Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.638 views

Bak Mencangkok Pompa Jantung Sapi dalam Tubuh Babi

 

Oleh:

Muntik A. Hidayah || Aktivis Dakwah dan Pegiat Literasi

 

TEMPO hari, penulis mengantar seorang teman untuk membuka rekening di salah satu cabang bank syariah di kota kami. Ketika kami sampai di depan pintu, satpam yang berjaga lantas mengucapkan salam sebagaimana biasanya. “Seumur-umur nggak pernah aku datang ke bank terus satpamnya ngucapin salam kaya gitu,” celetuk teman tersebut penuh kagum.

Beberapa menit setelah kami mengambil nomor antrean, terdengar adzan Zuhur berkumandang. Satpam yang berada di dalam gedung lantas menghampiri teman penulis, memberikan informasi bahwa akan segera dilaksanakan sholat berjamaah di lantai atas. Selang beberapa menit kemudian, kami berdua mengambil wudhu.

Saat memasuki musholla yang bersih dan rapi itu, terlihat samar-samar melalui celah-celah sekat shaf laki-laki dan perempuan, seseorang sedang menyampaikan tausiyah. Terkait wudhu kalau penulis tidak salah ingat.

Melihat pemandangan seperti ini untuk pertama kali, seketika dari dalam benak menyeruak. “Hmm… namanya saja bank syariah otomatis aktivitas-aktivitas di dalamnya juga dikemas secara islami, berbeda dengan bank konvensional”. “Namun demikian, tetap saja, ianya bank yang hidup dalam kungkungan sistem kapitalisme hari ini. Solusi parsial yang seringkali melenakan umat. Dikemas dengan islami dan apik. Sehingga membuat umat merasa cukup, dan dengan tenang bisa menutup mata lagi. Tertidur pulas. Merasa bahwa mereka telah terbebas sepenuhnya dari jeratan sistem ekonomi ribawi yang senantiasa menghantui.”

Semakin menjamurnya bank syariah kini, sebenarnya mengonfirmasi peningkatan kesadaran umat atas haramnya transaksi ribawi. Tentu merupakan berita yang menggembirakan. Namun, yang juga perlu kita perhatikan adalah bahwasannya ketika nasabah muslim, yang notabene merupakan pasar yang sangat menjanjikan khususnya di Indonesia, mulai meninggalkan transaksi ribawi, tentu saja bank tidak akan rela melepasnya. Oleh sebab itu, mereka menciptakan produk baru bernama bank syariah. Dari sini, maka kita bisa melihat dengan jelas bahwa sekali lagi ada kepentingan materi yang tengah bermain peran di sana.

Maka benarlah yang disampaikan oleh ustadz Dwi Condro Triyono, Ph.D. Bahwasannya menginstall bank syariah dalam sistem ekonomi kapitalisme dengan tubuh pasar bebasnya,  sama halnya seperti mencangkok pompa jantung sapi ke dalam tubuh babi. Apakah dengan demikian lantas babinya menjadi halal?

Lebih jelasnya, kita analogikan sistem ekonomi kapitalisme sebagai satu individu makhluk. Tubuhnya adalah ekonomi pasar bebas. Uang kertas sebagai darahnya. Sementara jantungnya adalah lembaga perbankan dan pasar modal. Kemudian pompa jantungnya adalah suku bunga.

Untuk mensyari’ahkan sistem ekonomi ini, caranya adalah mengganti pompa jantungnya. Dari yang sebelumnya suku bunga, menjadi bagi hasil. Serta menghapus segala yang mengandung riba, judi, dan gharar, dari bagan alir ekonomi kapitalisme. Inilah yang sebelumnya penulis sebut dengan solusi parsial.

Namun demikian, meskipun pompa jantungnya telah diubah. Tubuhnya tetap sama. Penjelasan ustadz Dwi Condro Triono, Ph.D., bahwa sistem ekonomi kapitalisme ketika ia sakit, maka akan menyebabkan krisis ekonomi. Sebaliknya, ketika ia sehat, akan membawa pada hegemoni ekonomi.

Nyatanya, hal tersebut di atas selaras dengan fakta yang kita temukan di sekitar kita hari ini. Ketika solusi Islam secara parsial diinstall pada ekonomi kapitalisme, dan cocok. Maka aliran perkonomian akan berjalan lancar, maknanya ekonomi kapitalisme sehat. Akibatnya adalah sebagaimana kita saksikan hari ini, para kapitalis semakin berkuasa. Mereka bebas menguasai sumber pemasukan negara seperti SDA melimpah di negeri tercinta ini.

