Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.904 views

Bebasnya Siti Aisyah: Ngibul Itu Ternyata Penyakit Menular

Oleh:

Nasruddin Djoha

 

BADAN Kesehatan Dunia WHO dan Departemen Kesehatan perlu menerapkan status baru:  Ngibul itu merupakan penyakit menular yang sangat  berbahaya. Khusus menjelang pilpres, statusnya harus ditingkatkan menjadi kejadian luar biasa (KLB).

Pengakuan PM Malaysia Mahathir  Mohammad bisa menjadi dasar penetapan penyakit ngibul menjadi KLB. Masyarakat, terutama politisi dan capres harus benar-benar waspada. Bayangkan saking seriusnya penyakit ngibul sampai membuat  pemimpin senior negeri jiran itu harus membuat jumpa pers.

Mahathir  membantah pernah dilobi Pemerintah Indonesia untuk membebaskan Siti Aisyah, WNI yang dituduh membunuh Kim Jong-nam, saudara tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

"Saya tak dapat maklumat (saya tidak tahu ada lobi)," kata Mahathir dalam konferensi pers di Parlemen Malaysia, Selasa (12/3).

Pembebasan Siti Aisyah, kata Mahathir adalah keputusan yang diambil pengadilan. Proses pencabutan tuntutan sudah sesuai aturan.

"Ini keputusan yang diambil pengadilan. Dibicarakan dan tuntutan itu ditarik kembali. Jadi suatu proses yang mengikuti undang-undang. Ada hak bagi jaksa menarik kembali tuntutan, itu lah yang dilakukan," tegasnya.

Mahathir menyatakan hal itu menanggapi pernyataan Menkumham Jasonna Laoly bahwa bebasnya Siti Aisyah berkat lobi-lobi yang dia lakukan kepada pemerintah Malaysia termasuk Mahathir.

"Saya sudah bertemu PM Mahatir ketemu Jaksa Agung. Dalam surat kami kami minta kepada Jaksa Agung Malaysia untuk membebaskan beliau, “ ujar Laoly di Bandara Halim Perdanakusuma menyambut kedatangan Siti Aisyah.

Ada  tiga alasan kata Laoly mengapa Siti Aisyah harus dibebaskan dari hukuman. Pertama,  Siti Aisyah melakukan untuk kepentingan reality show. Kedua Siti Aisyah dikelabui. Ketiga,  dia sama sekali tak dapatkan keuntungan dari apa yang dilakukannya.

Dari Bandara Halim Siti Bersama keluarganya kemudian diajak menemui Presiden Jokowi di Istana Presiden. Media menggambarkan Siti Aisyah sampai mencium tiga kali tangan Jokowi sebagai ucapan terima kasih.

Siapa yang benar Mahathir atau Laoly? Kalau melihat _track recordnya,_ publik pasti lebih percaya kepada Mahathir.  Negarawan senior itu merupakan jaminan mutu. Laoly tidak sebanding kalau harus dijejerkan dengan Mahathir.  Dia pernah diselidiki KPK  dalam kasu Korupsi e-KTP.

Reputasi Jokowi lebih parah. Kredibilitasnya banyak dipertanyakan. Dia dipersoalkan media dan LSM karena banyak mengumbar data yang salah pada debat kedua. Dia juga sering mengklaim sesuatu yang tidak dilakukan.

Seorang wartawan asing John McBeth sudah jauh hari menengarai perilaku Jokowi ini. McBeth menyebut Jokowi tukang sulap yang menggunakan tipuan smoke and mirrors (asap dan kaca). 

Penegakan hukum di Malaysia sejauh ini relatif lebih tegas. Mantan PM Tun Nadjib Razak saat ini tengah menghadapi tuduhan korupsi jutaan dolar dan bersiap ke persidangan.

Mencampuri keputusan pengadilan implikasinya sangat serius. Skandal politik bisa berujung impeachment Pemerintahan Mahathir bisa jatuh.

Malaysia beda dengan Arab Saudi. Sistem hukum Malaysia tidak  mengenal uang diyat. Seorang pelaku pembunuhan bisa bebas asal mendapat pengampunan keluarganya dan membayar uang denda darah.

Bagi Laoly dan Jokowi,  bebasnya Siti Aiyah ini bisa menjadi jualan baru jelang Pilpres. Jokowi saat ini tak punya modal kuat untuk jualan kampanye. Berbagai janji politik dan klaim pembangunannya tidak terbukti.

Dengan berhasil membebaskan Siti Aisyah, Jokowi bisa berbangga. Dia tak kalah dengan Prabowo.

Pada bulan Agustus 2015 seorang TKI wanita asal NTT Wilfrida Soik dibebaskan pengadilan Malaysia. Dia dituduh membunuh majikannya dan terancam hukuman mati.

Prabowo turun tangan. Dia membayar pengacara terbaik dan menugaskannya membantu Wilfrida bertarung di pengadilan. Dana tersebut berasal dari kantong pribadinya.  Tidak ada lobi-lobi politik yang dilakukan. Padahal Prabowo banyak mengenal dan bersahabat dengan petinggi Malaysia, termasuk PM Tun Nadjib Razak. Dia menghormati sistem hukum negara lain.

Wilfrida bebas. Tidak ada kepentingan Prabowo mengeksploitasi dan mengkapitalisasinya untuk kepentingan pencitraan. Saat itu Prabowo baru saja kalah bertarung lawan Jokowi pada Pilpres 2014.

Dari kasus ini saja kita bisa langsung membuat perbadingan,  bagaimana kualitas dua capres yang saat ini tengah bertarung.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Islamophobia Dijadikan Komoditas Politik

Kamis, 19 Sep 2019 09:23

Menyoal Film The Santri

Menyoal Film The Santri

Kamis, 19 Sep 2019 08:40

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Deislamisasi, Sejarah Islam Diamputasi

Kamis, 19 Sep 2019 07:34

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Bahas RUU KUHP dan RUU P-KS, MUI Undang DPR

Rabu, 18 Sep 2019 23:46

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Malaysia Tangkap Lebih dari 20 Migran Ilegal

Rabu, 18 Sep 2019 23:23

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X