Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.860 views

Dakwah Perlu Kemandirian Ekonomi

JAKARTA (voa-islam.com)—Penting sekali kemandirian dakwah. Baik dalam menjaga integritas da'i maupun kemurnian dakwah. Dengan kemandirian kepribadian dan finansial, para juru dakwah dapat menghidupi kebutuhan hidup dan dakwahnya sendiri. Tidak bergantung pada bantuan donatur, sehingga 'izzah dan marwah terjaga.

Demikianlah kemandirian dakwah yang terus diikhtiarkan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (Dewan Dakwah). Lembaga yang didirikan Dr M Natsir dan koleganya pada 1967 ini, program utamanya adalah dakwah pedalaman.

Menurut Ketua Laznas Dewan Dakwah, Ustaz Ade Salamun, kemandirian tersebut menjadi jalan kesuksesan dakwah.

Ustaz Ade menceritakan yang terjadi di Desa Solan, Kec Bula, Kab Pulau Seram Bagian Timur.

''Ketika saya berkunjung ke sana tahun 2009, warga sangat miskin spiritual maupun material. Padahal, laut terhampar di sekelilingnya. Tapi mereka bergantung pada hasil hutan yang sebatas jangkauan saja,'' tuturnya saat ditemui di Menara Dakwah jl Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, Jum'at (11/9).

Laznas Dewan Dakwah kemudian merekomendasikan pengiriman dai tangguh ke Solan.

''Alhamdulillah, dai kita mampu menciptakan kemandirian dakwah,'' kata aksesor Amil Zakat bersertifikat ini.

Dai itu mengajak masyarakat untuk mandiri secara ekonomi dengan cara bercocok tanam. Di dusun tersebut memang banyak lahan tidur.

Bersama masyarakat, sang dai membabat lahan untuk ditanami sayuran seperti terong, kacang panjang, dan kangkung.

Hasil panen berlimpah. Tetapi karena mudah layu, maka tidak keburu untuk dijual ke desa lain terdekat yang berjarak 50 kilometer.

“Hasil panen ini hanya dikonsumsi masyarakat sekitar,” ujar Ustaz Ade.

Kemudian, jelas Ustaz Ade, masyarakat beralih menanam tumpang sari jagung dan kacang tanah. Jenis tanaman biji-bijian ini dinilai lebih tahan lama dari sayuran. Sehingga sebagian hasil panen masih bisa dijual.

“Alhamdulillah begitu panen dapat Rp20 juta. Dibeli oleh perusahaan eksplorasi minyak di sekitar Solan. Dari sini masyarakat kaget, ternyata lahan yang selama ini dibiarkan bisa menghasilkan sesuatu,” ungkap Ustaz Ade.

Dari situlah, masyarakat pun sukarela mengikuti pengajian yang digelar dai tadi. Ustaz Ade menyebut program ekonomi produktif itu sebagai ‘gula-gula’ dakwah.

“Kemandirian dakwah ini menjadi gula-gula yang dapat menarik masyarakat. Juga menjadi nilai bargaining dai,” jelas Ustaz Ade.

Selain di Dusun Solang, ada juga di Dusun Tubeket, Desa Makalo, Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat kisah dai sukses membangun kemandirian dakwah.

Menurut Ustaz Ade, dai Dewan Dakwah yang ditugaskan di sana merintis pengelolaan 20 hektar lahan sawah yang sudah beberapa kali panan raya. Dan itu tentu bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Dikatakan Ustaz Ade, program ekonomi merupakan alat dakwah. Artinya, dai tidak hanya melakukan pembinaan agama saja, melainkan mendorong dan membangun ekonomi masyarakat.

“Dai akan bersama-sama masyarakat bercocok tanam, menjaga hutan, berternak, bikin kripik yang menghasilkan uang,” kata Ustaz Ade.

Jenis usaha produktif yang dilakukan para dai ini tentu saja setelah dilakukan pemetaan. Karena masing-masing daerah berbebeda kebutuhan maupun potensi.

Ustaz Ade mengungkapkan, sebelum diterjunkan ke daerah pelosok para dai akan dibekali pemetaan sosial dakwah.

“Apa sih yang dibutuhkan di sana? Jadi meski dai sudah belajar 4 tahun, latihan di masjid, ikut kafilah dakwah, tetapi mereka tetap perlu dibekali. Karena daerah beda-beda. Di tempat ini pertanian, di tempat itu perdagangan,” ungkap Ustaz Ade tentang materi pembekalan calon da'i.

Kemandirian dakwah yang diupayakan Dewan Dakwah ini mampu mengurangi ketergantungan dari bantuan donatur. Seperti saat wabah covid-19 ini, para dai mampu tetap bertahan menggerakkan roda dakwah.

“Dengan kemandirian ini dirasakan dampaknya. Secara mandiri mereka tak lagi tergantung secara penuh dari bantuan pusat,” demikian Ustaz Ade. *[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Rabu, 25 Nov 2020 06:10

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X