Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.245 views

Apa Kabar Covid-19? Siapkah Sekolah Dibuka?

 

Oleh:

Dahlia Kumalasari || Pendidik

 

JANUARI 2021 sekolah akan dibuka kembali, ini artinya anak didik akan menjalani pembelajaran dengan tatap muka (offline). Tentu kebijakan ini cukup mengagetkan, karena pandemi Covid-19 belum enyah dari bumi pertiwi. 

Sebagaimana dituliskan di BBCNews Indonesia, "Kebijakan membuka sekolah dan melakukan proses pembelajaran tatap muka mulai Januari tahun depan dinilai "tidak realistis" lantaran positivity rate atau tingkat penularan virus corona di Indonesia masih di atas 10%. Selain itu juga ada faktor Pilkada Serentak pada Desember, yang menurut pakar epidemiologi, berpotensi menambah angka kasus positif". (Senin, 23 November 2020). 

Dari pantauan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) pada Oktober lalu di Pulau Jawa, mayoritas sekolah tidak memiliki dan tidak mengetahui pedoman berperilaku bagi warga sekolah. "Misalnya guru, sebelum berangkat harus mengukur suhu tubuh berapa? Apakah penciumannya baik? Pengecapnya baik? Kalau tidak, lebih baik tidak ke sekolah. Begitu juga diterapkan kepada siswa," ujar Heru Purnomo kepada Quin Pasaribu yang melaporkan untuk BBC News Indonesia, Minggu (22/11). 

Dilansir dari instagram pandemictalks, yang menuliskan tagar #CORONAMASIHADA, "Terdapat lingkaran setan pandemi di Indonesia. Yang mana berdasarkan data dari Kemenkes (25 November 2020) Indonesia new case daily record sebanyak 5.534 cases". 

Corona masih ada, pandemipun belum enyah dari negeri tercinta. Apakah dengan data yang konkrit dan jelas begini, akan tetap dijalankan kebijakan pembukaan sekolah di awal tahun 2021? Entah apa yang ada dalam benak pemangku kebijakan, sehingga menelurkan aturan yang sangat membahayakan generasi bangsa.

 

Pencipta Virus

Kita tidak akan berdebat terkait teori konspirasi atau apapun itu dibalik kemunculan virus corona dan pandemi ini. Namun yang pasti, virus ini nyata adanya dan merupakan makhluk ciptaan Allah Ta'ala. Dengan mengetahui fakta riil virus, maka akan didapatkan kesimpulan bahwa penanganan pandemi memang tak bisa sambil lalu atau asal asalan. Butuh kerjasama yang solid dengan pemberlakuan solusi yang solutif, sehingga bisa menghantarkan pada terbebasnya suatu negeri dari corona. 

Dilansir dari covid19.go.id "Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) sama pentingnya dengan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19”. (12/11/2020). 

Pertanyaannya, benarkah konsep 3T (Tracking, Testing, Treatment) benar-benar sudah dipraktikkan di masyarakat ?. Sudahkah orang-orang yang pernah kontak dengan orang terinfeksi benar-benar ditelusuri dengan detail?. Yang mana orang yang pernah kontak inilah yang berpotensi menyebarkan lagi virus saat berada di kerumunan. Bagaimana dengan testing?. Sudahkah semua orang di negeri ini ditest apakah positif ataukah negatif dari virus corona?. Sepertinya mustahil konsep ini dilaksanakan dengan berbagai macam dalih. Bagaimana pula dengan perilaku 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak), sudahkan semua komponen masyarakat paham konsep ini dan benar-benar mempraktikkan?

 

Jauhnya dari Al Khaliq

Sangat miris melihat penanganan pandemi yang jauh dari harapan. Terbukti dengan sampai hari ini masih ada saja orang yang positif corona maupun meninggal karena corona. Pun hati makin sedih rasanya melihat riuhnya panggung politik jelang pilkada, seakan mengabaikan berbagai macam kondisi masyarakat yang sudah jatuh lantas tertimpa tangga. 

Pandemi ini semestinya dihadapi dengan solusi yang solutif bersumber dari pengaturan Dzat Pencipta alam semesta. Apalagi negeri kita dikenal sebagai negeri dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Maka sangat wajar sekali jika solusi atas pandemi disandarkan pada syariat Islam. Namun apa yang terjadi?. Kita lihat kehidupan makin jauh dengan Islam, pun kedekatan kepada Sang Khaliq makin kentara. Selayaknya kedatangan virus ini menjadi lahan intropeksi untuk segenap komponen bangsa. Terkhusus bagi pemangku kebijakan yang harusnya bisa menjadi pengurus dan pelindung umat. 

Nyawa manusia tidaklah murah harganya. Sudah sekian banyak korban covid-19 entah dari kalangan medis atau rakyat biasa yang sudah berjuang mati-matian. Moment inilah saatnya kita mendekat kepada Al Khaliq Sang Pencipta virus yang memang Maha Segalanya atas diri manusia yang mempunyai banyak kelemahan dan kekurangan. Jika kehidupan kita terus menjauh dari Allah Ta’ala dan syariahNya, entah musibah apa lagi yang akan terus bergulir di negeri ini. Naudzubillahi min dzalik.

TQS At Talaq ayat 2-3:

"Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya".*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

Kamis, 14 Jan 2021 10:41


MUI

Must Read!
X