Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.664 views

Bahaya Moderasi sebagai Solusi

 

Oleh:

Dewi Murni || Praktisi Pendidikan Al-Quran, Balikpapan Selatan

 

IMBAUAN memasang spanduk ucapan selamat Natal dan Tahun Baru oleh Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) kepada seluruh kantor yang berada di bawah jajarannya menuai protes masyarakat.

Sejumlah aktivis dari berbagai ormas Islam, mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan pada Rabu 15 Desember 2021. Kehadiran mereka setelah beredarnya surat imbauan pemasangan spanduk ucapan Natal dan tahun baru. Surat imbauan untuk memasang spanduk ucapan selamat Natal dan tahun baru itu sebelumnya ditujukan kepada Kantor Kementerian Agama di seluruh tingkat daerah, sekolah naungan Kemenag, dan KUA yang ada di seluruh Sulawesi Selatan (VIVA.co.id, 15/12/2021).

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Bidang Toleransi, Terorisme, Radikalisme, dan Pesantren Nuruzzaman membantah kabar Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenag Sulsel) telah mencabut edaran tentang pemasangan spanduk ucapan Natal dan Tahun Baru (republika.co.id, 18/12/2021).

Meskipun menuai protes masyarakat, himbauan tersebut tetap dilanjutkan dalam rangka menghormati agama lain. Bahkan MUI pun nampak mendukung kebijakan ini dengan menyatakan adanya kebolehan dari syariat untuk mengucapkan selamat natal. Kompaknya himbauan tersebut yang dilakukan sejumlah pejabat negara meninggalkan kesan serius pemerintah ingin membumikan ide moderasi. Tujuannya  mensolusikan problem kehidupan antar beragama. Memang beberapa tahun terakhir ini isu terkait keberagaman dan kerukunan agama mencuat di masyarakat. Seperti intoleransi, radikalisme, terorisme dan fanatisme yang digadang-gadang mengancam kehidupan bangsa dan negara.

Bicara soal toleransi, sungguh kaum muslimin tidak butuh moderasi agama. Islam sudah sempurna. 13 abad lamanya Islam berjaya memimpin dunia dengan syariat sebagai sistem aturannya. Selama itu Islam mampu menaungi berbagai suku bangsa, agama, ras dan kebudayaan dengan penuh kerukunan.

Islam sejak 1400 tahun lalu telah menerangkan secara gamblang makna toleransi. Lakum diinukum waliyadiin, bagimu agamamu, bagiku agamaku. Toleransi ialah mendiamkan, membiarkan dan tidak menganggu ritual ibadah agama lain.  Rasulullah ketika menjabat sebagai kepala negara di Madinah sama sekali tidak pernah memberi atau menghimbau kaum muslimin mengungkapkan selamat atas perayaan ibadah non muslim. Namun, diluar perkara akidah dan ibadah beliau senantiasa berbuat baik dan adil dalam bermuamalah kepada mereka. Mulai dari urusan ekonomi, sosial hingga hukum.

Kementrian Agama yang menggagas moderasi agama dan kerukunan umat beragama mengharapkan dari moderasi agama empat hal yakni komitmen kebangsaan, anti kekerasan, akomodatif terhadap budaya lokal dan toleransi.  Mirisnya kerap kali tuduhan keji seperti  intoleransi, radikalisme, terorisme dan fanatisme menyasar ke kaum muslimin yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip agama hingga menghendaki penerapan syariat Islam kaffah. Padahal sikap demikian merupakan upaya kaum muslimin untuk mentaati Tuhannya yang merupakan sumber kebaikan hidup di dunia dan akhirat. Namun, ketaatan kaum muslimin secara kaafah seolah-olah buruk dan menjadi sebab perpecahan antar umat. Sehingga pemerintah merasa perlu mengambil jalan tengah antara kubu sekuler dan kubu radikal.

Moderasi agama bukan solusi. Moderasi agama justru semakin mengaburkan ajaran Islam yang sebenarnya bahkan mengancam akidah Islam. Moderasi beragama membawa paham pluralisme yang menganggap semua agama benar. Jelas sekali ini bertentangan dengan syariat sebab hanya Islamlah agama yang diridai Allah dan tiap muslim wajib mengimani itu.

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu” (QS. Al Ma’idah: 3).

Moderasi agama juga berdampak hilangnya pada ketaatan total pada syariat sekaligus melemahkan dakwah Islam. Dakwah yang menyeru penerapan syariat Islam secara kaafah ditolak. Sebab agama dianggap sudah tidak relevan dengan zaman. Syariat diambil sebagian, dan ditinggalkan sebagian. Tidak hanya itu, kalangan moderat menyebut ayat konstitusi lebih tinggi dari ayat suci.

Sungguh kaum muslimin tidak butuh moderasi agama. Moderasi agama adalah agenda global Barat untuk meredam gelombang kebangkitan umat Islam yang kian membesar. Barat menginginkan agar kaum muslimin tidak hidup dalam naungan negara berasaskan Islam. Menjauhkan Islam dari pemerintahan, memecah belah negeri-negeri kaum muslimin serta membius mereka dengan sikap phobia terhadap Islam kaffah.

Sesungguhnya probematika umat saat ini karena diterapkannya paham sekuler yang membuat pemahaman umat jauh terhadap tsaqofah Islam. Kaum muslimin sulit memperoleh gambaran yang jelas tentang Islam yang sesungguhnya. Umat kebingungan memilah mana yang merupakan ajaran Islam mana yang bukan. Akhirnya umat terikut arus kehidupan sekuler yang mencampurkan antara yang haq dan batil.

Hakikatnya tidak ada muslim yang anarkis, intoleran, radikalisme dan anti keberagaman kecuali dia tidak memahami Islam secara benar. Oleh karena itu harusnya pemerintah melakukan upaya sistemik untuk membina umat agar memahami Islam secara benar. Mengontrol gerak gerik masyarakat agar senantiasa sesuai Islam. Karena Islam adalah solusi kehidupan yang datangnya dari Allah.

Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia telah tersesat, dengan kesesatan yang nyata (Qs. Al-Ahzab:36).*

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56


MUI

Must Read!
X