Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.668 views

Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera?

Oleh:

Ifa Mufida, Praktisi Kesehatan dan Pemerhati Masalah Sosial

 

KELUARGA adalah ujung tombak pencetak generasi pengisi peradaban.  Selain itu, keluarga adalah institusi terakhir yang diharapkan menjadi benteng bagi setiap anggota keluarga dari kerusakan moral yang ada di masyarakat. Dalam membangun keluarga, pastinya membutuhkan perencanaan agar tujuan mulia keluarga bisa terwujud. Saat ini, program Keluarga Berencana (KB) telah menjadi program unggulan demi mewujudkan kesejahteraan keluarga. Pertanyaannya, benarkah demikian?

Tema "Hari Keluarga, Hari Kita Semua" dan slogan " Cinta Keluarga, Cinta Terencana" telah terpilih menjadi tema dan slogan yang diusung tahun ini dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) pada tanggal 29 Juni. Peringatan Harganas kali ini dilaksanakan di Kalsel dengan menghadirkan tamu dari 33 propinsi dengan puncak seremoni pada tanggal 3 sampai 6 Juli.

Dalam web BKKBN (keluargaindonesia.id), dijelaskan bahwa tanggal 29 Juni dinyatakan sebagai tanggal dimulainya Gerakan KB Nasional. Kemudian, hari itu dinyatakan sebagai hari kebangkitan keluarga Indonesia. Artinya, Harganas adalah tindak lanjut program KB yang tidak lain adalah upaya pembatasan angka kelahiran. Hal ini ditegaskan kembali oleh Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) jelang peringatan Harganas ke 26 ini.

"Ingat bumi kita ini stagnan, dia tidak berubah, tidak akan bertambah luas. Tanah yang ada dimanfaatkan oleh warga bumi dan semakin berkurang karena populasi manusia yang selalu bertambah. Salah satu upaya untuk meminimalkannya, dengan melaksanakan program Keluarga Berencana," Demikian keterangan gubernur Kalsel dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (4/2).

Dari pernyataan beliau, dapat ditarik sebuah premi bahwa sumber daya alam yang ada di bumi dianggap terbatas. Sedang pertambahan penduduk jika tidak ditekan berakibat tidak akan terpenuhi kebutuhan hidupnya, atau dengan kata lain tidak sejahtera. Pada faktanya sebagian besar kekayaan di bumi ini, justru dikuasai hanya oleh segelintir orang. Inilah ketimpangan yang terjadi, tidak meratanya pemanfaatan sumber daya alam menjadikan sebagian besar penduduk dunia berada di dalam ketidaksejahteraan.

Bermodal fakta banyaknya keluarga yang tidak sejahtera, sistem kapitalis justru menyodorkan pembatasan kelahiran sebagai solusi andalan. Tak sebatas dipromosikan bahkan cenderung dipaksakan. Hingga akhirnya, solusi ini tampak logis untuk diterima. Bahwa masalah ekonomi itu muncul akibat kelangkaan yang disebabkan ketidakseimbangan laju pertambahan manusia dan alat pemuas kebutuhannya. Karenanya pertumbuhan manusia harus dihambat sedemikian rupa, program KB-lah realisasinya.

Solusi lain yang ditawarkan adalah mendorong peningkatan produksi barang dan jasa agar bisa memenuhi kebutuhan manusia. Dan berdasarkan prinsip ekonomi maka agar produksi bisa tercapai dengan modal yang paling rendah adalah dengan memanfaatkan tenaga perempuan yang sejatinya dikenal sebagai pekerja murah. Maka dengan segala iming-iming yang cantik perempuan terus didorong untuk bisa memenuhi market produksi dengan promo kesetaraan gender. Inilah lingkaran setan yang dibuat sistem global saat ini untuk menekan penambahan penduduk dengan mengatasnamakan keluarga berencana, untuk meraih kesejahteraan.

