Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.691 views

Pejabat Makin Makmur, Rakyat Gigit Jari

 

Oleh:

Fita Rahmania, S. Keb., Bd.

 

SUDAH menjadi rahasia umum bahwa untuk duduk di kursi kekuasaan pasti membutuhkan banyak dana. Mulai dari mendaftar, kampanye, hingga pemilu semua serba uang. Jadi, tidak heran jika mereka sudah menjabat maka uang adalah salah satu komponen yang mereka cari sebagai kompensasi.

Para pejabat tanpa kenal waktu sibuk menggemukkan harta mereka. Bahkan di tengah peliknya masalah pandemi yang dialami negeri ini. Berbagai krisis ekonomi dan kesehatan, serta rasa lapar rakyatnya tidak menyurutkan niat mereka meraup keuntungan. Bahkan tak sedikit yang keblinger, ketahuan korupsi uang rakyat.

Dikutip dari merdeka.com, dilaporkan bahwa harta pejabat negara meroket selama pandemi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memaparkan harta pejabat wajib lapor kekayaan sepanjang tahun 2020.

Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan melaporkan kekayaan para anggota DPR, per 31 Juli 2021. Ia mengungkapkan bahwa dalam setahun terakhir ini secara umum penyelenggara negara 70,3 persen hartanya bertamah.

Ternyata jika dirata-rata bisa mencapai Rp23 miliar. Ditemukan rata-rata harta paling tinggi, dimiliki pejabat DPR/MPR. Lantas yang tertinggi terlapor ada di kementerian, mencapai sekitar Rp8 triliun.

Dari LHKPN tersebut tercatat naiknya jumlah harta kekayaan sejumlah menteri, juga Presiden Jokowi sendiri. Ada lima menteri yang kenaikan hartanya paling banyak yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plae, serta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang belum lama dilantik. (sindonews.com)

Hal ini pun sontak mendapat cibiran pedas dari berbagai pihak. Salah satunya dari pengamat hukum dan politik Refly Harun. Ia menganggap naiknya harta kekayaan para pejabat bukanlah hal baru di Indonesia. Sebab menjadi pejabat di Indonesia memang bukan untuk menjadi miskin, sebaliknya menjadi kaya. Dia mengatakan sesungguhnya wajar saja apabila jumlah harta kekayaan pejabat turun di masa pandemi. Tetapi justru membingungkan kalau harta mereka bertambah.

”Bingung kita, bisnis sedang lesu kok naik,” ujar Refly dalam video berjudul Pandemi Bukan Halangan untuk Pejabat Naikkan Harta !!, yang diunggah di akun youtubenya, dikutip Selasa (14/9/2021).

Analis Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun juga memberi tanggapan senada. Dia memahami jika bertambahnya kekayaan pejabat negara itu karena ada bisnis lain selain pekerjaannya sebagai pejabat negara, itu berarti hal yang wajar. Namun dia juga mempertanyakan apakah kemungkinan pejabat tersebut memanfaatkan pengaruh posisinya sebagai pejabat untuk berbisnis. Bisnis apa yang mendapat keuntungan miliaran rupiah dalam satu tahun ini ditengah pandemi Covid-19, bisnis vaksinkah, PCR test, Test Antigen, alat kesehatankah, atau batu bara dan kelapa sawit yang harganya sedang bagus?

Ubedilah menambahkan bahwa kondisi para pejabat yang bertambah kaya di tengah rakyat menderita dan di tengah kondisi ekonomi memburuk, selayaknya bahagia di atas derita rakyat banyak. Baginya, pejabat publik seharusnya dipahami sebagai pelayan publik dan bukan pengusaha.

Kesenjangan sosial antara penguasa dan rakyatnya sebenarnya merupakan hal yang wajar di alam demokrasi seperti sekarang. Mahalnya pesta demokrasi dan ruh kapitalistik yang lama mendarah daging telah membutakan nurani mereka. Mereka hanya mementingkan diri sendiri dan melupakan sumpah mereka sebagai pelayan rakyat.

Lain halnya dengan sistem Islam. Islam berhasil mencetak generasi yang tidak gila harta. Seperti sosok Umar bin Abdul Aziz, beliau merupakan Khalifah pada masa Umayyah yang cakap dan berhasil menyejahterakan rakyat.

Salah satu indikator makmurnya rakyat terlihat ketika para amil zakat berkeliling kampung hingga ke Afrika untuk membagikan zakat, tetapi tak ditemukan satu orang pun yang mau menerima zakat. Padahal, kondisi keuangan negara surplus. Khalifah Umar bahkan memberikan subsidi bagi warganya yang membutuhkan biaya menikah serta menebus utang-piutang yang ada di tengah rakyat.

Selama berkuasa, ia memang tidak pernah berniat menumpuk harta untuk kepentingan pribadi. Ia Justru menyerahkan hartanya untuk kas negara, menolak tinggal di istana, bahkan meminta istrinya, Fatimah binti Abdul Malik, menyerahkan perhiasannya ke kas negara.

