Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.461 views

Risalah Pencerahan Muhammadiyah dalam Konteks Keummatan dan Kebangsaan

JAKARTA (voa-islam.com)--Islam merupakan agama yang mencerahkan bagi kehidupan pribadi,keluarga,masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan universal. Pencerahan merupakan nilaikeutamaanyang tertanam dalam segenap kebaikan jiwa , pikiran, sikap, dan tindakan yang maslahat, berkeadaban, dan berkemajuan. Dengan berislam yang mencerahkan, setiap muslim senantiasa menyebarkan akhlak mulia yang menebar ihsan yang melampau sekaligus rahmat bagi semesta alam.

Demikian rangkuman pokok pikiran yang disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. H. Haedar Nashir, dalam pidato pembukaan Pengkajian Ramadhan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diselenggarakan pada 12 Mei sampai 14 Mei, bertempat di Institute Teknologi Bisnis Ahmad Dahlan, ITB-AD, Ciputat, Jakarta. 

Sebaliknya Islam melarang umatnya menyebarkan akhlak yang tercela(al­akhlaq al-madzmumah) yang membawa kerusakan di muka bumi (fasad fil-ardl ). Jika Islam dihayati secara murni, maka setiap muslim menjadi cerah hati, pikiran, sikap,dan tindakannya. 

Tema ini, menurut Haedar, diangkat sebagai tindaklanjut dari tanwir. Agar pemikiran tanwir tidak hanya jadi teks yang indah tapi menjadi komitmen dan dilaksanakan dalam persyarikatan Muhammadiyah dan peran kebangsaan dan peran global.

“Kita sudah lama memperkenalkan istilah pencerahan. Ini sudah menjadi gugusan pemikiran, dan menjadi perspektif pemikiran Muhammadiyah, bahkan jadi tema muktamar di Malang 2005 dan 2010 jadi penguatan gerakan Muhammadiyah abad ke-2. Jadi kata pencerahaan ini menjadi matarantai dari berkemajuannya gerakan Muhammadiyah dari abad pertama," jelas Haedar. 

Dalam rentang satu abad Muhammadiyah bergelut dengan isu kemajuan, yang merupakan asli pemikiran Ahmad Dahlan. Kata ini terus menggelinding, tahun 38 dilanjutkan oleh KH. Mas Mansur, kemudian terkandung dalam 12 langkah Muhammadiyah. Pemikiran-pemikiran Muhammadiyah ini sangat sistematis. Ada juga 5 pemikiran Muhammadiyah tahun 54-55,tahun 68 lahir MKCH, tahun 78 lahir khittah. Kemudian lahir pedoman hidup Muhammadiyah. Tahun 2010 lahir pernyataan abad kedua, kemudian yang terbaru ialah pemikiran Darul ahdi Wasyahadah.

Makna Tanwir

Pikiran-pemikiran Muhammadiyah tercatat dalam neberapa risalah. Ada pidato resmi Ahmad Dahlan tentang Tali pengikat Hidup. Ada juga 17 pokok ajaran Ahmad Dahlan. Ada jg pokok ajaran al Quran, ada juga ajaran al Asr sekitar 7 bulan. Ada juga ajaran tentang akal pikiran murni. Disana juga ada pemikiran kemajuan dan pemimpin kemajuan. Ini pemikiran-pemikiran fundamental dalam gerakan Muhammadiyah. 

Hasanah ini sangat jarang terungkap. Akhir-akhir ini kemudian digali lagi dan disistematisasi. Pada zaman syafii maarif maka digelindingkan kata Pencerahan. Ini adalah khasanah Muhammadiyah yaitu tentang Tanwir yang dikodifikasi tahun 1935 yang dimulai sidang tanwir tahun 1935 di Banjarmasin. Ini pikiran asli Muhammadiyah. 

Kata tanwir diambil dari kata noor, yaitu cahaya (memantulkan cahaya). Makna Naaro mengeluarkan terang dan enerji. Makna arro'yu yaitu akal pikiran. Dimensi cahaya cahaya yang otentik dan menghidupi juga akal yang membuat kehidupan yang remang-remang menjadi terang benderang.

“Inilah yang kita ambil menjadi kata pencerahan," lanjut Haedar.

 

Kata Tanwir memiliki memiliki 5 unsur esesnsial

Satu, dimensi keyakinan yaitu tauhid yang mencerahkan. Maka dalambermuhammadiyah dan berislam, tauhid menjadi asas. Tauhid bukan hanya keilahiahan tetapijuga kemanusiaan. Bahkan Tauhid juga berbicara tentang alam semesta. Orangyang bertauhid maka tidak akan melakukan penindasan kepada sesamanya. Orang bertauhid tidak akan merasa paling hebat dari yang lain.

Dua, elemen keadaban (al akhlak kariim). Akhlak sebagai wilayah etik dlm kehidupan ini dalam berbangsa dan negara. Bukan hanya akhlak individual tetapi juga kesalehan sosial. OrangMuhammadiyah melakukan sesuatu selalu ikhlas, tidakpura-pura. Membangun keadaban itu dengan etika. Termasuk dalam politik kebangsaan, maka harusjadi uswah hasanah. “Dalam kondisi panas maka kitaharusjadi pendingin’, peringsat Haedar.

Tiga, dimensi iqro. Iqro melahirkan gerakan pemikiran dan ilmu. Di Muhammadiyah punya bayani, burhani dan irfani. Ini adalah konstruksi keilmuan yang harus dikembangkan Muhammadiyah. OrangMuhammadiyah harus pro terhadap pengembangan ilmu. Muhammadiyah harus mengembangkan budaya iqro sehingga selalu melakukan nalar kritis. 

