Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.199 views

Pejuang Oposisi Suriah Rebut Desa Strategis di Pedesaaan Idlib dari Pasukan Assad

IDLIB, SURIAH (voa-islam.com) - Pejuang oposisi Suriah menguasai sebuah desa di pedesaan Idlib pada Selasa (4/2/2020) pagi, ketika lebih banyak pasukan Turki dikerahkan ke Idlib, setelah Ankara melancarkan serangan balasan terhadap posisi rezim di provinsi oposisi pada hari Senin.

Desa Al-Nayrab di Idlib, yang terletak di jalan raya kritis M4 yang menghubungkan Aleppo dengan kubu rezim Latakia, berada di tangan pasukan pemerintah, yang merebut daerah itu dengan bantuan pemboman Rusia saat mereka mendorong ke utara.

Serangan udara rezim teroris Assad dan Rusia di provinsi Aleppo juga menewaskan dan melukai sedikitnya 24 warga sipil, termasuk sembilan anggota keluarga yang sama.

Foto-foto yang dibagikan di Twitter menunjukkan pesawat tempur mengitari situs-situs kampanye pemboman mematikan Selasa.

Kontrol atas desa-desa kecil di pedesaan Idlib dan Aleppo, serta memblokir jalan raya strategis, telah terbukti menjadi taktik utama serangan akhir rezim Suriah di barat laut negara itu dan meletakkan dasar bagi pengepungan pusat kota yang jauh lebih besar, menurut New Arab.

Risiko konflik penuh

Ketegangan antara Ankara dan Damaskus meningkat secara dramatis setelah pasukan pemerintah membom posisi Turki di kota titik nyala Saraqeb pada Senin pagi.

Lima tentara Turki tewas dan tujuh lainnya cedera, ketika konvoi militer Turki yang terdiri dari 240 tentara, yang memasuki wilayah itu melalui perbatasan selatan negara itu, mendapat kecaman.

Dalam serangan balasan darat dan udara yang ganas, Menteri Pertahanan Turki Hulus Akar mengklaim 76 tentara yang berjuang untuk Assad telah "dinetralkan" oleh pasukan Turki.

"Mereka yang menguji tekad Turki dengan serangan pengecut seperti itu akan memahami bahwa mereka melakukan kesalahan besar," kata Erdogan kepada televisi Turki di Istanbul setelahnya, sebelum meninggalkan jadwal kunjungan ke Ukraina.

Serangan-serangan itu juga menimbulkan kekhawatiran bahwa Ankara dapat melancarkan operasi militer penuh, yang mengancam akan merusak perjanjian militer Rusia-Turki yang sudah rapuh di wilayah tersebut.

Pada tahun 2018, pemerintah Erdogan menandatangani pakta Sochi dengan Rusia, sebuah perjanjian gencatan senjata untuk mencegah serangan militer yang akan membuat lebih dari tiga juta cvillian melarikan diri melintasi perbatasan ke Turki.

Namun kesepakatan de-eskalasi secara bertahap berantakan ketika rezim teroris Assad melanjutkan serangannya terhadap kota-kota dan desa-desa yang dikuasai pemberontak di dekat perbatasan Turki, yang didukung oleh serangan udara Rusia.

"Jika Rusia tidak dapat mengendalikan rezim Assad dari menargetkan kami, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap ancaman apa pun, seperti yang kami lakukan hari ini di Idlib," tulis direktur komunikasi kepresidenan Turki Fahrettin Altun di Twitter.

Presiden Turki sendiri juga memperingatkan para pendukung Assad di Moskow untuk tidak menghalangi tindakan Turki.

Namun kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa pada Senin mengecam Ankara atas bentrokan Senin.

"Tentara Turki mengubah lokasi pada malam hari di zona de-eskalasi Idlib tanpa memberi tahu pihak Rusia," kata kementerian Rusia dalam sebuah pernyataan.
Bill Park, seorang peneliti tamu di King's College London yang berbicara dengan Arab News, mengatakan bahwa dia memperkirakan ketegangan meningkat antara Turki dan Rusia.

"Saya merasa sulit untuk percaya bahwa Rusia akan mengizinkan Turki untuk menimbulkan kerusakan serius pada pasukan Suriah, jadi dugaan saya adalah bahwa Turki hanya akan menimbulkan kerusakan pada pasukan Suriah."

"Jika Turki memukul balik dengan keras, saya memperkirakan bahwa Rusia akan menyerang pasukan Turki dengan keras," tambah Park. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X