Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.310 views

Suara Perubahan dari Perempuan Peduli Umat

Oleh: Ragil Rahayu, SE

Suara perempuan diperebutkan di tahun 2019 ini. Betapa tidak, jumlah pemilih perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Berbagai trik dan intrik dilakukan para paslon untuk mendulang suara kaum hawa. Mulai dari penyebutan partai emak-emak, tebar pesona di pasar, merangkul ormas perempuan hingga adu keren antara istilah "emak" dan "ibu bangsa". Isu poligami dimunculkan, sebuah diskursus yang kental dominasi perasaan perempuan. Seolah "membela" perempuan, namun dengan menggugat aturan Tuhan. Semuanya demi perebutan ceruk suara perempuan. 

Zaman berganti, masa berputar. Dulu perempuan dipandang tak lebih dari makhluk dapur, sumur dan kasur yang tak punya peran. Lalu disadari bahwa dalam demokrasi, perempuan punya kekuatan yaitu jumlah suara. Suara perempuan pun didewakan. Agar mau bersuara, perempuan ditarik ke sektor publik dan juga ranah politik. Perempuan didorong untuk aktif berdemokrasi. Berduyun-duyunlah kaum hawa mengisi panggung kontestasi. Menjadi caleg, kepala daerah, menteri hingga presiden. Bahkan perempuan ditarget harus memenuhi 30% kuota anggota dewan. Setelah hiruk pikuk suara kaum ibu di panggung politik, nadanya tetap saja sumbang. Persoalan perempuan tak kunjung terselesaikan, bahkan kaum hawa tersudut pada beban sosial. Anak dan bangunan keluarga menjadi korban.

Hal ini bisa diprediksi, karena demokrasi tak tulus mencintai perempuan. Demokrasi tak serius mengurusi perempuan. Dan demokrasi sebenarnya tak becus menyelesaikan persoalan perempuan. Demokrasi hanya butuh suara perempuan, setiap momen pemilihan. Sesudah pemilihan umum, perempuan ditinggalkan dan dibiarkan mengurusi dirinya sendiri. Perempuan menjadi korban demokrasi. Berderet-deret politisi dari kaum ibu menjadi pesakitan kasus korupsi. Tak saja menjadi korban, perempuan bahkan menjadi tempat bergantung ekonomi negara. Punggung perempuan makin bungkuk saja memikul beban politik dan ekonomi akibat keculasan demokrasi yang memanfaatkan suaranya.

Benih Kesadaran Melahirkan Perubahan Sejati

Tumpukan masalah yang dialami perempuan, membuatnya berpikir dan merenung. Apalagi sikap penguasa yang tampak tak peduli. Saat harga cabai naik, perempuan disuruh menanam sendiri. Harga beras melambung, perempuan disuruh menawar. Ketika biaya listrik mahal, disuruh cabut meteran. Dapur pun bergolak. Muncul suara-suara keluhan, diiringi istrumen panci dan penggorengan. Namun sekali lagi penguasa sibuk berkelit dan bersilat lidah. Ternyata, mengeluh tak cukup bagi perempuan, karena telinga pemegang kebijakan seolah ditulikan. Dari dapur, perempuan pun bersuara menyerukan perubahan.

Hijrah, perubahan dari gelapnya sistem buatan manusia menuju sistem Ilahi. Aksi Bela Islam selalu diwarnai kiprah perempuan didalamnya. Majelis ilmu makin digemari, hijab makin digandrungi. Diskusi tentang masalah kekinian digelar di masjid dan rumah. Pasukan berhijab menjadi promotor, panitia, peserta dan sekaligus pengamanannya. Tak hanya membahas fikih, majelis ini juga membahas persoalan umat beserta solusinya menurut Islam.

Kaum perempuan makin tersadarkan pentingnya perubahan menuju Islam. Bahwa Al Qur'an tak hanya dibaca dan dikaji, tapi diamalkan setiap hari. Di ranah domestik maupun publik, untuk urusan ibadah maupun politik. Penegakan syariah dan khilafah makin disadari urgensitasnya, pembelaan terhadap bendera tauhid menjadi simbolnya. Kini, suara perempuan jelas terdengar. Mereka menginginkan Islam sebagai sistem hidup. Apalagi saat mereka saksikan bahwa demokrasi dengan konsep nation-state hanya bisa bungkam menyaksikan saudari Uighur mereka dinistakan. Khilafah,  hanya sistem Islam inilah yang mampu melindungi setiap perempuan.

