Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.365 views

Lakukan 3 Tips Ini saat BPJS Menjerat Leher Rakyat

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

Masyarakat sedang pusing saat ini tak terkecuali para ibu se-Indonesia raya. Apa pasal? Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan naik 100 persen pada Januari 2020 mendatang. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta masyarakat memahami rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Sebagaimana dilansir CNN Indonesia, menurut Moeldoko masyarakat perlu memahami bahwa sehat itu mahal dan perlu perjuangan.

Sehat itu memang mahal, jika tidak dikelola negara. Di sistem kapitalistik seperti sekarang semua harus bayar. Buang air kecil pun bayar. Apalagi kesehatan yang menggunakan alat-alat canggih, pasti butuh biaya yang sangat besar. Namun tugas para pejabat adalah menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau oleh rakyat, bukan justru membenarkan bahwa sehat itu mahal sehingga iuran BPJS naik.

Pernyataan ini tak memiliki sensitivitas terhadap kondisi rakyat. Saat ini rakyat tengah menjerit akibat sulitnya perekonomian. Jika ditambah dengan kenaikan BPJS, beban hidup rakyat akan makin berat. Oleh karena itu, sebagai ibu rumah tangga yang memiliki tanggung jawab mengelola keuangan keluarga, harus punya jurus gitu dalam mengantisipasi hal ini.

Sesungguhnya, sehat bisa murah jika kita mengikuti cara Islam. Berikut tiga jurus sehat anti-mahal ala Islam yang praktis diterapkan sehari-hari:

1. Gaya hidup sehat individu.

Islam mengajarkan gaya hidup sehat. Diantaranya adalah terkait makanan. Sebagian besar penyakit berasal dari buruknya pola makan. Rasulullah SAW mengajarkan untuk makan sesudah lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, mengkonsumsi makanan yang thayib (sehat bergizi) dan membagi perut menjadi tiga bagian. Rasul SAW bersabda: 'Tidaklah anak Adam mengisi penuh suatu wadah yang lebih jelek dari perutnya, cukuplah bagi mereka itu beberapa suap makan yang dapat menegakkan punggungnya, maka seharusnya baginya sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, sepertiga untuk dirinya atau udara.'" (HR. Al-Baihaqi)

Selain pola makan, Islam juga mengajarkan pola hidup yang sehat. Diantaranya adalah melakukan ibadah puasa di waktu tertentu, bersiwak untuk menjaga kesehatan mulut, olahraga untuk kebugaran tubuh, tidur awal dan bangun di akhir malam untuk qiyamullail serta istirahat yang cukup. Pola makan dan pola hidup yang sehat ini merupakan tindakan preventif untuk mencegah penyakit. Sayangnya tindakan preventif ini jarang dilakukan. Masyarakat modern identik dengan junkfood, makan terburu-buru, kurang gerak dan terpapar aneka zat berbahaya seperti pemanis, pewarna, pengawet, pemutih, perisa dan lain-lain. Padahal jika tindakan preventif ini dilakukan, sehat akan lebih murah.

2. Masyarakat Sadar Kesehatan.

Masyarakat harus punya kesadaran untuk mewujudkan lingkungan yang sehat. Penduduk Madinah di masa Rasulullah SAW adalah masyarakat yang sehat. Saat itu, ada seorang tabib yang dikirim dari Mesir ke Madinah. Namun, tabib ini pulang lagi ke Mesir karena selama 8 bulan ia bertugas di Madinah tak ada satupun orang sakit yang datang untuk berobat ke tempat prakteknya. Sedangkan di Mesir, jasanya lebih dibutuhkan.

Ketaatan komunal terhadap syariat Islam akan mewujudkan masyarakat yang sehat. Syariat Islam mengajarkan untuk menjaga kebersihan dan kesucian, tidak boleh mengotori saluran air, tidak boleh membangun rumah terlalu tinggi sehingga menghalangi tetangga untuk mendapatkan sinar matahari, tidak menebang pohon sembarangan, tidak melakukan jual beli makanan dan minuman haram semisal khamr dan lain-lain. Jika syariat Islam diamalkan secara kaffah, masyarakat akan menjadi sehat dan tak mudah sakit. Hal ini akan mengurangi biaya berobat.

3. Layanan Kesehatan oleh Negara.

Selain aspek preventif (pencegahan), aspek kuratif (pengobatan) juga perlu diperhatikan. Kadangkala sakit tidak disebabkan oleh gaya hidup, tapi ada faktor lain. Misalnya patah tulang dan luka karena kecelakaan, bencana alam, wabah penyakit, alergi, dan lain-lain. Perawatan terhadap ibu hamil, melahirkan dan vaksinasi pada balita juga membutuhkan layanan kesehatan.

