![]() |
2 Nasihat Jelang RamadhanKamis, 27 Feb 2025 21:23 |
![]() |
Doa Masuk Malam 1 Ramadhan 1446 HKamis, 27 Feb 2025 14:52 |

Setelah sebelumnya melarang penggunaan alkohol dan sejenisnya pada campuran menu makananan yang disajikan di restoran, pemerintah kotamadya Dubai telah mencabut keputusan pelarangan tersebut, seperti dilaporkan harian Nasional pada hari Selasa kemarin (23/2).
Kebingungan ini adalah hasil dari sebuah "kesalahpahaman", kata para pejabat kota, pemilik restoran mengklaim bahwa mereka salah menafsirkan surat edaran yang dikirim kepada mereka.
Emirat Teluk liberal telah mengumumkan pada hari Minggu lalu bahwa mereka akan menegakkan hukum tahun 2003 yang melarang alkohol dalam campuran makanan, berdasarkan keluhan dari pelanggan Muslim yang tidak diberitahu bahwa di beberapa restoran menyajikan makanan yang dicampur dengan alkohol.
Khalid al-Syarif awadhi, direktur departemen pengawasan makanan kotamadya Dubai, mengatakan bahwa makanan yang mengandung alkohol dapat disajikan dengan syarat harus terpisah dari makanan lain dan dengan jelas diberi label, lapor surat kabar harian Nasional.
"Kami menemukan adanya pelanggaran di mana hotel tidak jelas menyatakan kandungan alkohol dalam makanan mereka," katanya. Awadhi menambahkan bahwa makanan yang mengandung alkohol harus ditangani layaknya "produk non-halal" lainnya seperti daging babi.
Surat kabar Nasional mengutip pernyataan juru masak di Dubai, di mana restoran yang berada di hotel dengan lisensi diperbolehkan untuk melayani alkohol, telah melakukan pendekatan kepada pihak dewan kota agar melakukan peninjauan kembali putusan tersebut, yang kata mereka akan mengancam industri restoran mereka.
Surat kabar Nasional mengatakan bahwa sebuah edaran dari pemerintah kotamadya Dubai telah dikirim ke semua hotel dan dengan jelas menyatakan bahwa makanan yang bercampur dengan alkohol akan dilarang.
"Penggunaan alkohol dalam persiapan dan memasak makanan sangat dilarang. Menampilkan dan menjual produk-produk makanan yang mengandung alkohol sebagai bahan campurannya sangat dilarang."
Ahmad Al-Ali, kepala inspeksi makanan yang pernyataannya dikutip oleh media pada hari Minggu lalu menyatakan bahwa alkohol dalam makanan tidak akan diizinkan bahkan jika telah diberi label dengan jelas.
Al-awadhi mengatakan surat edaran itu telah disalahpahami oleh restoran. "Ini kesalahpahaman. Memo yang dikirimkan kepada mereka bermaksud mengatakan bahwa kandungan alkohol dalam makanan harus secara jelas dinyatakan dan juga disimpan secara terpisah dengan makanan lain, "katanya.
Pihak kotamadya Dubai akan bertemu dengan para juru masak dari hotel terkemuka akhir pekan ini untuk mengkomunikasikan peraturan dan memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan kebingungan.(fq/aby)
FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id
Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com
Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com
Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%.
Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com
![]() |
2 Nasihat Jelang RamadhanKamis, 27 Feb 2025 21:23 |
![]() |
Doa Masuk Malam 1 Ramadhan 1446 HKamis, 27 Feb 2025 14:52 |