Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.963 views

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

JAKARTA (voa-islam.com)--Direktur Lembaga Bantuan Hukum Hidayatullah (LBHH) Dudung A. Abdullah, mengemukakan sejumlah langkah apa yang harus dilakukan dalam mengantisipasi agar tidak terjerat kasus hukum atau kriminalisasi.

Diantaranya, dia menyebutkan, dai harus membangun komunikasi yang konstruktif dengan semua pihak sehingga ketika kemudian ada permasalahan di tengah masyarakat atau ketika ada perasaan lain di tengan masyarakat terhadap dai atau lembaga, hal itu bisa segera dibicarakan dan dicairkan.

“Maka seorang dai itu harus komunaktif di tengah masyarakatnya,” kata Dudung saat menjadi narasumber dalam Webinar Series10 – Pra Munas V Hidayatullah seperti dilansir kanal Youtube Hidayatullah ID, Rabu (21/10/2020).

Selain itu, ketika dai berbicara di tengah umat harus dibarengi dengan basis data yang kuat. Sebab, kalau tidak dikuatkan dengan data, maka yang terjadi adalah fitnah.

“Bisa saja yang disampaikan benar tapi tidak ada basis datanya, maka orang atau lembaga yang tak suka bisa saja melaporkan sebagai perbuatan tidak menyenangkan,” katanya.

Dai juga didorong agar memahami aturan peraturan perundang undangan seperti UU Pendidikan, UU Perlindungan Anak. Seumpama kalau bergiat di lembaga, perhatikan UU Tindak Pidana Pencucian Uang. Karena, sambungnya, bisa saja ada orang yang menyumbang tapi ternyata melakukan pencucian uang. Ia juga menekankan pentingnya memahani UU Yayasan.

“Dan yang paling banyak sekarang ini terjerambab dalam kasus kriminalisasi dai adalah UU ITE. Maka tolong dipahami itu semua. Jangan sampai kemudian kita menyebarkan sesuatu yang ada di media sosial, tidak disaring langsung dishare. Tidak dilihat dulu benar atau tidaknya,” tuturnya.

Dai yang berada di lembaga Islam, dipandang Dudung penting untuk membuat aturan tata tertib transparan yang bisa dibaca dan dipahami oleh wali santri. Dan itu harus disepakati. Sehingga jika membuat hukuman itu jelas karena sudah ada aturannya.

Masih dalam upaya menghindari kriminalisasi, dai atau guru di lembaga Islam agar menghindari penerapan hukuman yang bersifat kekerasan fisik karena apabila kemudian orang yang tidak suka maka bisa saja dilaporkan.

“Mungkin boleh jadi yang melaporkan bukan orangtuanya tapi masyarakat sekitar atau kelompok tertentu yang tidak suka,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan perlunya dibangun biro khusus yang mengurusi hubungan masyarakat (humas) di lembaga yang menaungi para dai atau guru. Sehingga, terangnya, ketika ada suatu permasalahan, tidak langsung ke orangnya tetapi ke bidang Humas yang menyampaikan apa yang terjadi.

“Dengan demikian, apa yang disampaikan ke masyarakat itu terpola dengan baik,” katanya.

Dudung menerangkan, yang tak kalah penting adalah ketika dai sedang mengadapi masalah hukum, maka lembaga yang menaungi dai tersebut, entah itu organisasi, entah perkumpulan, ormas atau yayasan, maka harus turun tangan bertanggungjawab menurunkan bantuan hukum.

“Jangan membiarkan dai sendirian. Dia dihujat sendirian. Keluarganya juga dihujat. Dengan pendampingan hukum dari lembaga, dai tidak merasa sendirian dan merasa dirangkul. Kasian, dia jangan sampai berdakwah sendirian, berhadapan dengan hukum juga sendirian,” katanya.

Dudung menjelaskan, krimanalisasi atau pemenjahatan berasal dari bahasa Inggris: criminalization. Lantas, apakah kriminalisasi ini benar terjadi? Mengacu pada pernyataan Komnas HAM Natalius Pigai, kriminalisasi betul ada.

“Kalau kita lihat sejarah, para pejuang kemerdekaan juga dikriminalisasi. Dai sebagai pembawa nilai kebenaran, pasti menghadapi masalah ini. Bahkan orang yang terganggu dengan kiprah dai, akan dikriminalisasi,” kata Dudung.

Menurut Dudung, dai bisa dikriminalisasi tidak saja personalnya tetapi juga asetnya. Misalnya, asetnya dianggap penyerobotan, padahal surat suranya lengkap. Ini terjadi karena ada yang tidak suka.

“Ada juga yang mungkin diprovokasi untuk melakukan tindakan kriminalisasi. Atau lembaganya yang dikriminalisasi dengan stigma misalnya cap radikal,” ungkapnya seraya menyebutkan sejumlah kasus hukum kriminalisasi dai yang ditanganinya.

Melalui kesempatan webinar tersebut, Dudung menyampaikan, bahwa kita sebagai pewaris para nabi, tetap konsisten dalam menjalankan tugas menyampaikan kebenaran dan mencerdaskan umat dimanapun berada.

“Tidak perlu takut. Sepanjang kita sesuai aturan, insya Allah tidak akan terjadi kriminalisasi dan kami dari LBH Hidayatullah siap untuk mengawal para dai dan guru serta masyarakat luas yang sedang berhadapan dengan hukum,” tutupnya.

Webinar bertajuk “Antisipasi Kriminalisasi Dai dan Guru Masa Kini” ini juga menghadirkan narasumber Dosen Hukum Universitas Wisnuwardhana Dani Harianto, Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PP PGRI) Masa Bakti XXI (2013–2018) Dr H Didi Suprijadi MM dan dipandu oleh lawyer yang juga dai pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Ashabul Kahfi Bekasi, Hidayatullah, SH.*

Sumber: Hidayatullah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Ratusan Peserta akan Hadir di Munas X MUI Luring dan Daring

Senin, 23 Nov 2020 16:41

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Rezim Teroris Assad Siksa Hingga Tewas 98 Orang di Daraa Suriah

Senin, 23 Nov 2020 15:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X