Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.986 views

Mengajari Anak Berpikir Benar, Apakah Itu?

 

Oleh: Najah Ummu Salamah

 

Hari ini sangat sering kita mendapati video ataupun konten-konten yang menggambarkan pergaulan bebas anak-anak usia SD dan SMP di sosial media. Bahkan tidak sungkan mereka yang masih bau kencur tersebut beradegan layaknya suami istri yang mesra dalam berbagai aplikasi yang disajikan smartphone. Mulai dari adegan bergandengan tangan, pelukan, ciuman dan sebagainya.

Tak jarang komentar netizen malah seakan memberikan apresiasi positif dengan kalimat, "Si kecil sudah mulai aktif ya Bun."

Sebuah fenomena yang membuat sebagian orangtua takut dengan masa depan generasi bangsa ini. 

Apa yang bisa diharapkan dari anak-anak yang bucin seperti itu? Padahal seharusnya usia SD dan SMP adalah masa-masa belajar dan menggali potensi diri, bukan malah sibuk mengumbar nafsu birahi. Parahnya lagi, apa yang mereka lakukan justru seakan-akan dibenarkan oleh netizen.

Jadilah mereka semakin sulit membedakan mana perilaku yang benar dan salah. Bagi mereka yang terpenting adalah eksistensi diri.

Oleh karena itu sangat penting bagi orangtua membangun sikap berpikir yang benar pada generasi. Bukan hanya sebatas berpikir logis. Apakah berpikir yang benar itu?

Membiasakan Berpikir Benar pada Anak

Dalam pandangan Islam, pendidikan anak terbagi menjadi dua bagian secara garis besar sebelum dia baligh. 

Pertama, masa hadhanah. Yaitu masa-masa penyusunan bayi hingga si anak mampu memilki kemandirian dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Misal bisa makan sendiri, pakai baju sendiri, ke kamar mandi sendiri dan sebagainya.

Kedua, masa pra baligh. Yaitu masa anak mulai bisa membedakan tangan kanan dan kiri atau masa mumayyis. 

Nah pada masa inilah orangtua harus membimbing anaknya untuk terbiasa berpikir logis. Sebab dan akibat harus sering disampaikan. Misal jika tidak rajin sikat gigi, maka kuman akan bersarang di gigi dan merusak gigi. Hal itu membuat gigi sakit.

Masa ini berlangsung sekitar usia tujuh hingga dia baligh. Oleh karena itu Rosulullah SAW mengharuskan orangtua mengajari anak sholat lima waktu serta dipisahkan tempat tidurnya.

Dari Amr Bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Perintahkan anak-anakmu melaksanakan sholat sedang mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena tinggal sholat sedang mereka berusia 10 tahun dan pisahkan antara mereka di tempat tidurnya."

Pada tahapan ini pula, orangtua terus membimbing anak untuk kebiasaan baik dan memberikan pemahaman yang benar.

Misalnya penanaman Aqidah, membiasakan anak beramal karena Allah SWT, meyakinkan anak bahwa Malaikat senantiasa melihat perbuatan kita dan bahwa ada balasan syurga dan neraka bagi setiap amal di dunia.

Penting juga menambah tsaqofah anak dengan mengajari beberapa hukum fiqih. Misalnya tentang fikih pergaulan. Mana itu batasan aurot, keharaman pacaran dan sebagainya. Jangan lupa membiasakan berbagai adab dalam kehidupan sehari-har, seperti adab makan-minum, tidur, belajar, ke kamar mandi, bahkan masuk kamar orangtua dan sebagainya.

Orang tua harus terus membimbing dalam meluruskan kecenderungan sikap dan sifat yang salah pada anak, dengan membiasakan dan memahamkan tentang aqidah dan hukum-hukum Islam. Maka dari sini, anak akan dapat berpikir benar, bukan hanya sekadar berpikir logis saja. 

Jadi, berpikir benar ini adalah saat pada diri anak telah menancap standar benar dan salah yang disandarkan kepada Islam saja, bukan yang lain.

Sehingga tidak akan kita jumpai anak-anak yang sudah matang secara biologis namun masih belum bisa berpikir logis apalagi benar. Bila sudah diajari berpikir benar, maka tidak akan lagi kita jumpai anak-anak yang sudah baligh tapi masih belum mandiri untuk urusan makan, tidur masih minta ditemani orangtua, masih belum memiliki tanggung jawab kebersihan dirinya sendiri dan sebagainya.

Itulah mengapa kedewasaan seseorang tidaklah bergantung pada usia. Namun sejauh apa tingkat berpikirnya. Tingkat berpikir seseorang inilah yang sangat menentukan cara dia mengatasi permasalahan yang akan dia hadapi di masa yang akan datang.

Sebagai contoh di masa Baginda Nabi Muhammad SAW. Banyak diantara para sahabat yang memiliki taraf berpikir benar meski usia mereka belasan tahun. Beberapa diantaranya adalah Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Mas'ud, Anas Bin Malik dan sebagainya. Mereka adalah sosok-sosok generasi yang terlahir dari arahan dan bimbingan yang benar. Terutama ada peran utama keluarga yang didukung oleh peradaban Islam Kaffah.

Sehingga saat ini hanya keluarga benteng terakhir pelindung generasi. Orangtua harus istiqomah membiasakan dan membimbing anak-anak dengan aqidah dan hukum-hukum Islam. Ini semua demi lahirnya generasi berkepribadian Islam yang mampu berpikir benar dan cemerlang demi kebangkitan peradaban Islam yang gemilang. Wallahu a'lam bi ash-showab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

PAN Minta KPK Pertahankan Novel Baswedan Cs

Jum'at, 14 May 2021 10:19

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

AHY Kecam Tindakan Anarkis Pasukan Bersenjata Israel di Masjid Al-Aqsa

Jum'at, 14 May 2021 10:07

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Santap Hidangan Lebaran, Perhatikan Titik Kritis Kehalalannya

Jum'at, 14 May 2021 09:50

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Pesan Haedar Nashir di Hari Raya Idul Fitri

Jum'at, 14 May 2021 09:34

Mudik Ala-Ala

Mudik Ala-Ala

Jum'at, 14 May 2021 09:27

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Makin Kalap Israel, Makin Hancur Lobinya di Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 09:11

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Dewan Da'wah Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Hentikan Agresi Militer Israel ke Palestina

Jum'at, 14 May 2021 09:07

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Tangani Pandemi, Muhammadiyah Rogoh Kocek Rp346 Milyar untuk 31,9 Juta Masyarakat Indonesia

Jum'at, 14 May 2021 08:53

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Sikapi Kudeta Myanmar, BKSAP dan Parlemen Uni Eropa Gelar Diskusi Daring

Jum'at, 14 May 2021 08:46

Al Aqsha Needs Us!

Al Aqsha Needs Us!

Jum'at, 14 May 2021 08:29

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Wakil Pemimpin Hamas Sebut Kelompoknya Belum Gunakan 'Aset Utama' Untuk Melawan Agresi Israel

Kamis, 13 May 2021 18:15

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Jet Tempur Israel Bom Kantor Kelompok Bantuan Kemanusiaan Turki Di Gaza

Kamis, 13 May 2021 17:45

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Polisi Prancis Bubarkan Demonstrasi Untuk Mendukung Palestina Di Paris

Kamis, 13 May 2021 17:21

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Euforia Ramadhan vs Lebaran

Kamis, 13 May 2021 10:19

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Jadi Panitia Zakat Fitrah, PD PII Kabupaten Bekasi Dapat Apresiasi

Kamis, 13 May 2021 10:09

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32


MUI

Must Read!
X