Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.725 views

Bebasnya Siti Aisyah: Ngibul Itu Ternyata Penyakit Menular

Oleh:

Nasruddin Djoha

 

BADAN Kesehatan Dunia WHO dan Departemen Kesehatan perlu menerapkan status baru:  Ngibul itu merupakan penyakit menular yang sangat  berbahaya. Khusus menjelang pilpres, statusnya harus ditingkatkan menjadi kejadian luar biasa (KLB).

Pengakuan PM Malaysia Mahathir  Mohammad bisa menjadi dasar penetapan penyakit ngibul menjadi KLB. Masyarakat, terutama politisi dan capres harus benar-benar waspada. Bayangkan saking seriusnya penyakit ngibul sampai membuat  pemimpin senior negeri jiran itu harus membuat jumpa pers.

Mahathir  membantah pernah dilobi Pemerintah Indonesia untuk membebaskan Siti Aisyah, WNI yang dituduh membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

"Saya tak dapat maklumat (saya tidak tahu ada lobi)," kata Mahathir dalam konferensi pers di Parlemen Malaysia, Selasa (12/3).

Pembebasan Siti Aisyah, kata Mahathir adalah keputusan yang diambil pengadilan. Proses pencabutan tuntutan sudah sesuai aturan.

"Ini keputusan yang diambil pengadilan. Dibicarakan dan tuntutan itu ditarik kembali. Jadi suatu proses yang mengikuti undang-undang. Ada hak bagi jaksa menarik kembali tuntutan, itu lah yang dilakukan," tegasnya.

Mahathir menyatakan hal itu menanggapi pernyataan Menkumham Jasonna Laoly bahwa bebasnya Siti Aisyah berkat lobi-lobi yang dia lakukan kepada pemerintah Malaysia termasuk Mahathir.

"Saya sudah bertemu PM Mahatir ketemu Jaksa Agung. Dalam surat kami kami minta kepada Jaksa Agung Malaysia untuk membebaskan beliau, “ ujar Laoly di Bandara Halim Perdanakusuma menyambut kedatangan Siti Aisyah.

Ada  tiga alasan kata Laoly mengapa Siti Aisyah harus dibebaskan dari hukuman. Pertama,  Siti Aisyah melakukan untuk kepentingan reality show. Kedua Siti Aisyah dikelabui. Ketiga,  dia sama sekali tak dapatkan keuntungan dari apa yang dilakukannya.

Dari Bandara Halim Siti Bersama keluarganya kemudian diajak menemui Presiden Jokowi di Istana Presiden. Media menggambarkan Siti Aisyah sampai mencium tiga kali tangan Jokowi sebagai ucapan terima kasih.

Siapa yang benar Mahathir atau Laoly? Kalau melihat _track recordnya,_ publik pasti lebih percaya kepada Mahathir.  Negarawan senior itu merupakan jaminan mutu. Laoly tidak sebanding kalau harus dijejerkan dengan Mahathir.  Dia pernah diselidiki KPK  dalam kasu Korupsi e-KTP.

Reputasi Jokowi lebih parah. Kredibilitasnya banyak dipertanyakan. Dia dipersoalkan media dan LSM karena banyak mengumbar data yang salah pada debat kedua. Dia juga sering mengklaim sesuatu yang tidak dilakukan.

Seorang wartawan asing John McBeth sudah jauh hari menengarai perilaku Jokowi ini. McBeth menyebut Jokowi tukang sulap yang menggunakan tipuan smoke and mirrors (asap dan kaca). 

Penegakan hukum di Malaysia sejauh ini relatif lebih tegas. Mantan PM Tun Nadjib Razak saat ini tengah menghadapi tuduhan korupsi jutaan dolar dan bersiap ke persidangan.

Mencampuri keputusan pengadilan implikasinya sangat serius. Skandal politik bisa berujung impeachment Pemerintahan Mahathir bisa jatuh.

Malaysia beda dengan Arab Saudi. Sistem hukum Malaysia tidak  mengenal uang diyat. Seorang pelaku pembunuhan bisa bebas asal mendapat pengampunan keluarganya dan membayar uang denda darah.

Bagi Laoly dan Jokowi,  bebasnya Siti Aiyah ini bisa menjadi jualan baru jelang Pilpres. Jokowi saat ini tak punya modal kuat untuk jualan kampanye. Berbagai janji politik dan klaim pembangunannya tidak terbukti.

