Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.133 views

Nyawa Taruhannya, Harga Mati untuk Demokrasi?

Oleh: Ummu Haaris*

Beberapa hari ini perasaan mencekam dan duka menyelimuti bangsa kita tercinta. Betapa tidak, pesta demokrasi aka Pemilu tahun ini banyak menyisakan beribu pilu bagi anak bangsa. Dilansir dari media detik.com, sudah 8 jiwa melayang dan ratusan luka luka akibat aksi 22 Mei kemarin. Belum lagi korban 'kelelahan' sebagai KPPS sudah menyentuh angka 700an jiwa. Jangan tanya berapa rupiah yang sudah dikeluarkan untuk perhelatan besar ini. Sungguh pemilu menagih biaya besar dalam selebrasinya. Lebih dari itu, tahun ini menagih banyak nyawa sebagai harganya. Dan bola panas ini masih bergulir dan bertambah liar jika tidak disikapi dengan benar.

Lantas siapa yang berhak kita kalungi tanda sebagai biang masalah? Apakah gerakan Islam yang digadang-gadang ingin meng-suriah-kan bangsa kita tercinta? Ataukah pihak yang merasa dirugikan namun menepuh jalan yang salah yang menyebabkan konflik dan aksi anarkis? Atau karena adanya kecurangan yang terakumulasi seperti analisa di media massa hari ini? Jadi mana yang benar? Nampaknya kita butuh duduk untuk mampu sama-sama mengurai siapa yang berhak dikalungi predikat penyebab masalah ini.

Wahai sahabat, mari kita lihat sejarah umat manusia yang katanya selalu berulang untuk kita jadikan pelajaran. Negeri kita SDA-nya melimpah ruah dan SDM berada di fase puncak demografis, selain sebagai negeri yang sangat strategis juga. Negeri dengan penganut agama Islam yang cukup banyak ini tentunya cukup menjadi sorotan di mata dunia. Setiap hati yang dipenuhi dengan dengki, cinta harta dan dunia juga kuasa akan selalu ingin menancapkan kekuasaannya di negeri kita. Maka inilah yang sedang terjadi. Perebutan kekuasaan dan kepentingan bermain dengan nyata.

Dan yang menjadi gerbang masuknya mereka yang haus kuasa kepada negeri-negeri potensial dan kaya adalah dia yang bernama Demokrasi. Memangnya kenapa dengan Demokrasi? Bukannya dia adalah wadah aspirasi, sang tuan yang memperjuangkan hak umat dengan slogan ' Dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat'?  Yang dengan elegan menyebutkan bahwa kedaulatan di tangan rakyat? Mungkin hal-hal tadi memang yang biasa kita dengar dan jejalkan ke benak kita.

Namun pernahkah kita berkaca pada fakta di dunia bahwa Demokrasi yang lahir dari Kapitalisme betul-betul memihak kepentingan rakyat? Betulkan dia menjadi a nice guy yang betul-betul menjadikan rakyat berdaulat? Faktanya bahkan di negeri pengamal Demokrasi #1 yaitu Amerika Serikat para ahli menyebutkan bahwa Demokrasi di sana masih mencari wajah sejatinya. Dan betulkah mereka telah mengantarkan warganya menjadi yang benar-benar berdaulat dan sejahtera? Lantas apatah lagi dengan kita?

Mari kita tengok nasib Mesir dengan ikhwanul musliminnya, ataupun FIS di Aljazair dan yang paling dekat kemenangan 02 di negeri kita yang hampir mendekati ufuknya. Dijegal hanya karna dipandang tidak selaras dengan kepentingan mereka yang berkuasa. Dan Demokrasi dengan prinsip politiknya yang bersifat Machiavellis pasti akan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Bukankah ini seperti lagu lama dengan rekaman baru bagi sejarah umat manusia?

Maka jika kita bergumam, ah mungkin karena kita masih belajar berdemokrasi maka ada yang harus kita tebus karenanya. Bukan, bukan karena kita masih belajar. Namun Demokrasi dengan karakter yang seperti itu pasti akan menagih 'harga mati' yang besar, hingga menyebabkan angka kematian yang besar pula.

Sebuah bahan perenungan untuk kita. Terutama bagi kita umat Nabi Muhammad SAW yang selalu diperintahkan tuk menjadi para ulul albab, orang-orang yang berpikir. Kenapa selalu muncul masalah dan krisis yang terus menerus dalam kehidupan terutama dalam hal berbangsa dan bernegara? Apakah jalan yang kita ambil yaitu Demokrasi-Kapitalis menjadi dasar kehidupan yang berkah dan meninggalkan kebaikan yang menetap selamanya?