Dalam Islam, seorang penguasa atau pejabat haram mengambil harta yang bukan haknya, apalagi memanfaatkan jabatannya untuk hal tersebut. Mereka lebih mengutamakan bersedekah daripada mencari keuntungan lewat jabatannya. Khalifah bahkan melarang para pejabatnya untuk melakukan perdagangan. Jadi, mereka bisa fokus pada tugasnya melayani umat sepenuhnya.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Quantum I.S.L.A.H = Cara Lunasi Hutang atau Luluhkan Hati Penghutang

Quantum I.S.L.A.H = Cara Lunasi Hutang atau Luluhkan Hati Penghutang

Senin, 18 Oct 2021 12:57

Gelar Pesantren Virtual, Yayasan Amaliah Astra Ajak Anak-anak Menjaga Lingkungan

Gelar Pesantren Virtual, Yayasan Amaliah Astra Ajak Anak-anak Menjaga Lingkungan

Senin, 18 Oct 2021 11:57

Legislator Sebut Ibukota Baru Berpotensi Miliki Masalah Tanah

Legislator Sebut Ibukota Baru Berpotensi Miliki Masalah Tanah

Senin, 18 Oct 2021 11:41

SWF: Jalan Baru Asing Menguasai Indonesia

SWF: Jalan Baru Asing Menguasai Indonesia

Senin, 18 Oct 2021 11:17

Asuransi Pemberi Madharat, Mencelakai di Dunia dan di Akhirat

Asuransi Pemberi Madharat, Mencelakai di Dunia dan di Akhirat

Senin, 18 Oct 2021 10:53

Asosiasi Gabungan Perusahaan Haji Umrah Nusantara Resmikan Koperasi GAPHURA

Asosiasi Gabungan Perusahaan Haji Umrah Nusantara Resmikan Koperasi GAPHURA

Senin, 18 Oct 2021 10:46

Belajar dari Squid Game

Belajar dari Squid Game

Senin, 18 Oct 2021 10:32

Kemal Ataturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta, MUI: Menyakiti Umat Islam

Kemal Ataturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta, MUI: Menyakiti Umat Islam

Senin, 18 Oct 2021 10:31

Kemenag: Obat, Kosmetik, dan Barang Gunaan Wajib Bersertifikat Halal

Kemenag: Obat, Kosmetik, dan Barang Gunaan Wajib Bersertifikat Halal

Senin, 18 Oct 2021 09:49

Superman Biseksual, Bukhori Desak Pemerintah Antisipasi Peredaran Komik Asusila

Superman Biseksual, Bukhori Desak Pemerintah Antisipasi Peredaran Komik Asusila

Ahad, 17 Oct 2021 21:54

Mahfuz Sidik: Politik Jangan Rusak Prinsip Ummatan Washatan

Mahfuz Sidik: Politik Jangan Rusak Prinsip Ummatan Washatan

Ahad, 17 Oct 2021 21:14

Wabup Kaimana: Masjid Kubah Merah Putih di Papua Bukti Cinta NKRI

Wabup Kaimana: Masjid Kubah Merah Putih di Papua Bukti Cinta NKRI

Ahad, 17 Oct 2021 20:45

Ketua Umum MUI Papua Barat: Masyarakat Papua Cinta NKRI

Ketua Umum MUI Papua Barat: Masyarakat Papua Cinta NKRI

Ahad, 17 Oct 2021 20:20

Putri Pendiri Microsoft Bill Gates Menikah Secara Islam dengan Pengusaha Keturunan Mesir

Putri Pendiri Microsoft Bill Gates Menikah Secara Islam dengan Pengusaha Keturunan Mesir

Ahad, 17 Oct 2021 17:27

India Khawatir Kemenangan Taliban Berdampak pada Kashmir di Tengah Meningkatnya Kekerasan

India Khawatir Kemenangan Taliban Berdampak pada Kashmir di Tengah Meningkatnya Kekerasan

Ahad, 17 Oct 2021 15:45

Ribuan Demonstran Pro-Militer Tuntut Pembubaran Temerintahan transisi Sudan

Ribuan Demonstran Pro-Militer Tuntut Pembubaran Temerintahan transisi Sudan

Ahad, 17 Oct 2021 15:00

Bos Liverpool Jurgen Kloop Kecam Pengambil Alihan Newcastle oleh Saudi, Tuntut Penjelasan dari EPL

Bos Liverpool Jurgen Kloop Kecam Pengambil Alihan Newcastle oleh Saudi, Tuntut Penjelasan dari EPL

Ahad, 17 Oct 2021 14:10

Bakal Diprotes Nama Jalan Kemal Atturk di Menteng

Bakal Diprotes Nama Jalan Kemal Atturk di Menteng

Ahad, 17 Oct 2021 10:45

Pengamat Terorisme: Usul Pembubaran Densus 88 Harus Disikapi dengan Bijaksana

Pengamat Terorisme: Usul Pembubaran Densus 88 Harus Disikapi dengan Bijaksana

Ahad, 17 Oct 2021 10:30

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Sabtu, 16 Oct 2021 23:59


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 15/10/2021 20:57

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung