Sabtu, 20 Rabiul Akhir 1448 H / 3 Oktober 2026 09:49 wib
116 views
Bekali Murid Ilmu Jurnalistik, SPI Jakarta Siap Cetak Agen Perubahan
JAKARTA (voa-islam.com) - Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta hari Rabu (30/09/2026) mengundang jurnalis senior Erwyn Kurniawan untuk bekali ilmu jurnalistik dasar pada kuliah keempat di Kalibata, Jakarta Selatan.
Materi disampaikan di gedung INSISTS (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations) kepada 60 lebih murid SPI. Pemimpin redaksi kabar berita Semesta tersebut berharap ke depannya murid SPI dapat menjadi pribadi yang berpengaruh. “Imam al-Ghazali pernah berkata, ‘kalau kamu bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka menulislah’,” ujar Erwyn.
Lulusan Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta itu menegaskan bahwa menulis akan menjadikan seseorang berpengaruh. “Berpengaruh tidak harus menunggu menjadi tokoh. Cukup dengan seutas tulisan, seseorang dapat tergerak untuk berubah,” tegas mantan tenaga ahli DPR RI itu.
Arsyiela, murid SPI asal Jakarta, menjelaskan bahwa materi jurnalistik dasar yang disampaikan cukup menarik. “Pemateri kali ini tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga mengadakan sesi praktik membuat naskah reportase selama 5 menit,” jelas staf hukum salah satu lembaga filantropi Islam di Jakarta itu.
Lulusan ilmu hukum Universitas Indonesia tersebut juga menekankan bahwa materi hari itu sangat relevan dengan kebutuhan murid SPI. “Ketika kita berbicara tentang pemikiran Islam, maka kita dituntut untuk cerdas, tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tapi juga dalam menerima informasi. Lewat teori yang dipaparkan, kita diajak untuk membaca suatu berita secara lebih kritis dan lebih objektif,” pungkas perempuan yang juga merupakan finalis duta bahasa DKI Jakarta 2022 itu.
Sementara itu Mira, murid SPI yang merupakan kreator konten, berharap dapat menuliskan berita yang perlu diketahui oleh masyarakat. “Setelah mendapat materi ini, karena saya punya keresahan terkait isu penjajahan terhadap Palestina yang seperti tidak ada ujungnya. Kemungkinan dari sana, saya ingin menulis terkait kepalestinaan di media sosial milik saya,” pungkas perempuan aktivis dakwah itu. (Izzah Syahidah/Ab)
Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!