Empat, elemen kemajuan (alhadoroh). Islam pencerahan itu islam berkemajuan. Muhammadiyah bukan hanya retorika dan diksi, tetapi juga dibuktikan dalam gerakan. Kehadiran Muhammadiyah telah menerobos banyak kemajuan di tanah air dalam berbagai hal, baik pendidikan, hizbul wathan, gerakan perempuan dan lain-lain. Karya-karya kemajuan Muhammadiyah bagian dari risalah kemajuan. Semua amal usaha Muhammadiyah harus berkemajuan. 

Lima, dimensi kerahmatan. Islam itu rahmatan lil alamin, memberikan kemaslahan untuk siapa saja, dan itu sudah kita praktekan. Gerakan itu dilakukan Muhammadiyah sampai ke pelosok-pelosok dan beragama yang berbeda. Muhammadiyah tidak mengedepankan slogan-slogan, tetapi langsung terjun. Inilah peran Muhammadiyah. Kalau hanya memberikan label-label itu sangat mudah sekali, tetapi yg begitu bisa jadi meretakkan ukhuwan. Maka mubaligh Muhammadiyah harus lebih dari mubaligh lain baik dari ilmu dan akhlak. Dalam urusan politik, Muhammadiyah harus melampaui semua praktek-praktek praktis yang ada. Semua warga Muhammadiyah harus menghadapi dinamika politik dengan cerdas. 

“Saya berharap semua warga Muhammadiyah membaca 10 sifat Muhammadiyah. Agar paham garis Muhammadiyah secara benar. Muhammadiyah bukan individu tetapi jamiyah yang didalamnya ada sistem," harap Haedar.

Dalam konteks berbangsa dan bernegara, dengan risalah tanwir, maka ada cara yaitu baik dalam dakwah atau perjuangan Muhammadiyah melakukan revitalisasi dari cara keras konfrontatif menjadi pendekatan moderat orientasi solusi dan mencerdaskan. Pendekatan yang moderat dan mencair itu harusjadi alternatif dalam menyelesaikan masalah kebangsaan. 

“Kalau teologi ini yangkita bangun, maka kita akan tumaninah dan dalam kondisi tenang. Jadi kita terus berjuang di Muhammadiyah membawa risalah, tanpa pamrih, semuanya karena Allah,”  tutup Haedar”.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Kaji Konsep Pendidikan Al-Qur’an Ulama Bugis, Ustadz Zaitun Raih Gelar Doktor

Senin, 26 Aug 2019 12:00

Perampok Politik

Perampok Politik

Senin, 26 Aug 2019 11:15

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Soal Pindah Ibu Kota, PKS Ingatkan Pemerintah Harus Bahas dengan DPR

Senin, 26 Aug 2019 06:45

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner di Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Senin, 26 Aug 2019 06:10

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ribuan Pengungsi Rohingya Peringati 'Hari Genosida' di Bangladesh

Ahad, 25 Aug 2019 23:06

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Toyota akan Luncurkan Berbagai Kendaraan Listrik untuk Olimpiade 2020

Ahad, 25 Aug 2019 22:49

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Di Tengah Krisis Kashmir, PM India Malah Dapat Penghargaan Kehormatan dari UEA

Ahad, 25 Aug 2019 22:35

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Studi Terbaru: Tes Darah Dapat Memprediksi Umur Seseorang

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

3 Tentara Turki Tewas di Irak Utara Setelah Bentrok dengan Pemberontak Komunis Kurdi

Ahad, 25 Aug 2019 21:35

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Milisi Syiah Hizbullata Bantah Tembak Jatuh Pesawat Tanpa Awak Israel

Ahad, 25 Aug 2019 21:30

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Penguncian India Atas Wilayah Kashmir yang Diduduki Berlanjut untuk Hari ke-20

Ahad, 25 Aug 2019 21:05

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Pengungsi Rohingya Merindukan Rumah dan Kewarganegaraan

Ahad, 25 Aug 2019 20:22

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Dua Pesawat Tanpa Awak Israel Jatuh di Lebanon

Ahad, 25 Aug 2019 19:16

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Pria Muslim Meninggal Setelah Diinterogasi di Penjara Thailand yang Terkenal Kejam

Ahad, 25 Aug 2019 19:15

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Pesawat Tempur Turki 'Netralisir' 9 Teroris PKK di Irak Utara

Ahad, 25 Aug 2019 18:10

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Putaran ke-9 Perundingan Damai AS-Taliban Dilanjutkan di Doha Qatar

Ahad, 25 Aug 2019 17:03

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

AS: Pembersihan Etnis Muslim Rohingya Masih Berlanjut di Myanmar

Ahad, 25 Aug 2019 16:54

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Alumnus: Pemilihan Ketua Alumni UI Memuakkan

Ahad, 25 Aug 2019 13:53

Mereka Kritisi Rencana Cina Bantu BPJS

Mereka Kritisi Rencana Cina Bantu BPJS

Ahad, 25 Aug 2019 11:53

Lebih 2/3 Pengungsi Suriah di Kamp Rukhban Menolak Kembali ke Daerah yang Dikuasai Rezim

Lebih 2/3 Pengungsi Suriah di Kamp Rukhban Menolak Kembali ke Daerah yang Dikuasai Rezim

Ahad, 25 Aug 2019 11:30


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X