Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.321 views

Joe Biden Tawarkan Perubahan, Akankah Kebijakan Politik Berubah?

 

Oleh: Rismayanti Nurjannah

 

"Sebuah hadis dari Nabi Muhammad memerintahkan, Siapa pun di antara kamu melihat kesalahan, biarkan dia mengubahnya dengan tangannya, Jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika dia tidak bisa, maka dengan hatinya." -  Joe Biden –

Pernyataan yang diungkapkan oleh salah satu kandidat Presiden AS dalam pertemuan puncak online yang diselenggarakan oleh organisasi 'Engage Action', menyita perhatian publik termasuk kaum muslim di AS. Sitiran hadis Rasulullah saw. dalam pertemuan online million muslim votes, juga sebagai sindiran terhadap kebijakan Donal Trump yang dinilai mendiskriminasi kaum muslim di AS. Biden pun berjanji akan mengatasi kebutuhan dan keprihatinan komunitas muslim Amerika jika terpilih menjadi presiden.

Hal ini seolah membawa angin segar bagi kaum muslim di AS dan tentunya ini berkorelasi dengan kemenangan Biden di Pilpres kemarin. Sebuah jajak pendapat menunjukkan, 84 persen Muslim Amerika Serikat (AS) memberikan suara dalam pemilihan presiden pada Selasa (3/11). Sebanyak 69 persen suara tersebut mendukung Joe Biden.Council on American-Islamic Relations (CAIR) melakukan survei pada 844 rumah tangga pemilih Muslim yang terdaftar. Mereka melaporkan bahwa hanya 17 persen yang memilih Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Republika.co.id, 6/11/20)

Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di AS, mengucapkan selamat kepada Biden atas kemenangannya dan mengingatkannya untuk menepati janji kampanye. Salah satu janjinya, di hari pertama masa kepresidenannya, Joe Biden berjanji mencabut larangan pelancong dari 13 negara, dengan 7 di antaranya negara mayoritas muslim, untuk memasuki negeri Paman Sam.

Joe Biden, Bukan Penentu Wajah AS

Banyak pihak yang menggantungkan harapan kepada Joe Biden. Namun, terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris dalam kancah perpolitikan AS tak menjadi jaminan adanya perubahan kebijakan politik negara AS. Satu hal yang pasti dalam perpolitikan, bahwa kebijakan negara tidak ditentukan oleh perorangan, melainkan semua pihak yang memiliki kepentingan di dalamnya.

Wajah Amerika tidaklah ditentukan oleh seorang presiden. Melainkan, sistem yang mendasari bangsa tersebut. Corak perpolitikan pun secara mendasar tidak akan banyak berubah, kecuali jika terjadi perubahan sistem secara mendasar. Sebagaimana dilansir harianaceh.co.id (8/11/20), Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Porf Abdul Mu’ti menilai bahwasanya kebijakan presiden Joe Biden secara global akan relatif sama dengan pendahulunya, Donal Trump. Perbedaannya, mungkin hanya pada prioritas program, bukan pada substansi.

Banyak yang kemudian menilai terpilihnya Joe Biden, kebijakan luar negeri dan dalam negeri akan banyak berubah. Padahal realitas di lapangan, banyak hal yang prinsipnya tidak akan berubah. Kita kenal, AS sendiri adalah punggawa Kapitalisme. Dimana corak dari Kapitalisme lekat dengan nilai-nilai materialistik. Nilai-nilai ini yang kemudian melahirkan pemimpin berjiwa kolonial. Sehingga, siapa pun pemimpin yang lahir dari sistem tersebut, prinsip dasarnya akan tetap sama. Yakni sebagai pengisap sumber daya alam negeri-negeri kaum muslim.

Dalam Kapitalisme, asas untung-rugi tetap jadi acuan. Maka, rasanya mustahil jika Joe Biden terpilih, perang dunia akan reda. Palestina tetaplah Palestina yang terjajah. Indonesia tetaplah Indonesia yang dieksploitasi SDA-nya. Corak perpolitikan dalam kancah internasional tetaplah sama. Janji-janji manis saat kampanye hanyalah alat untuk meraih empati politik. Isu kaum muslim yang termarginalkan di era Trump, jadi “dagangan” yang laris manis dijajakan untuk meraih tampuk kekuasaan. Sehingga, Amerika tetaplah Amerika yang akan berjalan dengan corak sebelumnya.

