Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.177 views

Suara Perubahan dari Perempuan Peduli Umat

Oleh: Ragil Rahayu, SE

Suara perempuan diperebutkan di tahun 2019 ini. Betapa tidak, jumlah pemilih perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Berbagai trik dan intrik dilakukan para paslon untuk mendulang suara kaum hawa. Mulai dari penyebutan partai emak-emak, tebar pesona di pasar, merangkul ormas perempuan hingga adu keren antara istilah "emak" dan "ibu bangsa". Isu poligami dimunculkan, sebuah diskursus yang kental dominasi perasaan perempuan. Seolah "membela" perempuan, namun dengan menggugat aturan Tuhan. Semuanya demi perebutan ceruk suara perempuan. 

Zaman berganti, masa berputar. Dulu perempuan dipandang tak lebih dari makhluk dapur, sumur dan kasur yang tak punya peran. Lalu disadari bahwa dalam demokrasi, perempuan punya kekuatan yaitu jumlah suara. Suara perempuan pun didewakan. Agar mau bersuara, perempuan ditarik ke sektor publik dan juga ranah politik. Perempuan didorong untuk aktif berdemokrasi. Berduyun-duyunlah kaum hawa mengisi panggung kontestasi. Menjadi caleg, kepala daerah, menteri hingga presiden. Bahkan perempuan ditarget harus memenuhi 30% kuota anggota dewan. Setelah hiruk pikuk suara kaum ibu di panggung politik, nadanya tetap saja sumbang. Persoalan perempuan tak kunjung terselesaikan, bahkan kaum hawa tersudut pada beban sosial. Anak dan bangunan keluarga menjadi korban.

Hal ini bisa diprediksi, karena demokrasi tak tulus mencintai perempuan. Demokrasi tak serius mengurusi perempuan. Dan demokrasi sebenarnya tak becus menyelesaikan persoalan perempuan. Demokrasi hanya butuh suara perempuan, setiap momen pemilihan. Sesudah pemilihan umum, perempuan ditinggalkan dan dibiarkan mengurusi dirinya sendiri. Perempuan menjadi korban demokrasi. Berderet-deret politisi dari kaum ibu menjadi pesakitan kasus korupsi. Tak saja menjadi korban, perempuan bahkan menjadi tempat bergantung ekonomi negara. Punggung perempuan makin bungkuk saja memikul beban politik dan ekonomi akibat keculasan demokrasi yang memanfaatkan suaranya.

Benih Kesadaran Melahirkan Perubahan Sejati

Tumpukan masalah yang dialami perempuan, membuatnya berpikir dan merenung. Apalagi sikap penguasa yang tampak tak peduli. Saat harga cabai naik, perempuan disuruh menanam sendiri. Harga beras melambung, perempuan disuruh menawar. Ketika biaya listrik mahal, disuruh cabut meteran. Dapur pun bergolak. Muncul suara-suara keluhan, diiringi istrumen panci dan penggorengan. Namun sekali lagi penguasa sibuk berkelit dan bersilat lidah. Ternyata, mengeluh tak cukup bagi perempuan, karena telinga pemegang kebijakan seolah ditulikan. Dari dapur, perempuan pun bersuara menyerukan perubahan.

Hijrah, perubahan dari gelapnya sistem buatan manusia menuju sistem Ilahi. Aksi Bela Islam selalu diwarnai kiprah perempuan didalamnya. Majelis ilmu makin digemari, hijab makin digandrungi. Diskusi tentang masalah kekinian digelar di masjid dan rumah. Pasukan berhijab menjadi promotor, panitia, peserta dan sekaligus pengamanannya. Tak hanya membahas fikih, majelis ini juga membahas persoalan umat beserta solusinya menurut Islam.

Kaum perempuan makin tersadarkan pentingnya perubahan menuju Islam. Bahwa Al Qur'an tak hanya dibaca dan dikaji, tapi diamalkan setiap hari. Di ranah domestik maupun publik, untuk urusan ibadah maupun politik. Penegakan syariah dan khilafah makin disadari urgensitasnya, pembelaan terhadap bendera tauhid menjadi simbolnya. Kini, suara perempuan jelas terdengar. Mereka menginginkan Islam sebagai sistem hidup. Apalagi saat mereka saksikan bahwa demokrasi dengan konsep nation-state hanya bisa bungkam menyaksikan saudari Uighur mereka dinistakan. Khilafah,  hanya sistem Islam inilah yang mampu melindungi setiap perempuan.

Gelombang perubahan telah tampak, namun butuh diperbesar, agar makin banyak perempuan tersadarkan. Ini membutuhkan peran nyata perempuan dan perubahan, yaitu :

1. Mempelajari Islam kaffah, melalui berbagai majelis ilmu dan diskusi. Melalui kelas tatap muka maupun perbincangan online. Muslimah hendaknya menjadi teladan pelaksanaan syariat Islam. Tetap bersabar dalam taat meski kehidupan kapitalisme membuat sempit.

