Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.231 views

Generasi Sandwich Terbelit di Sistem yang Pelit

 

Oleh: Diana Rahayu

Hangat perbincangan soal generasi sandwich seolah memancing banyak pakar untuk berlomba memberi solusi. Rata-rata solusi yang ditawarkan adalah mengelola finansial agar lebih mapan dan stabil. Pengelolaan keuangan dengan perencanaan pemasukan serta kemungkinan tambahan dari pos lain. Serta pengaturan pengeluaran secara bijak, diharapkan mampu memenuhi semua tuntutan kebutuhan dari “jepitan atas dan bawah” bisa diselesaikan.

Disamping itu disarankan juga mengelola psikologis dengan berbagai tips. Mulai dari melakukan bonding dengan keluarga, melakukan me time, hingga men-sugesti diri untuk berfikir positif. Bonding dengan keluarga agar ada sandaran saat lelah, berbagi tugas saat berat dan meminta bantuan saat tak lagi sanggup menanggung beban psikologis. Pun memastikan diri bisa mengistirahatkan hati dan pikiran dengan me time sehingga beratnya tekanan bisa diurai dengan suasana indah dan bahagia saat memanjakan diri. Dan ujung dari penerimaan beban himpitan dipaksa dengan men-sugesti diri dengan  positif thinking.

Jika melihat pengenalan istilah yang telah muncul sejak tahun 1981 oleh Dorothy Miller dan Elaine Brody, sampai dengan tahun 2021 masalah generasi sandwich telah bergulir selama  40 tahun. Itu berarti waktu bergulirnya penyelesaiannya pun telah terentang seumur generasi sandwich itu sendiri. Yaitu generasi "terjepit" yang berusia 40-an, 50-an, atau 60-an yang diapit di antara orang tua yang menua, anak-anak dan cucu-cucu dewasa. Atau mereka yang berusia 20-an, 30-an dan 40-an, dengan anak kecil, orang tua dan kakek-nenek yang lanjut usia. Generasi ini bertanggung jawab merawat orang tua dan anak-anak mereka pada saat yang sama. (Wikipedia)

Panjangnya rentang waktu dari pengenalan istilah generasi sandwich hingga kini menjadi viral, menunjukkan bahwa sebenarnya ancaman tekanan beban pada generasi ini belumlah tuntas terselesaikan. Dari sekian banyak solusi dan tips yang ditawarkan seolah belum mampu menjawab dan menguatkan pijakan generasi sandwich, untuk bertahan dalam jepitan menjalankan semua fungsi tugas pemenuhan kebutuhan. Lantas apakah solusi yang ditawarkan memang tak kapabel menjawab masalah mereka? Ataukah ada hal lain yang menjerat kehidupan generasi ini hingga tak mampu bangkit?

Bicara solusi pengelolaan finansial yang ditawarkan untuk generasi sandwich, seolah menuju jalan buntu di kehidupan perekonomian yang sedang tergoncang krisis akibat pandemi. Jauh sebelum pandemi ada pun, fluktuasi perekonomian kapitalistik yang berbasis ribawi ibarat roller coaster yang sering terjun bebas akibat rapuhnya sistem ini. Sistem ekonomi yang dibajak oleh para kapital pemilik modal dengan menekan rakyat untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya, hanyalah menyisakan masalah kesenjangan ekonomi yang makin lebar. Hingga perencanaan untuk mendapat pemasukan ekonomi yang lebih untuk mencukupi “kebutuhan dari 2 himpitan”, sangat sulit diraih di sistem ekonomi kapitalis ini.

Pengelolaan pengeluaran pun begitu sulit dikendalikan. Hal-hal pokok kebutuhan rumah tangga, biaya sekolah, biaya kesehatan, biaya transportasi dan lain-lain, begitu tinggi dan tak tergapai oleh sebagian besar masyarakat terutama generasi sandwich. Tak hadirnya negara dalam memberikan pemenuhan hak-hak dasar mereka dan hanya berfungsi sebagai regulator, membuat komplit kesengsaraan dan tekanan ekonomi bagi masyarakat.

Himpitan tekanan ekonomi yang berat di sistem kapitalistik, akan berimbas pada beban psikologis. Andai bonding keluarga telah terjalin, jalinan yang ada adalah jalinan antar orang yang tertekan. Jalinan ini tentunya tak akan berujung karena masing-masing membutuhkan sandaran dan bantuan. Me time pun menjadi sebatas angan-angan di tengah harus bergelutnya generasi ini memenuhi kebutuhan perut keluarga. Hingga ujung upaya untuk tegar men-sugesti diri dengan berfikir positif akan berakhir sia-sia.

Sungguh semakin lengkap tekanan yang tercipta akibat sistem kapitalis yang tengah mengepung generasi sandwich ini karena lahir dari rahim ideologi sekuler. Ideologi yang melepas agama dari kehidupan serta mengabaikan keimanan pada keseharian inilah, yang akan terus menjerat generasi sandwich dalam kepelikan tekanan. Betapapun banyak solusi dan tips yang disuguhkan, pelitnya sistem ekonomi kapitalis akan terus membelit generasi sandwich dalam kerumitan masalah.

Maka tak ada jalan lain untuk membuka belitan masalah generasi sandwich dan seluruh generasi umat, kecuali dengan melepas sistem pelit sekuler kapitalis. Menggantikannya dengan sistem terbaik yang jauh dari sifat pelit. Sistem yang mengurus seluruh kebutuhan rakyatnya dengan kebaikan dan menumbuhkan sikap optimis karena keimanan yang sempurna terhadap Rabb-nya. Wallahu’alam bishowwab. (rf/voa-islam)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Kamis, 29 Sep 2022 15:18

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Kamis, 29 Sep 2022 15:00

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Kamis, 29 Sep 2022 09:21

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Kamis, 29 Sep 2022 09:10

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Rabu, 28 Sep 2022 21:50

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Rabu, 28 Sep 2022 21:25

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Rabu, 28 Sep 2022 20:49

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Rabu, 28 Sep 2022 20:17

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Rabu, 28 Sep 2022 17:47


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 30/09/2022 13:05

Jahatkah Jokowi?