Dan masyAllah hal tadi dijawab oleh kalamullah di surat Ar-ra'du ayat 17 yang berbunyi:

أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَسَالَتْ أَوْدِيَةٌ بِقَدَرِهَا فَاحْتَمَلَ السَّيْلُ زَبَدًا رَابِيًا ۚ وَمِمَّا يُوقِدُونَ عَلَيْهِ فِي النَّارِ ابْتِغَاءَ حِلْيَةٍ أَوْ مَتَاعٍ زَبَدٌ مِثْلُهُ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْحَقَّ وَالْبَاطِلَ ۚ فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً ۖ وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْضِ ۚ كَذَٰلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ

Artinya: 

Allah telah menurunkan air (hujan) dari langit, maka mengalirlah air di lembah-lembah menurut ukurannya, maka arus itu membawa buih yang mengambang. Dan dari apa (logam) yang mereka lebur dalam api untuk membuat perhiasan atau alat-alat, ada (pula) buihnya seperti buih arus itu. Demikianlah Allah membuat perumpamaan (bagi) yang benar dan yang bathil. Adapun buih itu, akan hilang sebagai sesuatu yang tak ada harganya; adapun yang memberi manfaat kepada manusia, maka ia tetap di bumi. Demikianlah Allah membuat perumpamaan-perumpamaan.

Allah swt menyampaikan dalam ayat tadi bahwa kebenaran membawa manfaat dan tetap berdiam di bumi. Sedangkan yang hilang ibarat buih adalah sesuatu yang bathil. Maka telah jelas, yang haq adalah apa yang telah Allah swt turunkan sebagai jalan hidup yaitu Din Islam. Dan Islam dengan syariatnya jelas berbeda dengan Demokrasi yang lahir dari hasil nalar manusia. Sudah saatnya kita kembali, bukan pada buih sebagai pilihan tapi pada Islam sebagai jalan kebaikan dan kebenaran. Agar 'harga mati' tidak menjadi tumbal tertebusnya sebuah kedaulatan. Allahu 'alam bisShawwab. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah pendidik dan ibu rumah tangga.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Masya Allah.!! Keluarga Yatim Aktivis Tak Punya Rumah, Dievakuasi ke Wisma Tahfizh IDC Solo

Ditinggal sang ayah menghadap Ilahi, keluarga yatim aktivis dakwah ini tinggal di rumah kayu yang berdiri diatas tanah milik orang lain. Karena tanah ini akan dipakai oleh pemiliknya, terpaksa...

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Latest News
Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Catatan dari Gifu, 3 Hari Pasca Badai Topan Hagibis Melanda Jepang

Selasa, 15 Oct 2019 21:35

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

DPR Baru, Apa Kabar RUU Bermasalah?

Selasa, 15 Oct 2019 21:25

"Bagiku Ini adalah Teguran, Karena Menunda Salat!"

Selasa, 15 Oct 2019 19:55

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Teroris YPG Paksa Pemuda Lokal untuk Bertempur Melawan Pasukan Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 18:00

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Mahasiswa antara Amanat dan Tudingan Pengkhianat

Selasa, 15 Oct 2019 17:50

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Pasukan Saudi Ambil Alih Pelabuhan Aden di Yaman Selatan

Selasa, 15 Oct 2019 16:45

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Trump: YPG Kemungkinan Bebaskan Tahanan IS untuk Libatkan AS dalam Operasi Turki di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 12:30

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Tentara Nasional Suriah Rebut Sejumlah Besar Senjata dan Amunisi Milik YPG di Tal Abyad

Selasa, 15 Oct 2019 11:34

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Politisi PKS Setuju Calon Kepala Daerah Tak Boleh Zina dan Mabuk

Selasa, 15 Oct 2019 11:08

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

ABC News Dikecam Karena Tayangkan Video Palsu Serangan Turki pada Warga Sipil di Suriah Utara

Selasa, 15 Oct 2019 10:30

Melihat Amerika Dari Dekat

Melihat Amerika Dari Dekat

Selasa, 15 Oct 2019 09:26

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Pasif Sikapi Kasus Pendemo Wafat, KontraS Minta Kompolnas Dibubarkan

Selasa, 15 Oct 2019 09:04

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Fenomena Laki-laki Berhijab dan Bercadar, MIUMI Kota Bekasi: Hukumnya Haram

Selasa, 15 Oct 2019 07:30

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Menakar Penggunaan Kaidah Fiqih dalam Diskursus UU KPK

Selasa, 15 Oct 2019 06:14

Korupsi dalam Pandangan Islam

Korupsi dalam Pandangan Islam

Senin, 14 Oct 2019 21:45

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Viral Crosshijaber: Krisis Pendidikan Fitrah Seksualitas

Senin, 14 Oct 2019 21:19

Fenomena Hijrah

Fenomena Hijrah

Senin, 14 Oct 2019 19:37

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Dzikrullah: Nutrisi yang Menyehatkan Hati

Senin, 14 Oct 2019 17:34

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Para Akademisi Desak Jokowi Segera Keluarkan Perppu KPK

Senin, 14 Oct 2019 16:59

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Turki Penuhi 30% Permintaan Listrik Setiap Tahun dari Pembangkit Tenaga Air, Angin dan Panas Bumi

Senin, 14 Oct 2019 16:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X