Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.032 views

Dakwah Perlu Kemandirian Ekonomi

JAKARTA (voa-islam.com)—Penting sekali kemandirian dakwah. Baik dalam menjaga integritas da'i maupun kemurnian dakwah. Dengan kemandirian kepribadian dan finansial, para juru dakwah dapat menghidupi kebutuhan hidup dan dakwahnya sendiri. Tidak bergantung pada bantuan donatur, sehingga 'izzah dan marwah terjaga.

Demikianlah kemandirian dakwah yang terus diikhtiarkan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (Dewan Dakwah). Lembaga yang didirikan Dr M Natsir dan koleganya pada 1967 ini, program utamanya adalah dakwah pedalaman.

Menurut Ketua Laznas Dewan Dakwah, Ustaz Ade Salamun, kemandirian tersebut menjadi jalan kesuksesan dakwah.

Ustaz Ade menceritakan yang terjadi di Desa Solan, Kec Bula, Kab Pulau Seram Bagian Timur.

''Ketika saya berkunjung ke sana tahun 2009, warga sangat miskin spiritual maupun material. Padahal, laut terhampar di sekelilingnya. Tapi mereka bergantung pada hasil hutan yang sebatas jangkauan saja,'' tuturnya saat ditemui di Menara Dakwah jl Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, Jum'at (11/9).

Laznas Dewan Dakwah kemudian merekomendasikan pengiriman dai tangguh ke Solan.

''Alhamdulillah, dai kita mampu menciptakan kemandirian dakwah,'' kata aksesor Amil Zakat bersertifikat ini.

Dai itu mengajak masyarakat untuk mandiri secara ekonomi dengan cara bercocok tanam. Di dusun tersebut memang banyak lahan tidur.

Bersama masyarakat, sang dai membabat lahan untuk ditanami sayuran seperti terong, kacang panjang, dan kangkung.

Hasil panen berlimpah. Tetapi karena mudah layu, maka tidak keburu untuk dijual ke desa lain terdekat yang berjarak 50 kilometer.

“Hasil panen ini hanya dikonsumsi masyarakat sekitar,” ujar Ustaz Ade.

Kemudian, jelas Ustaz Ade, masyarakat beralih menanam tumpang sari jagung dan kacang tanah. Jenis tanaman biji-bijian ini dinilai lebih tahan lama dari sayuran. Sehingga sebagian hasil panen masih bisa dijual.

“Alhamdulillah begitu panen dapat Rp20 juta. Dibeli oleh perusahaan eksplorasi minyak di sekitar Solan. Dari sini masyarakat kaget, ternyata lahan yang selama ini dibiarkan bisa menghasilkan sesuatu,” ungkap Ustaz Ade.

Dari situlah, masyarakat pun sukarela mengikuti pengajian yang digelar dai tadi. Ustaz Ade menyebut program ekonomi produktif itu sebagai ‘gula-gula’ dakwah.

“Kemandirian dakwah ini menjadi gula-gula yang dapat menarik masyarakat. Juga menjadi nilai bargaining dai,” jelas Ustaz Ade.

Selain di Dusun Solang, ada juga di Dusun Tubeket, Desa Makalo, Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat kisah dai sukses membangun kemandirian dakwah.

Menurut Ustaz Ade, dai Dewan Dakwah yang ditugaskan di sana merintis pengelolaan 20 hektar lahan sawah yang sudah beberapa kali panan raya. Dan itu tentu bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Dikatakan Ustaz Ade, program ekonomi merupakan alat dakwah. Artinya, dai tidak hanya melakukan pembinaan agama saja, melainkan mendorong dan membangun ekonomi masyarakat.

“Dai akan bersama-sama masyarakat bercocok tanam, menjaga hutan, berternak, bikin kripik yang menghasilkan uang,” kata Ustaz Ade.

Jenis usaha produktif yang dilakukan para dai ini tentu saja setelah dilakukan pemetaan. Karena masing-masing daerah berbebeda kebutuhan maupun potensi.

Ustaz Ade mengungkapkan, sebelum diterjunkan ke daerah pelosok para dai akan dibekali pemetaan sosial dakwah.

“Apa sih yang dibutuhkan di sana? Jadi meski dai sudah belajar 4 tahun, latihan di masjid, ikut kafilah dakwah, tetapi mereka tetap perlu dibekali. Karena daerah beda-beda. Di tempat ini pertanian, di tempat itu perdagangan,” ungkap Ustaz Ade tentang materi pembekalan calon da'i.

Kemandirian dakwah yang diupayakan Dewan Dakwah ini mampu mengurangi ketergantungan dari bantuan donatur. Seperti saat wabah covid-19 ini, para dai mampu tetap bertahan menggerakkan roda dakwah.

“Dengan kemandirian ini dirasakan dampaknya. Secara mandiri mereka tak lagi tergantung secara penuh dari bantuan pusat,” demikian Ustaz Ade. *[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Generasi Milenial Terancam Learning Loss, Adakah Solusi?

Sabtu, 27 Feb 2021 20:56

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Waspada, Hindarkan Anak dari Paham Sekuler

Sabtu, 27 Feb 2021 20:47

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Menyoal Modifikasi Kurikulum SMK

Sabtu, 27 Feb 2021 20:38

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Regenerasi Kepemimpinan, Forum Jurnalis Muslim Akan Gelar Munas II

Sabtu, 27 Feb 2021 18:53

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Israel Larang Muslim Kumandangkan Adzan Di Masjid Ibrahimi Hebron

Sabtu, 27 Feb 2021 15:15

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Intelijen AS Sebut Putra Mahkota Saudi MBS Setujui Operasi Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 27 Feb 2021 13:42

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Ganasnya Sakit Qalbu (2): Ini Penyebab 350 Penyakit dari Hatimu (1-350)

Sabtu, 27 Feb 2021 10:30

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Quranic Quantum Food: Tips Jadikan masakan sehat & Anti Sihir

Sabtu, 27 Feb 2021 10:29

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Kajian Ilmu FUUI: Tunduk dan Patuh Kepada Selain Allah dengan Menentang Syariat-Nya

Sabtu, 27 Feb 2021 01:20

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Parlemen Belanda: Perlakuan Cina Terhadap Muslim Uighur Genosia

Jum'at, 26 Feb 2021 20:30

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Mahkamah Agung Inggris Putuskan Shamima Beghum Tidak Bisa Kembali Ke Inggris

Jum'at, 26 Feb 2021 19:35

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Sri Lanka Cabut Larangan Kontroversial Penguburan Jenazah COVID-19 Dengan Cara Dibakar

Jum'at, 26 Feb 2021 18:14

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

Jum'at, 26 Feb 2021 15:00

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Jum'at, 26 Feb 2021 11:47

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Soal Izin Investasi Industri Miras, Harusnya Tunggu RUU Miras Disahkan Dulu

Jum'at, 26 Feb 2021 06:54


MUI

Must Read!
X

Ahad, 28/02/2021 10:48

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan