahai kaum mukmin, bila kalian memperoleh kebaikan, maka golongan kafir merasa jengkel. Akan tetapi jika kalian ditimpa musibah, mereka bergembira. Jika kalian sabar, dan tetap taat kepada Allah, maka tipu daya mereka tidak akan membahayakan kalian sedikit pun. Sungguh Allah mengetahui secara rinci apa yang mereka lakukan.” (Qs. Ali Imran [3]:120).

Firman Allah ini menggambarkan jahatnya hati orang-orang kafir dan betapa hebatnya permusuhan pada umat Islam yang bersemi dalam dada mereka.

Di masa lalu, Prancis adalah negara penjajah yang biadab. Negara ini pernah menjajah negeri-negeri muslim seperti: Aljazair (1830-1875). Secara brutal, penjajah Prancis, melakukan genosida dengan membantai 1,5 juta penduduk asli Aljazair. Dan dua juta penduduk dijebloskan ke dalam kamp konsentrasi.

Selanjutnya, Prancis menjajah Tunisia (1881-1956), menggunakan missionaris Kristen sebagai propagandis penjajah dan misi Kristenisasi. Maroko dijajah (1912-1956). Pada 1914 negeri Syam dijajah dan memecah negeri tersebut menjadi 4 negara, yaitu Palestina, Suriah, Yordania dan Libanon. Berturut-turut setelah itu, Prancis menjajah negeri muslim Mauritania (1904-1960), Sinegal (1880-1890), Mali 1892-1960), Sudan (1960), Nigeria (1910-1960), Burkina Faso (1896-1904), Gambia (1886-1965).

Di zaman modern, masa lalu Prancis sekuler yang kelam diwujudkan dalam bentuk Islamofobia. Pada 2011 Prancis merupakan negara Eropa pertama yang melarang muslimah mengenakan jilbab di sekolah maupun area publik.

Tidak hanya pemerintah Prancis yang jahat pada Islam dan umat Islam. Tapi rakyatnya pun didukung untuk melakukan penghinaan terhadap Nabi Islam. Pada 2006 sampul majalah rasis Prancis, Charlie Hebdo memajang karikatur yang menghina Nabi Muhammad Saw. Majalah ini juga menghujat Allah Swt sebagai teroris yang menyandang senjata kalashnikov.

Dan sekarang, September 2020, Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjukan sikap Islamofobianya dengan membela majalah rasis Charlie Hebdo yang menerbitkan ulang gambar kartun yang menghina Nabi Muhammad Saw, menghujat Allah Swt, dan mendiskreditkan Islam dengan narasi jahat dan penuh permusuhan.

“Kami menjunjung tinggi kebebasan, dan berpegang teguh pada prinsip sekularisme. Kami tidak akan menghentikan karikatur-karikatur penghinaan itu,” tegas Macron.

Dalam pidatonya menyinggung radikalisme di Prancis, Jumat (2/10/2020), Macron mengatakan, “Islam agama yang sedang mengalami krisis di seluruh dunia saat ini,” katanya.

Sebagai kepala negara sekuler, Macron telah dengan sengaja memancing kemarahan umat Islam di seluruh dunia, dengan cara mendukung penghinaan terhadap Nabi Muhammad Saw, kemudian memajang kartun penghinaan tersebut di salah satu kantor pemerintahannya dengan dalih kebebasan berekspresi. Emmanuel Macron mengaku melindungi kebebasan berpendapat, tapi menindas kebebasan beragama, serta menyerang hak-hak umat Islam yang menjadi warga negaranya.

Apa masalah Macron dengan Islam sehingga ia menyerang harkat dan martabat Nabi Muhammad Saw, seorang manusia paling terhormat dan mulia yang pernah ada di muka bumi ini?

Emmanuel Macron mengklaim akan melindungi hak-hak pribadi warga negaranya, tapi dia sama sekali tidak peduli dengan kehormatan serta kemuliaan seorang Nabi yang diagungkan oleh berjuta-juta manusia di dunia ini. Apa masalah Macron dengan Islam sehingga berani menunjukkan kebencian dan permusuhannya pada umat Islam secara terbuka?

