Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.924 views

MUI Pusat Angkat Suara Soal Ustaz Abdul Somad, Singgung Nasakom

JAKARTA (voa-islam.com)- Buya Hamka menceritakan kisah nyata persekusi yang dialami oleh KH. S. S. Djam'an, ulama terkenal pada tahun 1960-an saat memberikan pengajian di rumah warga masyarakat. Ia menjelaskan tafsir firman Allah ayat 4-5 surah al-Kahfi tentang makna tauhid yang murni dan menyesatkan paham trinitas. 

Rupanya ada yang nguping menginteli pengajian tersebut. Selepas pengajian, saat hendak pulang Kiai Djam'an dikepung sekumpulan pemuda Kristen berbadan kekar dan sangar, sambil meneriakkan kalimat "Anda anti Pancasila!" Dan, "Kita disuruh toleransi.” 

Toleransi dengan tafsiran bahwa kita jangan atau dilarang menerangkan akidah kita: siapa yang berani menerangkan akidah kita maka rumahnya bisa dikepung atau bisa diproses,” sindir Hamka, mencontohkan kejadian yang menimpa Kiai Djam'an. 

Dahulu tahun 1960 Hamka pernah berkhotbah di Masjid Agung Al Azhar bahwa di Indonesia saat ini Islam dalam bahaya akibat wabah intoleransi dan tudingan anti Pancasila oleh organ-organ NASAKOM kepada partai Islam, ormas Islam dan tokoh-tokoh ulama Islam.

Rupanya khotbah HAMKA itu sampai juga ke telinga Bapak Soekarno, presiden dan pemimpin besar revolusi yang ditabalkan oleh Nasakom. la lalu bereaksi dan menyatakan dalam sambutan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di istana negara, "Ada orang yang mengatakan Islam dalam bahaya di republik ini, sebenarnya orang yang berkata itu sendirilah yang sekarang dalam bahaya".” 

Tak lama kemudian pada tahun 1964 Hamka ditangkap dan dijebloskan ke penjara oleh rezim Nasakom dengan tuduhan hendak menggulingkan pemerintah, berencana membunuh presiden dan menteri agama, dan kontra-revolusi. Rupanya kata-kata bapak Presiden itu adalah isyarat bahwa Hamka sudah diincar dan jadi target persekusi dan kriminalisasi ulama di era kejayaan komunis di bawah naungan rezim Nasakom. 

Tampaknya sejarah kembali berulang. Tidak pada tempatnya memperkarakan tokoh agama yang berceramah agama ditujukan kepada penganut agamanya sendiri apalagi disampaikan di tempat khusus seperti rumah ibadah. 

Tujuannya adalah memperkuat keimanan pemeluknya. Itu bukan mencela atau menista tuhan agama lain. Ayat yang menyatakan jangan kamu mencela sesembahan orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah itu sangat jelas maknanya larangan mencela secara terbuka dan tanpa landasan ilmu pengetahuan, tujuannya semata-mata untuk memperkeruh toleransi umat beragama dan menciptakan situasi chaos dalam masyarakat beragama. 

Jika peneguhan akidah disampaikan kepada internal umat dengan membandingkan dengan konsep tuhan-tuhan agama lain, tidak dengan tujuan merusak harmoni sosial maka tidak ada alasan logis dan legal untuk mengharamkannya karena itu adalah bagian dari dakwah agama. Seperti ayat Alquran mengecam kemusyrikan dan kekafiran ahli kitab dan musyrikin quraish, apakah lalu kemudian boleh memperkarakan dan memidanakarn ayat-ayat Allah?

*Komisi Dakwah MUI Pusat, Ustaz Fahmi Salim

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Lakukan 3 Tips Ini saat BPJS Menjerat Leher Rakyat

Lakukan 3 Tips Ini saat BPJS Menjerat Leher Rakyat

Selasa, 17 Sep 2019 23:34

Inilah 5 Alasan Film The Santri Merusak Generasi

Inilah 5 Alasan Film The Santri Merusak Generasi

Selasa, 17 Sep 2019 23:27

Ratusan Anak-anak Telah Tewas Selama 9 Bulan Terakhir di Kamp Al-Hol Suriah Utara

Ratusan Anak-anak Telah Tewas Selama 9 Bulan Terakhir di Kamp Al-Hol Suriah Utara

Selasa, 17 Sep 2019 23:00

10 Tentara Mesir Tewas atau Terluka dalam Serangan Islamic State di Sinai Utara

10 Tentara Mesir Tewas atau Terluka dalam Serangan Islamic State di Sinai Utara

Selasa, 17 Sep 2019 22:30

Wagub Jabar Kritik Trailer Film The Santri

Wagub Jabar Kritik Trailer Film The Santri

Selasa, 17 Sep 2019 22:00

Ledakan Targetkan Kampanye Presiden Afghanistan, 24 Orang Tewas

Ledakan Targetkan Kampanye Presiden Afghanistan, 24 Orang Tewas

Selasa, 17 Sep 2019 21:59

Wali Amanah: PBB Bukan Lagi Penerus Masyumi

Wali Amanah: PBB Bukan Lagi Penerus Masyumi

Selasa, 17 Sep 2019 20:54

Aleg Arab di Parlemen Israel Serukan Warga Arab Berpartisipasi dalam Pemilu

Aleg Arab di Parlemen Israel Serukan Warga Arab Berpartisipasi dalam Pemilu

Selasa, 17 Sep 2019 20:50

Iran Sita Kapal Tanker Minyak dan Tahan 11 Awaknya

Iran Sita Kapal Tanker Minyak dan Tahan 11 Awaknya

Selasa, 17 Sep 2019 20:42

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Pilpres Tunisia, Calon Independen Masih Memimpin Perolehan Suara

Selasa, 17 Sep 2019 19:27

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

PM Israel Berjanji untuk Mencaplok Lebih Banyak Wilayah Palestina

Selasa, 17 Sep 2019 18:16

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Bedah Otak Anies Terkait Ibu Kota

Selasa, 17 Sep 2019 16:00

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Anggota Parlemen Kuwait: Ekspatriat Harus Membayar Bahkan untuk Udara Untuk Bernafas

Selasa, 17 Sep 2019 15:15

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Qatar Kecam Serangan Drone terhadap Fasilitas Pengolahan Minyak Aramco Saudi

Selasa, 17 Sep 2019 14:18

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Fahri Hamzah Sentil Media Massa

Selasa, 17 Sep 2019 14:15

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Habis Muncul Permendag 29/2019, Terbitlah Gerakan Buy Halal First

Selasa, 17 Sep 2019 13:58

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Ka'ban ke Anies: Jangan Lakukan Pencitraan

Selasa, 17 Sep 2019 13:15

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Pesan: Panglima Jangan Rendahkan Derajat Pangdam

Selasa, 17 Sep 2019 12:15

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Karhutla, HTI, FPI, dan Istana

Selasa, 17 Sep 2019 11:15

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Masuk Rumah Sakit, Fadli Harap Kivlan Bebas

Selasa, 17 Sep 2019 10:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X