Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.365 views

Allah, di Atas Segalanya (Berkaca dari Kasus 'Paksaan' Berjilbab)

 

Oleh: Tita Rahayu Sulaeman

Seorang siswi kelas sepuluh di SMAN 1 Banguntapan mengadu karena merasa dipaksa memakai jilbab oleh guru BK di tempat ia sekolah. Ia mengurung diri di tioilet sekolah selama kurang lebih satu jam sesaat setelah pemaksaan tersebut. Sampai saat ini ia masih depresi dan mengurung diri di rumahnya. Yuliani, selaku pendamping siswi tersebut mengatakan bahwa anak tersebut belum mau memakai jilbab. Orang tuanya sudah membelikan hijab namun ia belum mau memakainya. Menurutnya, itu tidak mengapa, Hak asasi manusia. Untuk menelusuri kasus ini, Ombudsman RI (ORI) berencana akan melakukan pemanggilan terhadap dua guru BK, wali kelas dan guru agama. Menurut ORI perwakilan DIY Budhi Masturi, jika terbukti ada pemaksaan maka akan diterapkan pasal perundungan (detik.com 29/07/2022).

Akibat Sekulerisme dan HAM

Sungguh ironis. Sekolah yang sedang menjalankan perannya mendidik anak-anak agar menjadi hamba Allah yang taat justru harus berhadapan dengan hukum atas tuduhan perundungan. Perintah Allah untuk berjilbab diabaikan karena hati yang belum siap. Dia memilih untuk tidak taat dianggap sebagai hak asasi manusia, padahal ia seorang Muslimah.

Sejatinya seorang Muslim itu sudah selayaknya taat terhadap ajaran agamanya, baik di lingkungan rumah, sekolah atau dimana pun termasuk dalam urusan pakaian. Inilah yang terjadi ketika syariat Islam disingkirkan dari kehidupan (sekulerisme) dan hukum-hukum manusia diberlakukan. Yang benar menurut Allah, dinilai salah oleh manusia ketika tak sejalan dengan hawa nafsunya.

Orang tua dan sekolah memiliki peranan penting dalam mendidik anak-anaknya menjadi hamba yang taat terhadap Rabb-nya. Pembiasaan terhadap pelaksanaan syariat hanyalah salah satu cara yang bisa dilakukan oleh orang tua dan sekolah dalam mendidik anak-anaknya agar taat terhadap syariat. Tindakan pemaksaan sejatinya memang bisa dilakukan agar manusia taat pada aturan. Terlebih ini adalah aturan Allah tentang berpakaian bagi Muslimah. Orang-orang terbiasa dipaksa memakai helm demi keselamatannya di jalan raya. Lalu mengapa seorang Muslimah tidak boleh dipaksa memakai jilbab demi keselamatannya di akhirat?

HAM hanyalah produk dari kaum liberal yang ‘dijual’ pada orang-orang muslim yang ingin melepaskan diri dari syariat Islam yang wajib ditaatinya. Umat Islam tidak boleh tergiur oleh kebebasan yang menjerumuskannya pada kemaksiatan. Apalah artinya kebebasan hidup di dunia, karena pada akhirnya kita akan Kembali pada Allah yang telah menciptakan manusia. Bukankah setiap muslim ingin Kembali pada tempat terbaik di sisi-Nya ? Maka sudah sepatutnya, manusia meletakan Allah di atas segalanya. Di Atas perasaan juga akalnya.

Berjilbab Kewajiban, Bukan Pilihan

Bagi seorang Muslimah, memakai jilbab adalah kewajiban, bukan pilihan. Sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an,

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-ahzab ayat 59)

Dalam ayat-Nya Allah katakan bahwa memakai jilbab adalah supaya mereka (kaum Muslimah) tidak diganggu. Ini adalah bentuk kecintaan Allah pada hamba-Nya. Semestinya tidak ada perasaan depresi atau tertekan ketika seorang muslimah memakai jilbab. Justru semestinya, seorang muslimah menyambut perintah ini dengan perasaan bahagia karena telah berada dalam penjagaan-Nya melalui pemakaian jilbab.

Bila hati merasa belum siap terhadap perintah ini, tetaplah tunaikan kewajiban sebagai seorang Muslimah. Sambil menumbuhkan Kembali kecintaan terhadap Allah SWT. Menumbuhkan kecintaan pada Allah ialah dengan ilmu. Sehingga mengenal sifat-sifat Allah SWT terhadap hamba-Nya. Jika telah tumbuh kecintaan yang terhadap Allah, ia akan meletakan Allah di atas segalanya. Ia akan berupaya menjalankan setiap syariat untuk Allah yang ia cintai. Segala upaya dalam ketaatan dilakukan tiada lain untuk meraih ridho Allah SWT. Wallahu’alam bishawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X