Berharap pada Biden bak menggantang asap. Tak akan ada perubahan signifikan selama sistemnya masih sama seperti sistem sebelumnya. Perubahan hanya akan diraih jika ada perubahan sistem secara fundamental. Inilah momen yang tepat untuk menawarkan Islam sebagai solusi yang tepat untuk memenuhi harapan-harapan kaum muslim. Islam dalam wadah institusi politik yang akan melindungi kaum muslim dari berbagai penindasan. Wallahu a’lam bi ash-shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Bendera OPM Berkibar di Konjen RI Melbourne, Legislator: Coreng dan Jatuhkan Martabat Bangsa

Bendera OPM Berkibar di Konjen RI Melbourne, Legislator: Coreng dan Jatuhkan Martabat Bangsa

Sabtu, 05 Dec 2020 09:24

RCEP, Akankah Menjadi Sebuah Ironi?

RCEP, Akankah Menjadi Sebuah Ironi?

Sabtu, 05 Dec 2020 09:16

Orasi Calon Bupati Sukoharjo Dinilai Pelecehan Syariat Islam

Orasi Calon Bupati Sukoharjo Dinilai Pelecehan Syariat Islam

Sabtu, 05 Dec 2020 08:56

Penistaan Islam dan Matinya Kebebasan Berpendapat

Penistaan Islam dan Matinya Kebebasan Berpendapat

Sabtu, 05 Dec 2020 08:47

BPJPH Gelar Diklat 100 Calon Penyelia Halal

BPJPH Gelar Diklat 100 Calon Penyelia Halal

Sabtu, 05 Dec 2020 08:27

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Presiden Turki Tayyip Erdogan Berharap Prancis Akan Segera Menyingkirkan Emmanual Macron

Jum'at, 04 Dec 2020 21:35

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Menlu Qatar Sebut Ada Kemajuan Untuk Menyelesaikan Krisis Teluk

Jum'at, 04 Dec 2020 21:00

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Putra Syaikh Al-Audah: Ayah Saya Kehilangan Separuh Kemampuan untuk Mendengar dan Melihat di Penjara

Jum'at, 04 Dec 2020 19:45

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Heboh Video Orasi Calon Bupati Sukoharjo Singgung Jilbab Bikin Warga Marah

Jum'at, 04 Dec 2020 19:44

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Seorang Perwira CIA Tewas Dalam Serangan Terhadap Pejuang Al-Shabaab di Kota Pesisir Somalia

Jum'at, 04 Dec 2020 18:16

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Sekolah Pemikiran Islam Bandung Angkatan 6: Rihlah Daring Hingga ke Alhambra

Jum'at, 04 Dec 2020 15:57

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Kolaborasi Wanita ISMA Malaysia dan Mushida Indonesia Bahas Peran Muslimah Membangun Peradaban

Jum'at, 04 Dec 2020 15:39

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

''Di Dunia Ini Hanya Ada Dua Khadijah Saja''

Jum'at, 04 Dec 2020 15:15

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

MUI Akan Merangkul Umat Islam yang Tidak Berafiliasi dengan Ormas

Jum'at, 04 Dec 2020 11:10

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Ultimatum Marcon dan Ketakutannya pada Islam

Jum'at, 04 Dec 2020 10:16

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Akun Youtube Front TV Milik FPI Hilang

Jum'at, 04 Dec 2020 09:57

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Ahmad Syaikhu Minta Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Tidak Tebang Pilih

Jum'at, 04 Dec 2020 09:29

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Fraksi PKS Usulkan Jokowi Bentuk Kementerian Khusus Papua dan Indonesia Bagian Timur

Jum'at, 04 Dec 2020 08:08

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Kopi Sehat UBM: Hilangnya Ilmu dengan Wafatnya Ulama

Jum'at, 04 Dec 2020 07:38

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Publik Konsentrasi ke Habib Rizieq, PDIP Sibuk Memaksakan RUU HIP

Jum'at, 04 Dec 2020 07:25


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X