Jika kita mau mengamati lebih  dalam faktanya justru tidak demikian. Dengan semakin banyaknya perempuan yang bekerja untuk mendorong roda perekonomian, justru melahirkan masalah baru yang tak ada habisnya. Bagaimana kita melihat banyak sekali anak yang tidak terurus bahkan tidak mendapatkan didikan yang optimal sehingga kerusakan remaja begitu luar biasa merebak. Angka perceraian juga sangat besar akibat jargon yang mengatasnamakan emansipasi hingga perempuan melupakan batas-batas hak dan kewajiban nya di dalam keluarga.

Dari sini bisa saya katakan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak akan terwujud dengan adanya program KB ataupun program emansipasi wanita. Justru ini menimbulkan banyak permasalahan baru yang merusak tatanan masyarakat. Sebaliknya, kita harusnya bisa memetik bahwa adanya kesejahteraan yang tidak merata jutru karena penerapan sistem kapitalisme-sekuler yang memfasilitasi orang-orang yang rakus dan membenci Islam.

Adapun Islam, sejak 14 abad silam pun telah memiliki perencanaan dalam membangun keluarga. Bahkan, dimulai sejak pencarian pasangan hingga masa depan keluarga di dunia ini. Sebagaimana firman Allah dalam surah Ath-Tahrim ayat 6, “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu."

Namun, syariat Islam justru menganjurkan untuk mengawali perencanaan sebuah keluarga dengan memilih calon pasangan yang subur. Sebab, kelak Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam akan membanggakan jumlah umatnya di sisi Rabb-Nya (HR. An-Nasa'i). Sebab, Islam memandang masalah kesejahteraan keluarga sama sekali tidak ada hubungannya dengan banyak dan sedikitnya jumlah anak. Sesuai firman Allah, “Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya” (TQS. Huud: 6).

Dalam Islam, kemiskinan tidak disebabkan oleh kelangkaan melainkan akibat distribusi kekayaan yang tidak berjalan. Menumpuk pada segelintir orang. Fakta ini tak dapat diingkari. Liputan6.com tahun 2018 pernah merilis sebuah artikel yang memperkirakan tahun 2030 nanti, satu persen orang terkaya di dunia akan menguasai 64% kekayaan dunia.

Maka saat terjadi masalah ekonomi pada keluarga (tidak sejahtera), Islam tidak menyelesaikan dengan mengurangi kelahiran. Selain juga, tidak menyerahkan penyelesaiannya pada keluarga semata. Apalagi sampai memberdayakan perempuan. Masalah ekonomi dibebankan pada laki-laki sebagai kepala keluarga dan kepada penguasa sebagai kepala negara.

Negara akan membuka lapangan kerja dan usaha untuk para laki-laki. Juga, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kelancaran setiap usaha warga negaranya. Maka di dalam Islam, laki-laki yang wajib bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sedang wanita, boleh berkiprah di dalam masyarakat dengan tanpa melupakan tugas utama di dalam rumah dan bukan mengatasnamakan tujuan ekonomi.

Syariat Islam juga akan mengembalikan pengelolaan sumber daya alam untuk kepentingan masyarakat semua, dan tidak boleh dikuasi oleh segelintir orang saja. Sebagaimana hadist nabi, "Kaum Muslim berserikat dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api" (HR. Abu Dawud dan Ahmad).

Demikianlah gambaran singkat bagaimana Islam mensejahterakan keluarga. Dalam catatan sejarah, peradaban Islam juga melahirkan pada ilmuwan muslim tangguh yang lahir dari keluarga muslim. Hanya saja, keluarga berencana versi Islam ini hanya akan terwujud dengan penerapan syariat Islam secara totalitas. Wallahu A'lam bi shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Selasa, 15 Oct 2019 21:35

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 21:25

"Bagiku Ini adalah Teguran, Karena Menunda Salat!"

Selasa, 15 Oct 2019 19:55

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 18:00

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Selasa, 15 Oct 2019 17:50

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Selasa, 15 Oct 2019 16:45

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X