Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.968 views

UKT Diringankan atau Digratiskan?

 

SITUASI pandemic covid 19 seperti saat ini, menjadi sarana uji sistem manajerial pendidikan yang selama ini diterapkan negara. Manajerial yang baik akan nampak mutunya disaat pendidikan dilanda konflik. Masih bisa  menjamin keberlangsungan pendidikan ataukah tidak?. Bisa menjaga mutu pendidikan ataukah tidak?. Akan nampak pula totalitas layanan pendidikan yang diselenggarakan negara.

Turunkan UKT

Pandemi corona menghantarkan kepada kebijakan pembelajaran daring/pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran daring meminta sebagian aliran dana mahasiswa berpindah. Biasanya dipakai untuk biaya transportasi menjadi biaya beli pulsa.  Yang itu berarti mahasiswa mengalami double pembiayaan. Pertama biaya UKT telah terbayarkan. Kedua, biaya untuk membiayai pembelajaran daring.  Belum lagi biaya mengerjakan tugas dan lain-lainnya.

Sebenarnya bagi tenaga pendidik pembelajaran daring inipun juga menjadi beban. Akan tetapi beban itu dirasa tidak seberapa. Lain halnya dengan  mahasiswa dimana mayoritas masih menengadahkan tangan kepada ke dua orang tuanya.

Maka adalah wajar jika mahasiswa menuntut UKT mereka diturunkan. Sebagaimana dilansir dari radarmalang.jawapos.com dimana mahasiswa UB menutut penuruan uang UKT. Mereka mempertanyakan penggunaan uang UKT selama masa PJJ. Tuntutan penurunan UKT sebenarnya telah terdengar sejak pandemi Corona dari mahasiswa diberbagai kampus.

Keluhan mahasiwa tersebut akhirnya dijawab oleh kemendikbud dengan menganggarkan 1 trilyun rupiah untuk bantuan UKT yang diutamakan untuk mahasiswa PTS. Adapun untuk mahasiswa PTN kemendikbud menyiapkan Permendikbud no 25 tahun 2020 dimana mahasiswa yang memiliki kendala finansial selama covid 19 akan diberikan keringanan UKT (kompas.com, 21/6/2020). Sebelumnya plt. Dirjen Dikti telah meminta kampus untuk mensubsidi pulsa kepada mahasiswa (kompas.com, 2/6/2020)

Pandemi Menjadi Jalan Kuliah Gratis?

UKT adalah dana mahasiswa yang digunakan untuk membiayai operasional kampus. Bagi kampus UKT menjadi salah satu sumber utama pemasukan PT. Meskipun sudah ada kucuran dana dari pemerintah. Namun jumlahnya terbatas, sehingga tidak cukup mendanai kebutuhan kampus. Oleh karena itu kampus menarik UKT dan pembiayaan lain dipikulkan kepada mahasiswa.

Adanya  kebijakan kemendikbud untuk mensubsidi UKT  tentu berpengaruh terhadap pendapatan kampus. Akan tetapi seharusnya, teori penjaminan penuh atas penyelenggaraan pendidikan adalah  hingga kemendikbud mengenolkan UKT. Baik dimasa pandemi Corona ataupun tidak. Dengan demikian semua lapisan bisa mengenyam pendidikan tinggi.

Bahaya yang harus dipahami ketika negara tidak totalitas menanggung pendanaan pendidikan tinggi adalah terjadinya komersialisasi pendidikan. UKT menjadi salah satu jalannya disamping iuran lain yang harus ditanggung mahasiswa. Inilah yang menjadikan biaya kuliah mahal dan banyak lulusan SMA sederajat tidak mampu melanjutkan ke jenjang PT. Dan kondisi ini secara tidak langsung menyebabkan tidak tereksplorasinya potensi mereka, terbatasnya wawasan, pengetahuan, ketrampilan dan daya saing.

Dengan demikian, harus ada upaya serius dari negara untuk mengelola sumber-sumber pemasukan negara. Keterlibatan asing dalam pengelolan SDA harus dihentikan. Mengubah mindset dari fasilator menjadi pengurus/pelaksana/periayah rakyat. Sehingga rakyat bukan menjadi sumber dana dengan negara penyedia fasilitasnya. Akan tetapi negara sebagai penyedia layanan pendidikan dengan rakyat sebagai pihak yang dilayani. Inilah jalan menuju pendidikan tinggi yang berkwalitas dan gratis.

