"Oleh karenanya kami tidak akan meminta maaf dan siap menempuh jalur hukum," ujar Roin dalam jumpa pers PAS di Masjid Istiqomah, Ahad petang (11/12).
Roin mengatakan, pihak PAS tidak pernah membubarkan KKR Natal tersebut. "Mereka yang membubarkan diri sendiri, setelah kami berbicara dengan mereka," katanya.
Oleh karenannya, kata dia, PAS meminta Persatuan Gereja Indonesia (PGI) meminta maaf atas pendeskreditan, penistaan dan penyebaran informasi yang tidak benar. Selain itu, PAS mengaku kecewa atas pernyataan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang meminta pihaknya meminta maaf atas kejadian pembubaran KKR tersebut.
"Kami tidak pernah membubarkan acara KKR itu, bahkan kami meminta mereka untuk melanjutkan kegiatannya tapi hanya sore hari saja," katanya.
Karena itu, jika disuruh meminta maaf, Roin menegaskan tidak akan meminta maaf dan memilih jalan hukum. "Jika Wali Kota Bandung akan membubarkan PAS itu haknya beliau," katanya. [rol/syahid/voa-islam.com]
Tiga Nikmat yang Menghimpun Kebaikan DuniaJum'at, 23 Oct 2026 11:51 |
|
Hari Santri 2026, Pemerintah Perkuat Pesantren Lewat Pembentukan Ditjen KhususKamis, 22 Oct 2026 16:35 |
|
''Allahummah Ajirni Minan Naar'' Setelah Shalat Shubuh dan Maghrib, Disunnahkan?Kamis, 22 Oct 2026 15:04 |
|
Hari Santri 2026, Sekjen MUI: Pesantren Harus Jadi Rujukan PeradabanKamis, 22 Oct 2026 13:54 |
|
Seseorang Wafat Meninggalkan Seorang Istri, 3 Anak & 1 Anak Perempuan. Pembagian Warisnya?Rabu, 21 Oct 2026 15:39 |
|
Fenomena Downgrade, Mode Bertahan dalam Ancaman KemiskinanSelasa, 20 Oct 2026 23:03 |
|
Waktu Terasa Semakin Cepat, Benarkah Tanda Dekatnya Kiamat?Selasa, 20 Oct 2026 11:05 |