Dengan berhasil membebaskan Siti Aisyah, Jokowi bisa berbangga. Dia tak kalah dengan Prabowo.

Pada bulan Agustus 2015 seorang TKI wanita asal NTT Wilfrida Soik dibebaskan pengadilan Malaysia. Dia dituduh membunuh majikannya dan terancam hukuman mati.

Prabowo turun tangan. Dia membayar pengacara terbaik dan menugaskannya membantu Wilfrida bertarung di pengadilan. Dana tersebut berasal dari kantong pribadinya.  Tidak ada lobi-lobi politik yang dilakukan. Padahal Prabowo banyak mengenal dan bersahabat dengan petinggi Malaysia, termasuk PM Tun Nadjib Razak. Dia menghormati sistem hukum negara lain.

Wilfrida bebas. Tidak ada kepentingan Prabowo mengeksploitasi dan mengkapitalisasinya untuk kepentingan pencitraan. Saat itu Prabowo baru saja kalah bertarung lawan Jokowi pada Pilpres 2014.

Dari kasus ini saja kita bisa langsung membuat perbadingan,  bagaimana kualitas dua capres yang saat ini tengah bertarung.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Latest News
Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Tiket Pesawat Mahal, Maskapai Asing Siap Mengawal

Selasa, 18 Jun 2019 08:50

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Ketika Hehamahua Sudah Teriak Moral, Dimana Tokoh Yang Lain?

Selasa, 18 Jun 2019 08:16

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Diisukan Dapat Tawaran Jabatan Menteri, Sandiaga: Jangan Hiraukan Rumor

Selasa, 18 Jun 2019 07:47

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Suka Membaca Ramalan Zodiak di Majalah

Selasa, 18 Jun 2019 07:36

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Ketika Mursi Meninggal, Harapan Mesir untuk Kebebasan Mati Bersamanya

Selasa, 18 Jun 2019 07:28

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Dunia Bereaksi Terhadap Meninggalnya Muhammad Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 07:15

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Nasib Pembangunan Infrastruktur

Selasa, 18 Jun 2019 06:46

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Ikhwan Sebut Wafatnya Mursi Sebagai Pembunuhan Terencana

Selasa, 18 Jun 2019 06:39

Sebut Mursi Pahlawan Sejati, Jamat e Islami akan Gelar Shalat Ghaib di Seluruh Pakistan

Sebut Mursi Pahlawan Sejati, Jamat e Islami akan Gelar Shalat Ghaib di Seluruh Pakistan

Selasa, 18 Jun 2019 06:32

Para Petinggi Turki Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Mursi

Para Petinggi Turki Ucapkan Bela Sungkawa atas Meninggalnya Mursi

Selasa, 18 Jun 2019 06:24

Erdogan Sebut Mursi Meninggal Sebagai Syuhada

Erdogan Sebut Mursi Meninggal Sebagai Syuhada

Selasa, 18 Jun 2019 06:16

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Meninggal Dunia

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Meninggal Dunia

Selasa, 18 Jun 2019 06:05

Mudahnya Membeli Rokok Membuat Anak Jadi Perokok

Mudahnya Membeli Rokok Membuat Anak Jadi Perokok

Selasa, 18 Jun 2019 05:55

Busana Cermin Takwa

Busana Cermin Takwa

Senin, 17 Jun 2019 23:57

Sepenggal Kisah Keutamaan Ali bin Abi Thalib

Sepenggal Kisah Keutamaan Ali bin Abi Thalib

Senin, 17 Jun 2019 22:42

Warga Palestina di Gaza Terima Bantuan Keuangan Baru dari Qatar

Warga Palestina di Gaza Terima Bantuan Keuangan Baru dari Qatar

Senin, 17 Jun 2019 22:30

Bloger Pakistan Dibunuh karena Berbicara Menentang Proyek Ekspansionisme Syi'ah Iran

Bloger Pakistan Dibunuh karena Berbicara Menentang Proyek Ekspansionisme Syi'ah Iran

Senin, 17 Jun 2019 22:04

OBOR: Jebakan Cina Mendigdaya Perekonomian Dunia

OBOR: Jebakan Cina Mendigdaya Perekonomian Dunia

Senin, 17 Jun 2019 21:39

Prabowo dan Kiblat Bangsa

Prabowo dan Kiblat Bangsa

Senin, 17 Jun 2019 20:56

MK Bukan Final

MK Bukan Final

Senin, 17 Jun 2019 20:53


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 18/06/2019 06:46

Nasib Pembangunan Infrastruktur