Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
906 views

Tenaga Kesehatan, Garda Terdepan Namun Minim Perlindungan

 

Oleh:

Fath A. Damayanti, S.Si || Pemerhati Lingkungan dan Politik

 

IKATAN Dokter Indonesia (IDI) berduka dengan meninggalnya tenaga kesehatan (nakes) selama masa penanganan Covid-19. Hingga kini jumlah nakes yang meninggal akibat terpapar virus SARS-CoV-2 alias Covid-19 telah berjumlah 100 orang."Sejawat dokter yang gugur dalam penanganan Covid-19 sudah mencapai 100 orang. Demikian juga petugas kesehatan lainnya yang gugur juga bertambah," kata Ketua Pengurus Besar IDI Daeng Faqih di Jakarta, Senin (31/8).

IDI juga menanggapi komentar Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terkait penyebab meninggalnya nakes selama penanganan Covid-19. Terawan menyebut kurang disiplin menerapkan protokol kesehatan menjadi alasan nakes meninggal.  Dia mengatakan, IDI telah berkoordinasi dengan satuan tugas penanganan Covid-19 dan Kementerian agar ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dijaga dengan baik. Lanjutnya, rumah sakit juga diminta melakukan penjadwalan jaga petugas kesehatan agar mereka tidak kelelahan sehingga berisiko tertular (republika.co.id, 31/8/2020).

Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono mengatakan Indonesia mengalami kerugian tak ternilai karena kematian 100 orang dokter selama pandemi virus corona (Covid-19). Para dokter yang tersebar di sejumlah daerah itu meninggal setelah positif virus corona.Pandu menilai dokter yang meninggal merupakan para ahli yang menjadi aktor utama dalam penanganan pandemi. Oleh sebab itu, jika fenomena kematian tenaga kesehatan (nakes) tak segera diberikan perhatian khusus, maka Indonesia terancam akan mengalami jumlah kematian yang semakin masif.Dalam hal ini, Pandu melihat pemerintah belum mengerahkan upaya yang maksimal, meski kematian dokter sudah menyentuh angka ratusan. Ia pun mendesak agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera mengambil langkah, seperti merekrut lulusan dokter muda, hingga melakukan audit penyebab kematian baik nakes maupun pasien positif Covid-19 lainnya (cnnindonesia.com, 1/9/2020).

Semakin banyak korban dari tenaga medis yang gugur saat menangani wabah saat ini juga  tidak mendapat perhatian memadai. Jangankan memberikan  perlindungan utuh dengan kebijakan terintegrasi agar pasien covid tidak terus melonjak, untuk proteksi finansial juga tidak diberikan. Sebagian dari nakes ada yang belum mendapat tunjangan, THR perawat honorer dipotong bahkan ada yang dirumahkan karena RS daerah kesulitan dana. Padahal gugurnya tenaga medis atau pemecatan sama dengan berkurangnya prajurit di garda depan medan tempur. Semakin berkurangnya tenaga medis akan menjadi beban kerja tenaga medis yang masih tersisa meningkat, efek lainnya akan menimbulkan beban psikologis. Sampai saat ini saja tak sedikit Puskesmas bahkan rumah sakit yang harus ditutup karena para nakes diduga terpapar covid-19 sehingga harus melakukan swab dan isolasi mandiri. Jika sudah seperti ini bagaimana dan kemana pasien akan berobat terutama di daerah pelosok.

Kesehatan merupakan hak dasar setiap masyarakat yang pemenuhannya menjadi tanggungjawab negara dan penguasa. Namun negara berlepas tangan terhadap tangungjawab tersebut, bahkan lebih mementingkan kepentingan ekonomi daripada pemenuhan kebutuhan tenaga medis dan masyarakat terdampak wabah. Inilah yang terjadi jika segala pengaturan dan sistem masih berkhidmat pada kapitalis, yang sejahtera bukan masyarakat tetapi para kapital. Negara dengan sistem seperti ini hanya akan mengejar manfaat dan keuntungan yang tanpa ragu mengorbankan rakyatnya, terutama ketika wabah pandemic melanda.Pemerintah seharusnya memiliki tanggung jawab penuh melayani rakyat tanpa memikirkan untung rugi.

Hal ini sangat berbeda dengan pengaturan dalam Islam. Setiap masyarakat akan mendapatkan hak yang sama dalam kesehatan tanpa memandang perbedaan agama, suku, kaya ataupun miskin, tidak ada diskriminasi. Fasilitas kesehatannya menggunakan fasilitas yang terbaik, demikian pula pelayanannya baik di pusat kota maupun pelosok daerah. SDM nya adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya, tentu negara mempunyai tanggungjawab dalam memfasilitasi segala hal yang berhubungan dengan peningkatan kualitas SDM. Tanggung jawab pemimpin adalah menyediakan layanan kesehatan dan pengobatan bagi rakyatnya secara cuma-cuma. Pembiayaannya akan dialokasikan secara khusus dari pengelolaan sumber daya alam yang sesuai dengan pengaturan ekonomi dalam Islam.

