Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.929 views

Muhammadiyah Minta Pemerintah Usut Tuntas Kematian Randi dan Yusuf Kardawi

JAKARTA (voa-islam.com)--Bersama Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari Amnesti Internasional, YLBHI, dan KONTRAS, Selasa (10/12) Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menuntut pemerintah bertindak profesional dalam mengusut kasus kematian dua mahasiswa asal Kendari, Immawan Randi (19) dan Yusuf Kardawi (21) secara tuntas.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas menganggap ketidakseriusan pemerintah dalam mengusut secara transparan justru akan menimbulkan preseden yang buruk bagi wajah demokrasi di Indonesia.

“Kami sudah advokasi sejak awal. (perkembangannya) Jauh dari memuaskan. Tidak ada transparansi dan akuntabilitas publik. Negara tidak hadir, polisi semena-mena, termasuk tidak memberikan keamanan terhadap masyarakat atas haknya di dalam demokrasi. Karena itu kami sepakat agar kasus ini diangkat di level pusat atau nasional,” ungkap Busyro.

Immawan Randi meninggal dengan luka tembak di dada sementara Yusuf Kardawi meninggal diduga akibat penganiayaan dengan benda tumpul yang merusak tempurung kepala pada demonstrasi penolakan RUU KPK dan RUU KUHP pada September 2019 silam. Keduanya, tewas di tangan oknum aparat.

Turut hadir dalam konferensi Pers “Usut Tuntas Kasus Kematian Immawan Randi dan Korban Kekerasan Aparat Polisi” di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta tersebut, orangtua Yusuf Kardawi dan orangtua Randi berharap kepolisian segera mengungkap sosok pelaku pembunuhan dan menghukum sesuai prosedur secara transparan.

Direktur Amnesti Internasional Usman Hamid melihat brutalitas aparat kepada para demonstran selama demonstrasi September 2019 tidak beralasan sama sekali dan masuk dalam kategori pelanggaran HAM berat.

“Dalam banyak fakta dia (Yusuf Kardawi) mengalami luka benturan benda tumpul yang sangat serius, jadi penyiksaan yang tidak manusiawi ini adalah pelanggaran berat asas kemanusian karena hak untuk hidup dan tidak disiksa adalah tidak boleh dicabut bahkan ketika keamanan dan negara dalam kondisi darurat,” ungkap Usman.

“Yang dipersoalkan adalah kalangan mahasiswa saat itu sedang membela nilai-nilai dasar kemanusiaan, dan pembelaan terhadap nilai-nilai reformasi. Jadi ini tindakan yang tidak bisa dibenarkan dan menunjukkan ketidakmampuan negara melindungi rakyatnya. Kami mendesak Kapolri, Komnasham, Ombudsman. Ini bukan saja tanggungjawab Kapolda, Gubernur Kendari bahkan juga Presiden,” imbuhnya.

Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah menegaskan akan mengawal kasus ini hingga menemukan titik terang dan tuntas. Sementara itu DPP IMM menyatakan juga akan mengawal agar kematian Randi dan Yusuf tidak menguap begitu saja.

“Sekarang sudah 71 hari perkembangannya lambat dan tidak cukup transparan. Seolah-olah yang diutamakan hanya Randi saja, Yusuf sangat sulit untuk diusut. Kami dari DPP IMM bersama kawan-kawan, beritikad untuk melakukan aksi agar tidak tenggelam begitu saja. Momentum hari HAM internasional 10 Desember. Besok audiensi ke Mabes Polri, Ombudsman Dan Komnas Ham,” tutup Sekjen DPP IMM Rabi Karman.*

Sumber: Muhammadiyah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Alhamdulillah, Saudi Akan Cabut Larangan Umrah Mulai Oktober

Rabu, 23 Sep 2020 11:29

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Persis: Tunda Pilkada Dahulukan Keselamatan Jiwa

Rabu, 23 Sep 2020 11:00

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Alhamdulillah, Inilah Nakhoda Baru Dewan Dakwah

Rabu, 23 Sep 2020 05:24

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Saudi Akan Cabut Pembatasan Ibadah Umrah Secara Bertahap

Selasa, 22 Sep 2020 22:15

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Doa-doa Saat Turun Hujan Sesuai Kebutuhan

Selasa, 22 Sep 2020 22:13

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Dilema Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 22 Sep 2020 21:21

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Studi: Memiliki Flu Melipat Gandakan Risiko Kematian Akibat Virus Corona

Selasa, 22 Sep 2020 21:15

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Pasukan Keamanan Palestina Tangkap Pendukung Mantan Pejabat Fatah Mohammed Dahlan

Selasa, 22 Sep 2020 21:00

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Biadab! Cina Paksa Muslim Uighur Latihan Minum Minuman Keras

Selasa, 22 Sep 2020 20:18

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Pemimpin yang Dibenci Rakyat

Selasa, 22 Sep 2020 18:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X