Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.770 views

Trik Iblis dan Para Penerusnya dalam Ghazwul Fikri

JAKARTA (voa-islam.com)--Rabu (04/09) malam lalu, perkuliahan SPI Jakarta Angkatan ke-10 kembali dilaksanakan di Gedung INSISTS, Kalibata. Sebelum materi dimulai, dilakukan diskusi pemantik terkait ghazwul fikri (perang pemikiran) yang diarahkan oleh Chandra Yudhangkara, Kepala Sekolah SPI Jakarta.

Tema diskusi tersebut sesuai dengan materi pertemuan kedua yang diampu oleh Akmal Sjafril selaku pendiri SPI. "Hakikat dari ghazwul fikri adalah perang, yaitu konfrontasi terencana yang bertujuan penaklukan dengan memanfaatkan segala sumber daya yang dimiliki. Penaklukan yang dimaksud di sini adalah menaklukkan muslim secara total, terutama pemikirannya. Karena pikiran manusialah yang mengendalikan tubuh dan seluruh potensinya, sehingga ghazwul fikri ini dilakukan agar kita dapat dikendalikan sesuai yang diinginkan oleh musuh-musuh Islam," ucap Akmal saat membuka perkuliahan.

Menurut pria yang lahir di Jakarta ini, indikasi akan terjadinya ghazwul fikri sudah terlihat saat Iblis bersumpah kepada Allah untuk menyesatkan keturunan Adam AS. Kisah kepongahan Iblis tersebut dinyatakan dalam Surat Al-A'raaf dan Al-Hijr. Di dalamnya dijelaskan bahwa Iblis sudah berkali-kali diperingatkan Allah terkait penolakannya untuk bersujud pada Nabi Adam as.

"Alih-alih memohon ampun, Iblis justru meminta penangguhan azab baginya dan bersumpah akan membuat manusia menjadi pengikutnya dan meninggalkan Allah SWT," ujarnya. Pria bungsu dari tiga bersaudara ini juga menjelaskan bahwa ghazwul fikri paling sering terjadi melalui tiga modus, antara lain media massa yang bisa membentuk opini publik meskipun itu tidak benar. "Goebbels, Menteri Propaganda NAZI, konon mengatakan bahwa jika kebohongan itu diulang-ulang, maka orang akan mempercayainya,” jelas Akmal.

Modus kedua adalah pendidikan, termasuk lembaganya. Dalam hal ini, para petinggi lembaga pendidikan itu sendiri yang sering menjadi pelaku utamanya. Akmal menyitir disertasi tentang konsep Milk Al-Yamin karya Abdul Aziz, mahasiswa S3 UIN Sunan Kalijaga Jogja. Menurut Akmal, disertasi yang memuat konsep menyesatkan terkait dibolehkannya seks di luar nikah selama sesuai syariat tersebut tidak mungkin bisa sampai tahap sidang terbuka kalau bukan karena para dosen yang sudah menyetujuinya.

Setelah itu, Akmal menjelaskan modus terakhir, yaitu melalui hiburan. Modus hiburan merupakan bentuk yang efektif, karena mudah sekali untuk masuk ke dalam pikiran seseorang. "Seseorang itu menonton film dengan niat untuk mendapatkan hiburan, bukan untuk berpikir kritis. Jadi serangan pemikiran masuk lewat cara ini dengan cara halus sekali. Contohnya sinetron yang menampilkan citra seseorang dengan atribut keislaman namun perilakunya justru jauh sekali dengan ajaran Islam itu sendiri, seperti tokoh Haji Muhidin (dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji -red). Hal inilah yang menjadikan umat bisa salah kaprah terhadap ajaran Islam," ujar Akmal.

