Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.289 views

Serangan Bom Jibaku Taliban di Markas NDS di Ghazni Tewaskan 9 Pejabat Intelijen Afghanistan

KABUL, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Setidaknya sembilan pejabat intelijen Afghanistan tewas dalam pemboman jibaku di provinsi Ghazni Afghanistan timur pada dini hari Senin (18/5/2020), menurut sumber media setempat.

Sebuah kendaraan Humvee yang dipenuhi dengan bahan peledak dibawa ke pintu masuk Direktorat Keamanan Nasional (NDS) negara itu di mana itu diledakkan, melukai setidaknya 40 personel intelijen.

Delapan dari yang terluka dalam kondisi kritis dan dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Kabul, menurut gubernur provinsi Arif Noori.

Taliban menyatakan bertanggung jawab atas ledakan itu, yang mengguncang rumah sejauh 2 km dan menghancurkan kaca, lapor media setempat.

Lokasi pemboman hari Senin adalah ibu kota provinsi, juga disebut Ghazni, tempat Taliban mengendalikan sebagian besar daerah pedesaan di sekitarnya.

Kota ini jatuh ke tangan Taliban dua kali dalam beberapa tahun terakhir di tengah serangan besar-besaran yang sedang berlangsung terhadap pasukan Afghanistan dan NATO.

Pemboman mobil yang mematikan itu terjadi hanya sehari setelah dua pemimpin saingan Afghanistan mencapai kesepakatan pembagian kekuasaan, mengakhiri kebuntuan politik berbulan-bulan menyusul pemilihan presiden yang disengketakan yang diadakan pada bulan September.

Di bawah kesepakatan itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akan memegang jabatannya, sementara Abdullah Abdullah akan bertindak sebagai wakil pemimpin, memimpin Dewan Tinggi Rekonsiliasi Nasional negara itu.

Ketidakmampuan untuk menegosiasikan penyelesaian melihat pemotongan bantuan $ 1 miliar dolar dijatuhkan oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo.

Sebuah perjanjian perdamaian terobosan antara AS dan Taliban, untuk membuka jalan bagi penarikan pasukan asing, juga seharusnya meletakkan dasar untuk pembicaraan antara kelompok itu dan pemerintah Afghanistan.

Namun, kecurigaan pribadi antara Ghani dan Abdullah menghambat kemajuan, dengan pembicaraan terhenti pada bulan Maret.

Pompeo berbicara kepada kedua pemimpin pada hari Ahad, menurut AP, menyambut kesepakatan pembagian kekuasaan tersebut tetapi menyatakan penyesalan bahwa waktu telah "hilang".

Pekan lalu, dua serangan mematikan mengguncang negara yang hancur akibat perang itu. Militan bersenjata menyerbu rumah sakit bersalin di sebagian besar lingkungan Syi'ah di Kabul, menewaskan 24 orang, termasuk ibu, perawat dan dua bayi dan melukai 16 lainnya.

Di provinsi timur Nangrahar, seorang pembom jibaku meledakkan rompi mereka di pemakaman mantan panglima perang, menewaskan 32 orang dan melukai 133 lainnya.

AS menganggap kelompok Islamic State bertanggung jawab atas yang pertama, sedangkan yang kedua secara langsung diklaim oleh kelompok tersebut.

Namun setelah kedua serangan itu, Presiden Afghanistan Ghani segera muncul di layar TV negara itu, menyerukan pasukan keamanan untuk menyerang Taliban, membalikkan sikap bertahan yang dipertahankan oleh pemerintahnya sejak kesepakatan AS-Taliban.

"Taliban tidak berhenti berperang dan membunuh warga Afghanistan, sebaliknya mereka telah meningkatkan serangan mereka terhadap warga negara kami dan tempat-tempat umum," klaim Ghani.

Taliban mengatakan serangan Senin di Ghazni adalah tanggapan terhadap pernyataan perang pemerintah baru-baru ini.

Pada hari Kamis, Taliban meledakkan sebuah truk di dekat sebuah bangunan militer di kota Gardez, yang terletak di provinsi Paktia tenggara, meninggalkan lima orang tewas dan 20 orang cedera, termasuk personil militer menurut RadioFreeEurope. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Sabtu, 19 Sep 2020 11:43

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Jum'at, 18 Sep 2020 19:52

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 19:46

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Jum'at, 18 Sep 2020 18:59

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

Jum'at, 18 Sep 2020 17:50

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X