Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.866 views

Pejuang Oposisi Suriah Rebut Desa Strategis di Pedesaaan Idlib dari Pasukan Assad

IDLIB, SURIAH (voa-islam.com) - Pejuang oposisi Suriah menguasai sebuah desa di pedesaan Idlib pada Selasa (4/2/2020) pagi, ketika lebih banyak pasukan Turki dikerahkan ke Idlib, setelah Ankara melancarkan serangan balasan terhadap posisi rezim di provinsi oposisi pada hari Senin.

Desa Al-Nayrab di Idlib, yang terletak di jalan raya kritis M4 yang menghubungkan Aleppo dengan kubu rezim Latakia, berada di tangan pasukan pemerintah, yang merebut daerah itu dengan bantuan pemboman Rusia saat mereka mendorong ke utara.

Serangan udara rezim teroris Assad dan Rusia di provinsi Aleppo juga menewaskan dan melukai sedikitnya 24 warga sipil, termasuk sembilan anggota keluarga yang sama.

Foto-foto yang dibagikan di Twitter menunjukkan pesawat tempur mengitari situs-situs kampanye pemboman mematikan Selasa.

Kontrol atas desa-desa kecil di pedesaan Idlib dan Aleppo, serta memblokir jalan raya strategis, telah terbukti menjadi taktik utama serangan akhir rezim Suriah di barat laut negara itu dan meletakkan dasar bagi pengepungan pusat kota yang jauh lebih besar, menurut New Arab.

Risiko konflik penuh

Ketegangan antara Ankara dan Damaskus meningkat secara dramatis setelah pasukan pemerintah membom posisi Turki di kota titik nyala Saraqeb pada Senin pagi.

Lima tentara Turki tewas dan tujuh lainnya cedera, ketika konvoi militer Turki yang terdiri dari 240 tentara, yang memasuki wilayah itu melalui perbatasan selatan negara itu, mendapat kecaman.

Dalam serangan balasan darat dan udara yang ganas, Menteri Pertahanan Turki Hulus Akar mengklaim 76 tentara yang berjuang untuk Assad telah "dinetralkan" oleh pasukan Turki.

"Mereka yang menguji tekad Turki dengan serangan pengecut seperti itu akan memahami bahwa mereka melakukan kesalahan besar," kata Erdogan kepada televisi Turki di Istanbul setelahnya, sebelum meninggalkan jadwal kunjungan ke Ukraina.

Serangan-serangan itu juga menimbulkan kekhawatiran bahwa Ankara dapat melancarkan operasi militer penuh, yang mengancam akan merusak perjanjian militer Rusia-Turki yang sudah rapuh di wilayah tersebut.

Pada tahun 2018, pemerintah Erdogan menandatangani pakta Sochi dengan Rusia, sebuah perjanjian gencatan senjata untuk mencegah serangan militer yang akan membuat lebih dari tiga juta cvillian melarikan diri melintasi perbatasan ke Turki.

Namun kesepakatan de-eskalasi secara bertahap berantakan ketika rezim teroris Assad melanjutkan serangannya terhadap kota-kota dan desa-desa yang dikuasai pemberontak di dekat perbatasan Turki, yang didukung oleh serangan udara Rusia.

"Jika Rusia tidak dapat mengendalikan rezim Assad dari menargetkan kami, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap ancaman apa pun, seperti yang kami lakukan hari ini di Idlib," tulis direktur komunikasi kepresidenan Turki Fahrettin Altun di Twitter.

Presiden Turki sendiri juga memperingatkan para pendukung Assad di Moskow untuk tidak menghalangi tindakan Turki.

Namun kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa pada Senin mengecam Ankara atas bentrokan Senin.

"Tentara Turki mengubah lokasi pada malam hari di zona de-eskalasi Idlib tanpa memberi tahu pihak Rusia," kata kementerian Rusia dalam sebuah pernyataan.
Bill Park, seorang peneliti tamu di King's College London yang berbicara dengan Arab News, mengatakan bahwa dia memperkirakan ketegangan meningkat antara Turki dan Rusia.

"Saya merasa sulit untuk percaya bahwa Rusia akan mengizinkan Turki untuk menimbulkan kerusakan serius pada pasukan Suriah, jadi dugaan saya adalah bahwa Turki hanya akan menimbulkan kerusakan pada pasukan Suriah."

"Jika Turki memukul balik dengan keras, saya memperkirakan bahwa Rusia akan menyerang pasukan Turki dengan keras," tambah Park. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Sabtu, 19 Sep 2020 20:35

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

Sabtu, 19 Sep 2020 20:07

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Sabtu, 19 Sep 2020 15:25

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 15:04

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Sabtu, 19 Sep 2020 11:43

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Jum'at, 18 Sep 2020 19:52

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 19:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X