Dalam konsep islam satu nyawa sangat berharga dan setiap pemimpin dimintai tanggung jawab. Tanggung jawab pemimpin memfasilitasi layanan kesehatan yang menyeluruh. Baik dari sisi pemenuhan fasilitas kesehatan, pemenuhan peralatan medis termasuk APD ketika wabah, upah dan tunjangan para tenaga medis, obat-obatan, listrik, air bersih, transportasi, pemanfaatan teknologi dan segala hal yang menunjang pelayanan di bidang kesehatan dengan kualitas yang terbaik tanpa ada diskriminasi, semua masyarakat menikmati secara gratis tanpa syarat dan ketentuan. Termasuk daerah-daerah pelosok. Selain itu para tenaga medis akan dibekali dengan pendidikan berkualitas tak hanya terkait bidang kesehatan tetapi juga pendidikan agama, sehingga segala sesuatu dilakukan sesuai dengan aqidah Islam.

Rosulullah SAW sudah mencontohkan apa yang harus dilakukan ketika terjadi wabah, yaitu dengan tidak masuk ke wilayah terjadi wabah, dan yang berada di dalam wilayah yang terkena wabah tidak keluar dari wilayah tersebut atau bisa kita sebut lockdown atau isolasi. Jauh sebelumnya Rosulullah telah memperkenalkan konsep lockdown, dimana beliau melarang mencampurkan antara onta yang sehat dengan onta yang sakit. Rosulullah SAW juga pernah melarang orang-orang yang akan masuk Madinah dari Bani Tsaqof yang berasal dari Thaif, karena ada yang menderita penyakit kusta.  Namun saat ini hanya beberapa negara saja yang memberlakukan konsep tersebut. Bahkan Indonesia pun tidak menerapkan sistem tersebut, padahal jumlah korban yang terjangkit covid-19 terus bertambah setiap hari.

Terlihat bahwa pelayanan kesehatan dalam Islam begitu luar biasa dalam hal pelayanannya, fasilitasnya, para dokter dan perawatnya, termasuk peran negara dalam memenuhi segala sesuatunya terkait kesehatan. Seharusnya ini menjadi contoh bagi penguasa, bukan justru menyerahkan pengurusan kesehatan kepada pihak lain atau swasta. Sudah semestinya yang harus dilakukan oleh kaum muslim adalah kembali kepada aturan Allah, syariat Islam sebagai dasar atas segala sesuatu. Wallahua’lam bishawab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Islamic State Bobol Penjara di Kongo, Bebaskan Setidaknya 1300 Narapidana

Rabu, 21 Oct 2020 19:15

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun, Pimpinan Ponpes Gontor KH. Abdullah Syukri Zarkasyi Wafat

Rabu, 21 Oct 2020 19:06

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Turki Akan Kirim Bantuan ke Warga Sipil Azerbaijan Terdampak Pertempuran di Nagorno-Karabakh

Rabu, 21 Oct 2020 18:55

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Dilihat Sebagai Oposisi Terkuat, KAMI Akan Ditekan Terus

Rabu, 21 Oct 2020 17:45

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Hatice Cengiz Gugat Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 21 Oct 2020 14:05

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Warga Tolak Pendirian Gereja Jemaat Allah Mojolaban Sukoharjo

Rabu, 21 Oct 2020 09:58

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Indonesia Rekor Utang Terbanyak, DPR: Lewati Batas Aman yang Direkomendasikan IMF

Rabu, 21 Oct 2020 09:29

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Ulama dan Pemimpin Muslim Filipina Kecam Rencana Militer Untuk Mengawasi Madrasah

Selasa, 20 Oct 2020 22:35

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Kemunafikan Eropa: Kata-kata Kosong Untuk Palestina, Senjata Mematikan Untuk Israel

Selasa, 20 Oct 2020 22:15

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Kepala Mossad Sebut Israel dan Arab Saudi Pelihara Hubungan Perdamaian Tidak Resmi

Selasa, 20 Oct 2020 21:15

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

AS Cantumkan Pebisnis Batu Permata Di Australia Dalam Daftar Teroris yang Ditunjuk Global

Selasa, 20 Oct 2020 20:45

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Koalisi Advokat Bersiap Somasi Menteri Kesehatan

Selasa, 20 Oct 2020 19:41

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

PKS: Setahun Jokowi, Semua Ambyar!

Selasa, 20 Oct 2020 17:59

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, Anis: Kinerja Bidang Ekonomi Belum Memuaskan

Selasa, 20 Oct 2020 17:26

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Hasil Survei: 40% Gen-Z Inginkan Jaringan Stabil

Selasa, 20 Oct 2020 09:33

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Mau Tanya, Video Kawal Jogging dan Helikopter Itu Hoax Apa Tidak?

Selasa, 20 Oct 2020 07:02

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Menteri Toleransi UEA Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Wanita Inggris

Senin, 19 Oct 2020 21:43

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Ayah, Sosok Tegar yang Layak Mendapatkan Surga

Senin, 19 Oct 2020 21:32

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Islamic State Bidik Negara Teluk, Serukan Serang Kepentingan Ekonomi Saudi

Senin, 19 Oct 2020 21:18

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Penghargaan sebagai Negara Pengutang, Malu atau Bangga?

Senin, 19 Oct 2020 21:09


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X