2. Menjalankan fungsi utama perempuan yaitu ibu dan pengatur rumah tangga. Karena umat butuh banyak generasi mukmin yang kuat fisik, akal maupun taqwanya. Generasi inilah penerus estafet perubahan.

3. Menyuarakan Islam sebagai solusi persoalan perempuan dan umat, hingga menjadi viral di tengah masyarakat. Bersenjatakan jempol dan kuota, para muslimah mengguncang dunia maya dengan opini Islam. Postingan dakwah mengalir setiap hari, mengalahkan dominasi postingan gosip tak bergizi.

4. Melakukan aktivitas politik untuk menegakkan sistem Islam yaitu khilafah. Hal ini ditempuh bukan dengan politik praktis, melainkan gerakan pencerdasan umat melalui dakwah. Muslimah tak boleh tergiur untuk melirik iming-iming kekuasaan yang menggunakan Islam hanya sebagai kepentingan politik. Namun kekuatan politik harus dibangun di tengah umat untuk menegakkan Islam.

5. Menjalin ukhuwah dengan sesama muslimah dari berbagai kelompok, harakah dan madzhab. Muslimah harus bersatupadu karena Tuhan, Rasul, Kitab dan Kiblat kita satu. Perbedaan hendaknya menjadi rahmat, bukan penghalang persatuan. Jika bersatu, umat Islam akan menjadi kekuatan besar yang disegani dunia.

6. Memiliki mimpi besar. Perubahan menuju sistem Islam bukanlah perjuangan musiman sebagaimana partai sekular menggaet suara rakyat dalam pemilu. Ini adalah perjuangan jangka panjang. Dibutuhkan kekuatan iman nan luar biasa untuk bersabar di jalan Islam, layaknya orang yang memegang bara api. Namun Allah swt menjanjikan surga bagi orang-orang yang bersabar dalam kebenaran. Semoga kita termasuk di dalamnya. Aamiin. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Soal Politik Uang, Gus Sholah: Ambil Saja, Anggap Sedekah tapi Jangan Pilih Orangnya

Jum'at, 22 Feb 2019 23:09

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

Jum'at, 22 Feb 2019 22:31

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Chusnul Mariyah: Masak Suara Tuhan Dihargai Rp100 Ribu?

Jum'at, 22 Feb 2019 21:47

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Uighur Minta MBS Kecam Perlakuan Brutal Cina pada Jutaan Minoritas Muslim di Xinjiang

Jum'at, 22 Feb 2019 21:35

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Polisi Israel Tangkap 60 'Orang Arab' di Al-Quds Yerusalem

Jum'at, 22 Feb 2019 21:00

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

200 Tentara AS akan Tinggal di Suriah Setelah Penarikan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:55

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Di Munajat 212 Habib Rizieq Kecam Penegakan Hukum yang Tidak Adil

Jum'at, 22 Feb 2019 20:23

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Bandung Terbitkan KTP Pertama untuk Penganut Aliran Kepercayaan

Jum'at, 22 Feb 2019 20:04

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jokowi Ditantang Balik Buka Data Pemegang HGU di Indonesia

Jum'at, 22 Feb 2019 19:55

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Meski Logo Persis Ditutup Kertas Saat Deklarasi Paslon 01, KKBH Persi Akan Tetap Melaporkan Panitia

Jum'at, 22 Feb 2019 17:47

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Perdana Menteri Pakistan Setujui Respon Militer Jika India Menyerang

Jum'at, 22 Feb 2019 17:45

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Militer Rusia dan Suriah Blokir Rute Pasokan Makanan dan Barang ke Kamp Pengungsi Rukban

Jum'at, 22 Feb 2019 17:00

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Lindungi Rakyat Kecil, Anies Siap Hadapi Mafia

Jum'at, 22 Feb 2019 16:45

Misteri 'Earpice'

Misteri 'Earpice'

Jum'at, 22 Feb 2019 16:42

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Prabowo adalah Motor Lahirnya UU Desa

Jum'at, 22 Feb 2019 16:21

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Tak Jadi Ditarik Sepenuhnya, AS Sisakan 200 Tentara Sebagai 'Penjaga Perdamaian' di Suriah

Jum'at, 22 Feb 2019 16:15

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Catut Logo Persis, Deklator Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Minta Maaaf

Jum'at, 22 Feb 2019 14:50

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Tersesat dan Bohong Dana Desa Perintah Jokowi

Jum'at, 22 Feb 2019 14:21

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Mahfud MD Disebut Kesurupan oleh Andi

Jum'at, 22 Feb 2019 12:21

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Kesakralan ‘Sajadah Bekas’

Jum'at, 22 Feb 2019 11:38


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X