Sejatinya SDA yang menjadi aset negara, semestinya dikelola secara mandiri dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pendidikan gratis, fasilitas kesehatan gratis, dan lain sebagainya sebagaimana pengaturan dalam Islam. Bukan malah menjadi ajang monopoli oleh para kapitalis seperti asing dan swasta.

Ini sekaligus membuktikan, bahwa hanya mengambil sebagian dari hukum Islam sebagai solusi dari problematika umat, tidaklah menyelesaikan permasalahan. Padahal, sungguh Islam telah menyediakan seperangkat aturan hidup yang sempurna atas manusia.

Sebagaimana tafsir QS. Al-Maidah ayat 3 oleh Ibnu Katsir. Bahwasannya manusia tiada membutuhkan agama dan sistem kehidupan lain selain daripada Islam. Sebab Islam adalah karunia terbesar yang Tuhan semesta alam yakni Allah ﷻkaruniakan kepada umat manusia.

Dengan demikian, lebih dari sekadar membawa maslahat untuk umat ini dan manusia pada umumnya. Akan tetapi, mengambil sistem kehidupan Islam dengan menerapkan seluruh hukum Islam sebagai pengejawantahannya, ialah bukti ketaatan seorang hamba terhadap Rabb-nya. Rabb  yang di tangan-Nya seluruh jiwa dan raga hamba ini berada. Hadanallahu waiyyakum. Wallahu a’lam bish-shawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

PKS Harus Tetap Berada di Garda Terdepan Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Jum'at, 27 Nov 2020 23:06

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Menag Ajak Masyarakat Dukung Pendidikan Tahfizh Melalui Zakat, Infak dan Wakaf

Jum'at, 27 Nov 2020 22:38

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Pemerintah Israel Instruksikan Militernya Bersiap Untuk Kemungkinan Serangan AS Terhadap Iran

Jum'at, 27 Nov 2020 21:45

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Gus Aam Harap PKS Bisa Wujudkan Nilai-nilai Islam di Pemerintahan dan Masyarakat Luas

Jum'at, 27 Nov 2020 21:14

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Teh Jahe dapat Turunkan Berat Badan

Jum'at, 27 Nov 2020 21:05

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Kemenag Alokasikan 5,7 Triliun Bantuan Pemulihan Ekonomi untuk Pendidikan Agama

Jum'at, 27 Nov 2020 21:00

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Menlu Saudi: Pemberontak Syi'ah Houtsi Dukungan Iran Di Balik Permasalahan di Yaman

Jum'at, 27 Nov 2020 20:46

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Pengadilan Banding Potong Hukuman Penjara Penembak Mati 6 Jamaah di Masjid Quebec Jadi 25 Tahun

Jum'at, 27 Nov 2020 19:00

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Parlemen Azerbaijan Serukan Prancis Dikeluarkan Dari Kelompok Mediasi Nagorno-Karabakh

Jum'at, 27 Nov 2020 16:45

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

RUU Minol Diharapkan Basmi Miras Oplosan

Jum'at, 27 Nov 2020 11:39

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Lewat Program Satu Desa Satu Hafizh, Wagub Jabar Minta Santri Belajar Multidisplin

Jum'at, 27 Nov 2020 10:36

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Anis Sarankan Pemerintah Gandeng Koperasi Salurkan Dana PEN untuk UMKM

Jum'at, 27 Nov 2020 09:21

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Ini Daftar Lengkap Dewan Pimpinan Harian MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 08:25

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Pemerintah Aktifkan Calling Visa Israel, FPKS: Bentuk Penghianatan UUD 1945

Jum'at, 27 Nov 2020 07:16

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Guru di Indonesia, Pahlawan tanpa Kesejahteraan?

Jum'at, 27 Nov 2020 05:32

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Rais Aam PBNU Terpilih Jadi Ketua Umum MUI 2020-2025

Jum'at, 27 Nov 2020 05:10

Mulai Pertarungan Politik Istana

Mulai Pertarungan Politik Istana

Kamis, 26 Nov 2020 23:23

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Karangan Bunga atau Bunga Karangan

Kamis, 26 Nov 2020 23:22

Ketika Jokowi Goyah

Ketika Jokowi Goyah

Kamis, 26 Nov 2020 22:20

Copot Segera Pangdam Jaya

Copot Segera Pangdam Jaya

Kamis, 26 Nov 2020 21:16


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X