Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.159 views

Eks Komnas HAM Minta Kepolisian Netral dalam Pilkada

Oleh: Natalius Pigai*

Hari ini, siang, 24 Juni 2018, saya duduk bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di bilangan Semanggi Jakarta Selatan. Berdiskusi secara profesional tentang berbagai persoalan yang dihadapi oleh negara dan bangsa. Meskipun hari Sabtu, soal-soal yang kami berdiskusi tidak sekedar obrolan biasa tetapi berbagai persoalan berat dan larut dalam pembaicaran serius.

Ada beberapa persoalan terkait: 1). penegakan tugas kepolisian berbasis HAM sesuai UU Nomor 2 tahun 2002 dan perkap nomor 8 tahun 2009. 2). kepastian penguatan kebebasan sipil (civil liberties). 3). relasi negara dan rakyat. 4). bangunan peradaban dan landas pijak. 5). Jaminan ketertiban (internal order). 6). hak asasi manusia, pastikan keadilan dan perdamaian. 8).Netralitas Kepolisian dalam Pemilu.

Isu yang sangat menarik saat ini adanya adanya dugaan berbagai kalangan terkait tuduhan kepolisian tidak netral dalam pemilukada. Bahkan ada yang menduga Kepolisian mengembalikan Dwi Fungsinya sebagaimana terjadi pada orde baru.

Kapolri Tito Karnavian memastikan Kepolisian Netral dan Netralitas Kepolisian dalam pelaksanaan Pilkada 2018 adalah harga mati. Berbagai kebijakan dan perintah sebagai commander wish dari Kapolri baik perintah lisan, tertulis, dan juga melalui teleconfrence sedang dilakukan.

Terkait dengan pemilukada 2018, Kepolisian Negara RI mematikan agar empat variabel demokrasi dan hak asasi manusia dalam pemilu harus dilestararikan yaitu 1) Negara perlu memastikan agar setiap warga negara berhak untuk memilih (right to vote); 2) Negara juga harus memastikan agar tiap warga negara berhak untuk dipilih (right to take a part of govertment); 3) negara memastikan adanya jaminan pemilihan yang bebas dan jujur serta adil (free and fair election); dan 4) Negara tidak akan memasuki cara pandang partikuler rakyat dalam menentukan nasib atau pilihan masing-masing (self determination of the right).

Oleh karena itu, Kapolri bersama dengan Panglima TNI telah melakukan Safari Ramadhan keliling daerah, selain untuk mendekatkan diri dengan rakyat juga memastikan adanya netralitas TNI dan Polri dalam Pilkada 2018. Kepolisian juga telah menertibkan anggota yang ikut terlibat dalam politik atau tidak netral dalam politik. Salah satunya adalah Wakapolda Maluku telah ditarik ke Mabes Polri sebagai bukti komitmennya setelah terbukti kurang netral karena mendukung teman/sahabat satu angkatan.

Selain itu sebagai Kapolri juga memperhatikan Kritik masyarakat terhadap salah satu pimpinan polisi di Sumatera yang setelah dicek ternyata dia tidak mendukung tetapi mengacungkan jari tanda (kode) lulusan angkatan, namun ini situasi sensitif sehingga rakyat atau pasangan calon lain. Karena itu Kapolri telah menegur. Kapolri juga mempersilakan semua rakyat bersama kepolisian bekeja sama untuk mendorong terciptanya Pilkada yang jujur, adil dan demokratis.

Memang terkait Persoalan politik ini mau tidak mau kepolisian negara menghadapi dilema di tengah tarikan berbagai kepentingan. Ibarat Kepolisian ibarat diserbu dari delapan penjuru mata angin. Apalagi Pada saat dimana Indonesia berada pada turbulensi politik yang tinggi, semua orang berharap kepolisian sebagai alat pemukul lawan atau membantu memenangkan Pilkada, Namun hanya dengan Netralitas dan profesionalisme menjaga marwah institusi kepolisian.

Kepolisian telah menyadari bahwa institusi kepolisian adalah satu lembaga negara yang dekat dengan rakyat, para pencari keadilan. Maka Pasti senang jika dipuji, juga tetap saja menerima di saat dihujat, dicaci dan maki. Yang paling penting adalah Kepolisian dengan jargon Profesional, modern dan terpercaya (Promoter) tetap berusaha untuk menegakkan hukum secara berkeadilan, menjaga keamanan dan ketertiban.

Kepolisian juga ditugaskan oleh Negara sesuai dengan amanat UU Nomor 2 Tahun 2002 tetap berusaha untuk menjaga tegaknya Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. [syahid/voa-islam.com]

*) Natalius Pigai, Mantan Komisioner Komnas HAM, Ketua Tim Pemantau Pemilu Komnas HAM RI 2012-2017

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Military lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Jum'at, 20 Sep 2019 20:21

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Jum'at, 20 Sep 2019 19:52

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Jum'at, 20 Sep 2019 19:35

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Jum'at, 20 Sep 2019 19:16

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Jum'at, 20 Sep 2019 19:05

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

Jum'at, 20 Sep 2019 18:12

Koalisi Pimpinan Saudi Hancurkan 4 Situs Perakitan Kapal dan Ranjau Syi'ah Houtsi di Hodeida

Koalisi Pimpinan Saudi Hancurkan 4 Situs Perakitan Kapal dan Ranjau Syi'ah Houtsi di Hodeida

Jum'at, 20 Sep 2019 17:45

Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Jum'at, 20 Sep 2019 17:05

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Jum'at, 20 Sep 2019 17:04

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Jum'at, 20 Sep 2019 12:56

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Jum'at, 20 Sep 2019 10:16

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Kamis, 19 Sep 2019 23:53

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

Kamis, 19 Sep 2019 23:30

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Kamis, 19 Sep 2019 22:03

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 21:56

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Kamis, 19 Sep 2019 21:05


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X