Gelombang perubahan telah tampak, namun butuh diperbesar, agar makin banyak perempuan tersadarkan. Ini membutuhkan peran nyata perempuan dan perubahan, yaitu :

1. Mempelajari Islam kaffah, melalui berbagai majelis ilmu dan diskusi. Melalui kelas tatap muka maupun perbincangan online. Muslimah hendaknya menjadi teladan pelaksanaan syariat Islam. Tetap bersabar dalam taat meski kehidupan kapitalisme membuat sempit.

2. Menjalankan fungsi utama perempuan yaitu ibu dan pengatur rumah tangga. Karena umat butuh banyak generasi mukmin yang kuat fisik, akal maupun taqwanya. Generasi inilah penerus estafet perubahan.

3. Menyuarakan Islam sebagai solusi persoalan perempuan dan umat, hingga menjadi viral di tengah masyarakat. Bersenjatakan jempol dan kuota, para muslimah mengguncang dunia maya dengan opini Islam. Postingan dakwah mengalir setiap hari, mengalahkan dominasi postingan gosip tak bergizi.

4. Melakukan aktivitas politik untuk menegakkan sistem Islam yaitu khilafah. Hal ini ditempuh bukan dengan politik praktis, melainkan gerakan pencerdasan umat melalui dakwah. Muslimah tak boleh tergiur untuk melirik iming-iming kekuasaan yang menggunakan Islam hanya sebagai kepentingan politik. Namun kekuatan politik harus dibangun di tengah umat untuk menegakkan Islam.

5. Menjalin ukhuwah dengan sesama muslimah dari berbagai kelompok, harakah dan madzhab. Muslimah harus bersatupadu karena Tuhan, Rasul, Kitab dan Kiblat kita satu. Perbedaan hendaknya menjadi rahmat, bukan penghalang persatuan. Jika bersatu, umat Islam akan menjadi kekuatan besar yang disegani dunia.

6. Memiliki mimpi besar. Perubahan menuju sistem Islam bukanlah perjuangan musiman sebagaimana partai sekular menggaet suara rakyat dalam pemilu. Ini adalah perjuangan jangka panjang. Dibutuhkan kekuatan iman nan luar biasa untuk bersabar di jalan Islam, layaknya orang yang memegang bara api. Namun Allah swt menjanjikan surga bagi orang-orang yang bersabar dalam kebenaran. Semoga kita termasuk di dalamnya. Aamiin. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Ketika Lembaga Suvei Terdegradasi

Ketika Lembaga Suvei Terdegradasi

Selasa, 23 Apr 2019 12:06

Maling Teriak Maling

Maling Teriak Maling

Selasa, 23 Apr 2019 11:00

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Diejek karena Ungkap Kecurangan

Selasa, 23 Apr 2019 10:55

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

FUIB Sulsel Akan Lakukan People Power Jika KPU Curang

Selasa, 23 Apr 2019 10:07

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat

Selasa, 23 Apr 2019 09:49

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

LIPI Butuh Kapal Riset, Harga 110 Juta Dolar

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Deklarasi Kemenangan 02 Berdasarkan Data di Lapangan

Selasa, 23 Apr 2019 09:25

Pangan Murah untuk Emak

Pangan Murah untuk Emak

Selasa, 23 Apr 2019 09:07

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019

Selasa, 23 Apr 2019 08:26

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

LBH WMI Soroti Pendistribusian Logistik Pemilu yang Tidak Sesuai UU

Senin, 22 Apr 2019 20:53

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Dubes Prancis untuk AS: Israel Sebuah Rezim Apartheid

Senin, 22 Apr 2019 20:17

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Cegah Memanasnya Perhitungan Suara dengan Ini

Senin, 22 Apr 2019 20:09

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Liga Arab Janjikan 100 Juta USD untuk Otoritas Palestina Setiap Bulan

Senin, 22 Apr 2019 20:04

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Habib Rizieq Sebut Luhut dan Hendro Dalang Kecurangan Pilpres

Senin, 22 Apr 2019 19:44

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Polisi Sri Lanka Tangkap 24 Orang Terkait Serangan Bom di Gereja dan Hotel

Senin, 22 Apr 2019 19:31

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Emak-emak, Milenial, Perjuangan Belum Usai, Sandi: Mari Kita Kawal Hingga Tuntas

Senin, 22 Apr 2019 19:27

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Bambang: Kecurangan Pemilu 2019 Terstruktur, Sistematis dan Masif

Senin, 22 Apr 2019 19:24

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

12 Tentara Tewas dalam Serangan Jihadis di Mali Tengah

Senin, 22 Apr 2019 19:15

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Fahri Hamzah Menilai (Grup) Media Ini Kejam

Senin, 22 Apr 2019 19:09

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Hamas Kecam Keterlibatan UEA dalam Latihan Militer Bersama Israel

Senin, 22 Apr 2019 19:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 23/04/2019 09:49

BRIB: KPU Jangan Main-main dengan Rakyat