Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.335 views

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

 

Oleh: Sunarti

Tidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanaan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya." (HR. Bukhari)

Seorang muslim yang meyakini betul akan kehendak/ketentuan dari Allah akan berserah diri sepenuhnya lahir dan batin, termasuk saat mengalami sakit. Bahkan saat rasa sakit mencapai puncaknya, maka rasa itu tidak akan dirasakan olehnya. Itu karena keyakinan yang kuat bisa membentuk endorfin dalam otak yang membuat reseptor opioid secara alami.

Hal ini sebagaimana yang terjadi pada para sahabat Rasulullah di masanya. Mulai dari keluarga Sumayah dan Bilal sang budak yang disiksa, hingga menantu Rasulullah Ali bin Abi Thalib yang disiksa sedemikian rupa. Namun, mereka semua tetap dengan keteguhannya memegang Islam.

Bagaimana dengan kita? Jari teriris pisau dapur, mewek. Kuku jari kaki ketiban uleg, nangis. Dahi kejedot sudut meja, meringis. Apalagi melahirkan, meraung-raung. Perempuan, terbiasa mengekspresikan rasa sakit tersebut dengan sendirinya.

Perempuan juga mudah merasa sakit, mudah mengeluh ketika fisik terluka dan lelah. Apakah itu artinya perempuan terlalu peka? Perempuan juga mudah 'gupuh' jika terluka sedikit saja dan mudah pingsan ketika tingkat rasa sakit dirasakan luar biasa.

Bagaimana seorang bisa merasakan tidak sakit saat tubuhnya terluka?Bahkan nyatakah kondisi seperti yang dialami oleh para sahabat di atas?

Ternyata, dalam buku Cure, karya Jo Marchant ini ada penelitian yang menemukan adanya atensi/pengalihan perhatian (bisa juga ada peran visualisasi yang menyenangkan) dalam otak ketika tubuh merasakan sakit dan otak berusaha mengalihkan perhatian dari sumber sakit tersebut.

Dalam banyak penelitian yang dilakukan para ilmuwan, ternyata pengalihan perhatian, sangat bisa mengurangi rasa sakit. Jika kita fokus pada sumber sakit akan menimbulkan sensasi yang sangat menyakitkan. Bisa meningkat berkali-kali lipat. Tetapi jika kita memikirkan sesuatu yang lain, semisal sesuatu yang aman, menyenangkan, membahagiakan, maka rasa sakit yang kita rasakan berkurang, bisa sampai hilang.

Nah yang dilakukan para sahabat, adalah benar-benar memikirkan kebaikan yang datang dari Allah SWT. Dan Allah benar-benar angkat rasa sakit yang luar biasa tersebut. Bahkan ketika keyakinan kuat akan melihat surganya Allah, maka Allah benar-benar tunjukkan.

Opioid dalam Cengkeraman Kapitalisme

Peradaban kapitalisme telah mencengkeram sebegitu kuatnya. Pada kasus-kasus yang terjadi di berbagai tempat, justru opioid kimia menjamur. Pemanfaatan dalam dunia kesehatan menjadi peluang. Pengobatan terhadap rasa sakit, manjadi ajang perdagangan.

Bahkan, sampai pada syaraf otak manusia telah kebal terhadap efek opium pun, membuka kran-kran produksi obat nikmat ini. Sampailah otak gagal memproduksi endorfin alami yang berakibat ketergantungan. Kecanduan, lebih tepatnya.

Semakin hari dosis yang dibutuhkan pun, kian meningkat. Tidak bisa dielakkan lagi, jika kebutuhan opioid ini nantinya meningkat tajam. Karena otak kapitalis bermain di dalamnya, maka yang dipikirkan bukan mengatasi rasa ketergantungan (kecanduan). Akan tetapi ketika semakin banyak yang mengalami ketergantungan akan opioid ini, maka, produksi akan semakin meningkat. Itu artinya pundi-pundi materi bertambah.

Seperti yang dipaparkan gamblang dalam materi, bagaimana negara adidaya, AS bertekuk lutut di bawah pengaruh analgesik narkotik ini. Masalah pelik tak bisa dihindari di negeri pongah ini. Terdapat 5% populasi mengkonsumsi 80% pasokan obat opioid dunia.

Pada 2012, 15.000 orang Amerika meninggal setiap tahun akibat overdosis obat legal yang diresepkan, lebih banyak dari gabungan obat-obatan ilegal seperti heroin dan kokain. Pada tahun 2013, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebut kecanduan obat penghilang rasa sakit merupakan epidemi obat terburuk dalam sejarah AS.

Melirik Sedikit tentang Opioid

Opioid adalah obat penghilang rasa sakit yang bekerja dengan reseptor opioid di dalam sel tubuh. Obat ini dibuat dari tanaman opium seperti morfin (Kadian, Ms Contin) atau disintesis di laboratorium seperti fentanil (Actiq, Duragesic).

Ketika opioid masuk dan mengalir di dalam darah, obat yang satu ini akan menempel pada reseptor opioid di sel-sel otak, sumsum tulang belakang, dan organ lain yang terlibat dalam rasa sakit dan senang. Sel kemudian melepaskan sinyal yang meredam rasa sakit dari otak ke tubuh dan melepaskan dopamin dalam jumlah besar ke seluruh tubuh dan menciptakan perasaan senang.

Golongan obat yang termasuk ke dalam opioid digunakan untuk mengurangi rasa nyeri sedang hingga berat. Misalnya untuk membantu mengendalikan rasa sakit pasca operasi (secara umum digunakan dengan dosis tertentu, pastinya).

Efek samping opioid diantaranya urtikaria, keringat dingin, sembelit, mual, muntah, dan mulut kering, mengantuk dan pusing, kholesterol menurun,  diorientasi hingga depresi.

Pada dosis yang lebih tinggi bisa memperlambat pernapasan dan detak jantung hingga apnea. Jika dibiarkan kondisi sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian.

Selain efek yang merugikan di atas, ternyata opioid, memiliki efek yang membuat perasaan senang. Dalam pengaruh yang dihasilkan opioid ini yang memunculkan rasa ingin nambah lagi dan nambah lagi atau ketagihan. Ketika obat dihentikan, muncul rasa ketagihan.  

So, ketika tubuh sesungguhnya secara alami mampu membentuk opioid alami, secara otomatis mampu menahan rasa sakit secara alami pula. Caranya adalah diupayakan dengan mengalihkan kepada hal-hal yang menyenangkan, layaknya opioid kimia buatan yang menimbulkan rasa senang. Inilah yang disebut power of illusion.

Sebagai muslim, kekuatan ilusi/visualisasi bisa menghadirkan kekuatan keyakinan terhadap adanya pahala, surga dan kebaikan-kebaikan lain yang memang tak kasat mata. Ini semua tertancap kuat sebagai keimanan yang luar biasa. Kemampuan seperti inilah yang perlahan hilang dari kaum muslimin kecuali mereka yang kuat tertancap keimanan dalam dirinya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Health lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

Kamis, 14 Jan 2021 10:41


MUI

Must Read!
X