Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
945 views

Bak Mencangkok Pompa Jantung Sapi dalam Tubuh Babi

 

Oleh:

Muntik A. Hidayah || Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi

 

TEMPO hari, penulis mengantar seorang teman untuk membuka rekening di salah satu cabang bank syariah di kota kami. Ketika kami sampai di depan pintu, satpam yang berjaga lantas mengucapkan salam sebagaimana biasanya. “Seumur-umur nggak pernah aku datang ke bank terus satpamnya ngucapin salam kaya gitu,” celetuk teman tersebut penuh kagum.

Beberapa menit setelah kami mengambil nomor antrean, terdengar adzan Zuhur berkumandang. Satpam yang berada di dalam gedung lantas menghampiri teman penulis, memberikan informasi bahwa akan segera dilaksanakan sholat berjamaah di lantai atas. Selang beberapa menit kemudian, kami berdua mengambil wudhu.

Saat memasuki musholla yang bersih dan rapi itu, terlihat samar-samar melalui celah-celah sekat shaf laki-laki dan perempuan, seseorang sedang menyampaikan tausiyah. Terkait wudhu kalau penulis tidak salah ingat.

Melihat pemandangan seperti ini untuk pertama kali, seketika dari dalam benak menyeruak. “Hmm… namanya saja bank syariah otomatis aktivitas-aktivitas di dalamnya juga dikemas secara islami, berbeda dengan bank konvensional”. “Namun demikian, tetap saja, ianya bank yang hidup dalam kungkungan sistem kapitalisme hari ini. Solusi parsial yang seringkali melenakan umat. Dikemas dengan islami dan apik. Sehingga membuat umat merasa cukup, dan dengan tenang bisa menutup mata lagi. Tertidur pulas. Merasa bahwa mereka telah terbebas sepenuhnya dari jeratan sistem ekonomi ribawi yang senantiasa menghantui.”

Semakin menjamurnya bank syariah kini, sebenarnya mengonfirmasi peningkatan kesadaran umat atas haramnya transaksi ribawi. Tentu merupakan berita yang menggembirakan. Namun, yang juga perlu kita perhatikan adalah bahwasannya ketika nasabah muslim, yang notabene merupakan pasar yang sangat menjanjikan khususnya di Indonesia, mulai meninggalkan transaksi ribawi, tentu saja bank tidak akan rela melepasnya. Oleh sebab itu, mereka menciptakan produk baru bernama bank syariah. Dari sini, maka kita bisa melihat dengan jelas bahwa sekali lagi ada kepentingan materi yang tengah bermain peran di sana.

Maka benarlah yang disampaikan oleh ustadz Dwi Condro Triyono, Ph.D. Bahwasannya menginstall bank syariah dalam sistem ekonomi kapitalisme dengan tubuh pasar bebasnya,  sama halnya seperti mencangkok pompa jantung sapi ke dalam tubuh babi. Apakah dengan demikian lantas babinya menjadi halal?

Lebih jelasnya, kita analogikan sistem ekonomi kapitalisme sebagai satu individu makhluk. Tubuhnya adalah ekonomi pasar bebas. Uang kertas sebagai darahnya. Sementara jantungnya adalah lembaga perbankan dan pasar modal. Kemudian pompa jantungnya adalah suku bunga.

Untuk mensyari’ahkan sistem ekonomi ini, caranya adalah mengganti pompa jantungnya. Dari yang sebelumnya suku bunga, menjadi bagi hasil. Serta menghapus segala yang mengandung riba, judi, dan gharar, dari bagan alir ekonomi kapitalisme. Inilah yang sebelumnya penulis sebut dengan solusi parsial.

Namun demikian, meskipun pompa jantungnya telah diubah. Tubuhnya tetap sama. Penjelasan ustadz Dwi Condro Triono, Ph.D., bahwa sistem ekonomi kapitalisme ketika ia sakit, maka akan menyebabkan krisis ekonomi. Sebaliknya, ketika ia sehat, akan membawa pada hegemoni ekonomi.

Nyatanya, hal tersebut di atas selaras dengan fakta yang kita temukan di sekitar kita hari ini. Ketika solusi Islam secara parsial diinstall pada ekonomi kapitalisme, dan cocok. Maka aliran perkonomian akan berjalan lancar, maknanya ekonomi kapitalisme sehat. Akibatnya adalah sebagaimana kita saksikan hari ini, para kapitalis semakin berkuasa. Mereka bebas menguasai sumber pemasukan negara seperti SDA melimpah di negeri tercinta ini.

Sejatinya SDA yang menjadi aset negara, semestinya dikelola secara mandiri dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pendidikan gratis, fasilitas kesehatan gratis, dan lain sebagainya sebagaimana pengaturan dalam Islam. Bukan malah menjadi ajang monopoli oleh para kapitalis seperti asing dan swasta.

Ini sekaligus membuktikan, bahwa hanya mengambil sebagian dari hukum Islam sebagai solusi dari problematika umat, tidaklah menyelesaikan permasalahan. Padahal, sungguh Islam telah menyediakan seperangkat aturan hidup yang sempurna atas manusia.

Sebagaimana tafsir QS. Al-Maidah ayat 3 oleh Ibnu Katsir. Bahwasannya manusia tiada membutuhkan agama dan sistem kehidupan lain selain daripada Islam. Sebab Islam adalah karunia terbesar yang Tuhan semesta alam yakni Allah ﷻkaruniakan kepada umat manusia.

Dengan demikian, lebih dari sekadar membawa maslahat untuk umat ini dan manusia pada umumnya. Akan tetapi, mengambil sistem kehidupan Islam dengan menerapkan seluruh hukum Islam sebagai pengejawantahannya, ialah bukti ketaatan seorang hamba terhadap Rabb-nya. Rabb  yang di tangan-Nya seluruh jiwa dan raga hamba ini berada. Hadanallahu waiyyakum. Wallahu a’lam bish-shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X