Berdasarkan kejahatan kemanusiaan masa lalu Prancis pada umat Islam, dan kebencian serta penghinaannya pada Nabi Muhammad Saw di masa kini. Maka Majelis Mujahidin mengutuk Presiden Prancis Emmanuel Macron. Semoga Allah mengazab dan menghancurkan siapa saja yang memusuhi Islam dan memerangi kaum muslimin.

Allah Swt berfirman yang artinya:

Sungguh orang-orang yang menentang agama Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina. (QS Al-Mujadalah (58): 20)

“Sesungguhnya orang-orang yang menyekutukan Allah dan mengganggu Rasul-Nya, maka Allah akan melaknat mereka di dunia dan di akhirat. Allah sediakan adzab yang menghinakan bagi mereka.” (QS Al-Ahzab (33): 57)

Yogyakarta, 10 Rabiul Awwal 1441/ 27 Oktober 2020

Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin

Irfan S. Awwas
Ketua

M. Shabbarin Syakur
Sekretaris

Menyetujui :

Al-Ustadz Muhammad Thalib
Amir Majelis Mujahidin

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Seni Bersikap Bodo Amat, Seni Menghadapi Hidup dengan Pikiran Jernih

Kamis, 26 Nov 2020 21:10

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Inilah 3 Langkah Mendidik Anak Cinta Ulama

Kamis, 26 Nov 2020 20:54

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Turki: Resolusi Prancis Agar Mengakui Nagorno-Karabakh Wilayah Merdeka Bias dan Tidak Realistis

Kamis, 26 Nov 2020 20:45

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Sepuluh Santri Dewan Da’wah Ikuti Wisuda Santri Tahfidz Muamalat

Kamis, 26 Nov 2020 20:33

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Ketika TNI Menjadi Pamong Praja

Kamis, 26 Nov 2020 19:00

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Panglima TNI dan Kapolri Kedepan Diharapkan Berasal dari Santri atau Hafiz Qur'an

Kamis, 26 Nov 2020 18:56

Teror Mendagri

Teror Mendagri

Kamis, 26 Nov 2020 18:43

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Turki Jatuhi Vonis Penjara Seumur Hidup Kepada Hampir 500 Tersangka Pelaku Kudeta 2016

Kamis, 26 Nov 2020 18:00

Kiai Didin: Tugas Ulama Kawal Arah Bangsa

Kiai Didin: Tugas Ulama Kawal Arah Bangsa

Kamis, 26 Nov 2020 17:53

Rusia Klaim Gagalkan Rencana Serangan Islamic State di Moskow

Rusia Klaim Gagalkan Rencana Serangan Islamic State di Moskow

Kamis, 26 Nov 2020 17:15

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Berikut Nama-nama yang Muncul

Ketua Umum Baru MUI Dipilih Malam Ini, Berikut Nama-nama yang Muncul

Kamis, 26 Nov 2020 16:09

HTS Bebaskan Pekerja Bantuan Inggris Touqir Sharif Setelah 3 Bulan Lebih Penahanan

HTS Bebaskan Pekerja Bantuan Inggris Touqir Sharif Setelah 3 Bulan Lebih Penahanan

Kamis, 26 Nov 2020 13:25

Presiden: Pemerintah Dukung Ikhtiar Dakwah dan Kiprah MUI

Presiden: Pemerintah Dukung Ikhtiar Dakwah dan Kiprah MUI

Kamis, 26 Nov 2020 08:10

Harta, Tahta, Oppa

Harta, Tahta, Oppa

Kamis, 26 Nov 2020 06:37

75 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Punya UU Khusus Minol

75 Tahun Merdeka, Indonesia Belum Punya UU Khusus Minol

Kamis, 26 Nov 2020 05:29

Singapura Deportasi 15 Warga Bangladesh Karena Postingan Anti-Prancis

Singapura Deportasi 15 Warga Bangladesh Karena Postingan Anti-Prancis

Rabu, 25 Nov 2020 22:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X