Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.355 views

Penelitian: Sekolah Islam Tidak Sebar Radikalisme

SUKOHARJO (voa-islam.com)—Beberapa pihak menilai sekolah Islam adalah tempat menyebarkan radikalisme dan ekstrimisme. Bahkan belum lama ini beberapa LSM merilis hasil penelitian terkait potensi sekolah Islam sebagai benih radikalisme dan ektrimisme.

Hal ini kemudian dibantah Yayah Khisbiyah, Direktur Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Yayah mengungkapkan sebagian besar sekolah Islam tidak menyebarkan radikalisme dan ekstrimisme. Bahkan sekolah-sekolah Islam dinilai toleran, progresif, dan moderat.

Hal ini dikatakan Yayah pada Seminar Hasil Penelitian yang berjudul “Suluh Keadaban Buku Ajar dan Guru Pendidikan Agama Islam MA di Indonesia” di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah Kampus UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Senin (18/2/2019) lalu.

“Tidak seperti anggapan pada umumnya yang mengatakan sekolah-sekolah Islam atau pendidikan agama Islam itu menyebarkan radikalisme dan ekstrimisme. Ternyata, penelitian kami menemukan bahwa radikalisme atau konservatisme cuma sedikit di tingkat madrasah aliyah (MA),” ujar Yayah seperti dikutip dari muhammadiyah.or.id.

Penelitian itu adalah hasil kerja sama PSBPS Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan PMU CONVEY  dan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (UNDP-PPIM UINJ). Dengan penelitian yang berlokasikan di Solo, Yogyakarta, Jakarta dan Manado selama tiga bulan.

Secara umum, penelitian ini menyebutkan sangkaan atau tuduhan agama Islam menyebarkan radikalisme tak terbukti. Ini berdasar penelitian di MA, khususnya dengan melihat isi buku dan guru-gurunya. Guru dan buku di MA justru moderat progresif, meski ada potensi menyebabkan radikalisme atau ekstremitas.

“Tapi secara keseluruhan moderat bahkan sebagian progresif, yaitu mengajarkan orang harus menolong bekerja sama walau berbeda agama. Progresif di sini dalam arti positif, kalau yang negatif biasanya liberal sehingga pandangannya maju berkemajuan. Pandangannya terbuka dan berkemajuan untuk menerima pengaruh-pengaruh positif,” jelasnya. 

Kendati demikian, dia mengakui ada sedikit guru yang berpotensi radikal. Walau sedikit, mereka memiliki pengaruh sifnifikan terhadap munculnya benih-benih ekstremitas, lebih khusus lagi intoleransi kepada umat beragama lain.

Guru yang jumlahnya sedikit itu mengajar akidah atau sistem keyakinan. Pelajar dididik untuk tidak berteman dengan pemeluk agama lain, tak menghargai orang yang berbeda.

Sikap itu akan berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari yang intoleran. Dari penelitian ini, pihaknya merekomendasikan agar muatan atau materi kandungan buku ajar diperbaiki. Materi yang mengandung benih-benih intoleransi dan ekstremitas dihilangkan. Sebaliknya,  materi keagamaan yang moderat progresif  ditambah.

Perempuan yang menjabat Anggota LKHP PP Muhammadiyah juga merekomendasikan para guru harus mendapat penguatan kompetensi, penguatan kemampuan, hingga perluasan wawasan. Wawasan di sini tidak hanya wawasan agama Islam, tapi juga wawasan kebangsaan.

Hal ini penting agar mereka berpartisipasi menjaga keutuhan dan kemajuan bangsa. Selain itu, guru perlu peningkatan wawasan kemanusiaan universal. Alasannya, masyarakat hidup dalam lingkungan global yang memungkinkan interaksi antaragama, bangsa dan peradaban. Kalau para murid tak dibekali nilai-nilai untuk menghargai keragaman, perbedaan kekayaan dari perbedaan,  mereka akan gamang dalam menghadapi era global 4.0. *[Syaf/voa-islam.com]

Sumber: muhammadiyah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Sabtu, 19 Sep 2020 11:43

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Jum'at, 18 Sep 2020 19:52

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 19:46

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Pengungsi Suriah di Turki Kembangkan Game Seluler Yang Telah Diunduh 45 Juta Pengguna

Jum'at, 18 Sep 2020 18:59

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

PM Pakistan Imran Khan: Normalisasi Hubungan Dengan Israel 'Tidak Ada Gunanya'

Jum'at, 18 Sep 2020 17:50

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X