Islam memposisikan kesehatan sebagai kebutuhan pokok sebagaimana sandang, pangan, papan, pendidikan dan keamanan. Bedanya, sandang pangan dan papan adalah kebutuhan pokok yang pemenuhannya oleh individu dengan cara bekerja. Sedangkan kesehatan, pendidikan dan keamanan adalah kebutuhan pokok yang pemenuhannya oleh negara karena tidak mungkin individu memenuhinya sendiri.

Rasulullah SAW memberi teladan bahwa beliau sebagai kepala negara Madinah menyediakan layanan kesehatan secara gratis kepada rakyat Madinah. Rasulullah SAW pernah mendapat hadiah tabib dari Raja Muqauqis Mesir dan beliau menjadikan tabib tersebut melayani seluruh rakyat yang membutuhkan secara gratis.

Pada masa Rasul SAW, delapan orang dari Urainah datang ke Madinah menyatakan keislaman mereka. Lalu mereka menderita sakit gangguan limpa.  Nabi SAW kemudian memerintahkan mereka dirawat di tempat perawatan, yaitu kawasan penggembalaan ternak milik Baitul Mal di Dzi Jidr arah Quba’, tidak jauh dari unta-unta Baitul Mal yang digembalakan di sana.  Mereka meminum susunya dan berada di tempat itu hingga sehat dan pulih tanpa dipungut bayaran.

Saat ini alat dan sarana prasarana kesehatan demikian canggih dan berbiaya mahal. Menilik pada teladan Rasul SAW, negara harus hadir untuk menyediakan layanan kesehatan bagi rakyat secara gratis. Mulai dari penyediaan rumah sakit, dokter, perawat, paramedis, alat kesehatan, laboratorium, obat, pabrik farmasi, pengolahan limbah medis, pendidikan tenaga kesehatan hingga penelitian dan pengembangan

Dalam sistem Islam, kesehatan merupakan salah satu bidang di bawah divisi pelayanan masyarakat (Mashalih an-Nas). Pembiayaan rumah sakit seluruhnya ditanggung oleh negara.  Dananya diambil dari Baitul Maal yakni : Pertama, dari harta zakat, sebab fakir atau miskin (orang tak mampu) berhak mendapat zakat. Kedua, dari harta milik negara baik fai’, ghanimah, jizyah, ‘usyur, kharaj, khumus rikaz, harta ghulul pejabat dan aparat, dsb. Ketiga, dari harta milik umum seperti hutan, kekayaan alam dan barang tambang, dsb. Jika semua itu belum cukup, barulah negara boleh memungut pajak (dharibah) hanya dari laki-laki muslim dewasa yang kaya.

Para pemimpin Islam pasca wafatnya Rasulullah SAW juga menjalankan tiga jurus sehat anti-mahal ni. Khalifah Umar bin al-Khaththab, menetapkan pembiayaan bagi para penderita lepra di Syam dari Baitul Mal.  Khalifah al-Walid bin Abdul Malik dari Bani Umayyah membangun rumah sakit bagi pengobatan para penderita leprosia dan lepra serta kebutaan.  Para dokter dan perawat yang merawat mereka digaji dari Baitul Mal.  Bani Thulan di Mesir membangun tempat dan lemari minuman yang di dalamnya disediakan obat-obatan dan berbagai minuman.  Di tempat itu ditunjuk dokter untuk melayani pengobatan.

Will Durant dalam The Story of Civilization menyatakan, “Islam telah menjamin seluruh dunia dalam menyiapkan berbagai rumah sakit yang layak sekaligus memenuhi keperluannya.  Contohnya, Bimaristan yang dibangun oleh Nuruddin di Damaskus tahun 1160 telah bertahan selama tiga abad dalam merawat orang-orang sakit tanpa bayaran dan menyediakan obat-obatan gratis.  Para sejarahwan berkata bahwa cahayanya tetap bersinar tidak pernah padam selama 267 tahun.”  

Demikianlah tiga jurus Islam dalam hal kesehatan. Sehat tidak akan mahal. Bisa murah dan bahkan gratis. Masyarakat menjadi sehat dan bisa menjalankan tugasnya sebagai hamba Allah SWT secara optimal. Wallahu a'lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

*)Pengasuh Majelis Taklim Mar'atus Solihah Sidoarjo

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
DSKS Desak Kepolisian Usut Motif Pembunuhan Ketua MUI Labura

DSKS Desak Kepolisian Usut Motif Pembunuhan Ketua MUI Labura

Kamis, 29 Jul 2021 22:19

Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Kamis, 29 Jul 2021 21:42

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Kamis, 29 Jul 2021 21:10

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Kamis, 29 Jul 2021 21:00

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Kamis, 29 Jul 2021 19:35

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

Kamis, 29 Jul 2021 19:06

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Kamis, 29 Jul 2021 18:35

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36


MUI

Must Read!
X