Meneladani Sistem Pendidikan Islam

Ghiroh -semangat- menuntut ilmu dimasa Peradaban Islam sangat tinggi. Hal itu karena menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Sehingga  negara harus menjamin terlaksanakannya perintah Allah SWT tersebut. Dengan menyelenggarakan pendidikan, memfasilitasi, mendanai pendidikan atau mengratiskannya untuk semua.

 Digambarkan oleh Raghib as Sirjani dalam buku Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia bahwa dimasa Peradaban Islam para khalifah dan penguasa sama antusianya untuk menuntut ilmu. Banyak sekolah didirikan, perpustakaan, lembaga riset, hingga organisasi keilmuan.  Kesejahteraan bagi ilmuwan dan pendidik juga dijamin negara. Masa Sultan Salahuddin al Ayyubi telah mengaji syaikh Najmudin al Habusyani 40 dinar/bulan (jika 1 gram emas 500rb, 1 dinar =4,25 gram, maka 40 x 4,25 x 500.000 = 85 juta/bulan). Besaran gaji yang fantastis.

Maka tidak heran dimasa peradaban Islam bermunculan para ilmuwan. Seperti Az Zahrawi penemu teori bedah, Ibnu Sina bidang kedokteran, al Khazani ahli fisika, al Khawarizmi ahli matematika, Abu Yusuf al Kindi ahli mata, ulama fiqih, hadist dan lain-lain.

Inilah gambaran pendidikan dimasa peradaban Islam. Pendidikan yang dibangun dari Aqidah Islam. Dimana pendidikan dipandang sebagai bagian bentuk pelaksanaan perintah Allah SWT. Sehingga negara memberikan jaminan penuh atas pelaksanaan pendidikan. Wallahua'lam bis showab.*

Puji Astutik

Trenggalek, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Pegawai Kantor Pers Federal Jerman Diduga Jadi Agen Mata-mata Untuk Dinas Intelijen Mesir

Jum'at, 10 Jul 2020 10:45

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Indonesia, Ketersediaan Dokter dan Wabah Covid19

Kamis, 09 Jul 2020 22:13

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

HRW Minta Bangladesh Pindahkan 300 Lebih Pengungsi Rohingya dari Pulau Bashan Char

Kamis, 09 Jul 2020 21:30

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Satu Batalion Tentara Israel Dikarantina Setelah Ada Anggotanya Terinfeksi Virus Corona

Kamis, 09 Jul 2020 21:05

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Wacana TNI Dilibatkan untuk Kerukunan Umat Beragama, Bukhori: Menag Kembali Gagal Paham

Kamis, 09 Jul 2020 20:48

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

[VIDEO] Komunisme Ajaran Malu-malu

Kamis, 09 Jul 2020 19:44

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Yvone Ridlye Berencana Pergi ke Suriah Untuk Upayakan Pembebasan Tauqir Sharif dari Penahanan HTS

Kamis, 09 Jul 2020 18:15

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Targetkan Istana Kerajaan Saudi

Kamis, 09 Jul 2020 17:00

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Anis Matta: Pemerintah Perlu Siapkan Skenario Terburuk terhadap Fundamental Ekonomi

Kamis, 09 Jul 2020 16:28

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Afghanistan Tidak Akan Bebaskan 600 Tahanan Taliban yang Mereka Anggap 'Terlalu Berbahaya'

Kamis, 09 Jul 2020 15:00

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Warga Kashmir Takut UU Domisili Baru India Jadikan Wilayah Mereka Palestina Lain

Kamis, 09 Jul 2020 14:15

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Daftar Lengkap Pemenang Indonesia Fundraising Award 2020

Kamis, 09 Jul 2020 12:59

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Solusi Islam Mengatasi Quarter Life Crisis

Kamis, 09 Jul 2020 09:26

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Cara Hindari Konflik Keuangan Keluarga di Tengah Pandemi

Kamis, 09 Jul 2020 08:18

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

[VIDEO] Haedar Nashir: Umat Islam Miliki Saham Besar Dirikan NKRI dan Pancasila

Kamis, 09 Jul 2020 07:00

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Boikot Produk Pendukung LGBT, Efektifkah?

Rabu, 08 Jul 2020 23:55

Konsep

Konsep "Tangguh Semeru" di Jawa Timur, Solusi Tatanan Baru ?

Rabu, 08 Jul 2020 23:20

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Menjaga Stamina Belajar Mahasiswa

Rabu, 08 Jul 2020 23:06

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Trending Bekal untuk Suami, Feminis Sakit Hati Bereaksi

Rabu, 08 Jul 2020 22:59

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

1721 Alumni ITB Dukung Din, RR: Ternyata yang Doyan Jilat Kekuasaan Hanya Minoritas

Rabu, 08 Jul 2020 21:52


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X