Akmal juga mencontohkan bahwa saat ini tidak sedikit yang berpandangan bahwa akhlak dan jilbab itu seolah tak berhubungan. "Ada perempuan tidak pakai jilbab tapi disebut shalihah karena ia baik, sopan, dan lain-lain. Padahal kalau perempuan itu shalihah, ia pasti pakai jilbab," ujarnya lagi sambil tertawa ringan. Ghazwul fikri, menurut Akmal, hanya bisa dimenangkan dengan satu cara. "Muslim harus punya ilmu untuk memenangkan ghazwul fikri. Itulah alasan kita hadir di SPI," pungkasnya menutup materi kuliah malam itu.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Jum'at, 23 Jul 2021 22:29

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Jum'at, 23 Jul 2021 22:00

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Jum'at, 23 Jul 2021 21:19

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Jum'at, 23 Jul 2021 21:00

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Jum'at, 23 Jul 2021 20:20

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Jum'at, 23 Jul 2021 20:14

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Jum'at, 23 Jul 2021 19:35

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Jum'at, 23 Jul 2021 15:00

Indonesia Halal Watch Potong Hewan Kurban dengan Prokes Ketat

Indonesia Halal Watch Potong Hewan Kurban dengan Prokes Ketat

Jum'at, 23 Jul 2021 11:14

Penyintas Covid Isoman Tak Mampu Memasak, Bantuan IDC Sangat Membantu

Penyintas Covid Isoman Tak Mampu Memasak, Bantuan IDC Sangat Membantu

Jum'at, 23 Jul 2021 10:54

Legislator Minta Pemerintah Evaluasi Efektivitas Penggunaan Vaksin Sinovac

Legislator Minta Pemerintah Evaluasi Efektivitas Penggunaan Vaksin Sinovac

Jum'at, 23 Jul 2021 09:25

Innalillahi, Pakar Fikih Prof Huzaemah Tahido Yanggo Berpulang

Innalillahi, Pakar Fikih Prof Huzaemah Tahido Yanggo Berpulang

Jum'at, 23 Jul 2021 08:22

Keterlaluan, Biaya Tes PCR Rp900.000

Keterlaluan, Biaya Tes PCR Rp900.000

Jum'at, 23 Jul 2021 08:14

AS Lancarkan Serangan Udara Ke Al-Shabaab, Yang Pertama Di Era Pemerintahan Joe Biden

AS Lancarkan Serangan Udara Ke Al-Shabaab, Yang Pertama Di Era Pemerintahan Joe Biden

Kamis, 22 Jul 2021 22:06

AS Akan Tampung Ribuan Penerjemah Afghanistan Yang Bekerja Untuk Mereka Di Pangkalan Qatar

AS Akan Tampung Ribuan Penerjemah Afghanistan Yang Bekerja Untuk Mereka Di Pangkalan Qatar

Kamis, 22 Jul 2021 21:45

Hacker Tuntut 50 Juta USD Dari Saudi Aramco Untuk Hapus Data Perusahaan Yang Mereka Retas

Hacker Tuntut 50 Juta USD Dari Saudi Aramco Untuk Hapus Data Perusahaan Yang Mereka Retas

Kamis, 22 Jul 2021 20:25

Taliban: Kami Dalam Posisi Bertahan Selama Hari Raya Idul Adha

Taliban: Kami Dalam Posisi Bertahan Selama Hari Raya Idul Adha

Kamis, 22 Jul 2021 19:01

Dapat Bantuan Ini, Petugas Pemakaman Covid TPU Mangunjaya Ucapkan Terima Kasih kepada IDC

Dapat Bantuan Ini, Petugas Pemakaman Covid TPU Mangunjaya Ucapkan Terima Kasih kepada IDC

Kamis, 22 Jul 2021 18:15

Evaluasi PPKM Darurat, Bukhori Sampaikan Catatan Kritis

Evaluasi PPKM Darurat, Bukhori Sampaikan Catatan Kritis

Kamis, 22 Jul 2021 16:56

Statuta Universitas Indonesia Direvisi, Legislator: Kampus Dikebiri?

Statuta Universitas Indonesia Direvisi, Legislator: Kampus Dikebiri?

Kamis, 22 Jul 2021 16:27


MUI

Must Read!
X