Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.597 views

Kluster Baru Jika New Normal Dipaksakan Berlaku

 

Oleh:

Anita Irmawati

Pemerhati Kebijakan Publik tinggal di Bogor

 

RENCANA new normal mulai dipersiapkan, pembukaan beberapa fasilitas umum sudah mulai diwacanakan bahkan beberapa sudah mulai dibuka kembali. Seperti mall, pasar, tempat beribadah hingga sekolah yang masih menunggu aba-aba pembukaan. Bahkan wacana perancangan protokol kesehatan sudah dipikirkan untuk bidang pariwisata.

Padahal jika melihat data, kurva kasus masih menanjak bahkan penambahan kasus terus bertambah bahkan rata-rata penambahan 500 lebih kasus perhari. Berdasarkan data per tanggal 28 Mei 2020 pukul 12.00 WIB jumlah kasus terkonfirmasi positif menjadi 24.538, artinya kurva kasus belum melandai apalagi turun tajam.

Skema new normal bukan sekadar stimulasi ekonomi, namun butuh perhitungan dan kajian teliti terhadap seluruh aspek kehidupan. Memang kerugian ekonomi dirasakan karena hutang ke luar negeri dengan bunga yang tinggi hingga roda ekonomi tak mampu bergerak dengan hanya menjalankan keuangan dalam negeri saja. Karena ekonomi harus  diatur dengan aturan pasti serta tidak ada kata meminjam apalagi berhutang pada negara lain. Namun butuh penggerak dari dalam negeri seperti memenuhi kebutuhan dengan produk dalam negeri serta mengelola sumber daya alam oleh negara. 

Walaupun skema new normal tak sekadar stimulus ekonomi akan tetapi new normal diperuntukkan untuk seluruh aspek kehidupan dan tak terkecuali. Hal ini menuntut rakyat harus kembali ke kehidupan semula dengan kehidupan normal baru dalam protokol kesehatan yang berlaku. Begitupula dengan phicycal distancing dan social distancing yang harus diberlakukan dalam new normal agar penyebaran virus Corona dapat dihentikan.

Namun berbeda dengan fakta dilapangkan, masyarakat bersikap tidak perduli dengan protokol kesehatan apalagi aturan social distancing yang sulit dilakukan di ruangan publik. Kesadaran masyarakat dinilai rendah apalagi jika ditegur karena tidak menggunakan masker saja bisa membuat ricuh dan bentrok dengan petugas. Penyebarannya masih sama sosialisasi, komunikasi, dan penjaminan tidak didapatkan rakyat dari negara. Apalagi dalam mensosialisasikan serta mengkomunikasikan kebijakan pemerintah terhadap pencegahan penularan virus Corona yang tak merata ditambah kebijakan sulit dimengerti hingga ambigu yang terjadi. Masyarakat tidak paham dengan aturan yang dibuat pemerintah namun pemerintah sendiri melanggarnya. Artinya kita rakyat Indonesia butuh aturan dengan para pemimpin serta petinggi negeri yang mengayomi dan memberikan contoh dalam pelaksanaan aturan yang dibuat. Begitupula dengan hukum sebagai sanksi tak ada tebang pilih apalagi pilih kasih keadilan hingga dinilai pincang.

Lalu dengan penjaminan kebutuhan dari negara tak bisa dirasakan. Anggaran sembako sangat besar namun carut marut dalam penyaluran bisa dibilang nol besar, salah sasaran bahkan sembako tak layak mewarnai hal ini. Begitupula dengan kartu pra-kerja yang tak jelas dan dinilai prematur hingga tak bisa dirasakan pada seharusnya yang mendapatkan. Koreksi kebijakan haruslah tepat, jangan gegabah apalagi asal-asalan dalam memutuskan. Karena ini adalah ranah negara yang punya payung hukum terhadap seluruh rakyat tanpa kecuali.

Begitupula dengan kebijakan new normal, aturan yang diputuskan haruslah tepat mengingat Corona bukan sekadar flu biasa namun mampu meregang nyawa manusia. Kebijakan new normal bukan sekedar menyelamatkan ekonomi negara, namun perlu dipertimbangkan nyawa manusia menjadi taruhan mengingat mutasi virus yang beragam membuat penyebaran makin masif dan berbeda-beda dengan gejala yang ditampakkan saat terinfeksi. Bukan sekadar gejala yang pertama kali dikeluarkan.

Dalam new normal semua aktivitas publik akan dilakukan dengan syarat protokol kesehatan dan jaga jarak diterapkan. Pasar, sekolah, mall, pabrik industri, dan tempat ibadah akan kembali seperti semula. Semua rakyat keluar rumah bukan lagi diam dirumah seperti awal yang diberlakukan. Namun fakta dilapangan akan sulit menggunakan protokol kesehatan apalagi jaga jarak. Aktivitas akan seperti biasa tanpa menghiraukan lagi Corona.

Disini akan terbentuk kluster baru di seluruh ruang publik, mulai dari pasar, sekolah, perusahaan, pabrik dan semua sektor lainnya yang akan terjadi transmisi virus secara masif. Karena mengingat kurva kasus hanya mencatat positif bukan lagi ODP apalagi PDP. Artinya tidak semua ODP dan PDD tidak dikarantina secara mandiri bisa jadi berkeliaran berinteraksi dengan lingkungan belum lagi dengan OTG yang tanpa menunjukkan gejala yang sulit di identifikasi. Ya, penyebaran makin masif bisa terjadi peningkatan kasus jika new normal tetap diberlakukan. Jadi semua sektor kehidupan adalah kluster baru, rakyat akan banyak terinfeksi dan tenaga medis kelabakan menangani.

Jadi jangan gegabah memutuskan kebijakan, apalagi dengan data yang tak mendukung terlaksananya kebijakan. Bisa jadi kebijakan new normal malah menjerumuskan manusia pada kematian massal.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Laporan: Serangan Drone Misterius Tewaskan 2 Pemimpin Jihadis Senior Ansar Al-Tawhid di Idlib

Sabtu, 11 Jul 2020 21:05

RUU Denominasi Masuk Prolegnas, Anis Minta Pemerintah Dahulukan Program Prioritas Lain

RUU Denominasi Masuk Prolegnas, Anis Minta Pemerintah Dahulukan Program Prioritas Lain

Sabtu, 11 Jul 2020 20:46

Jubir Presiden Turki Bantah Tuduhan Negaranya Mengukuti Kebijakan 'Ikhwan Atau Neo-Ottoman'

Jubir Presiden Turki Bantah Tuduhan Negaranya Mengukuti Kebijakan 'Ikhwan Atau Neo-Ottoman'

Sabtu, 11 Jul 2020 20:45

Lebih 1.500 Rumah yang Hancur dalam Serangan Israel di Gaza 2014 Belum Dibangun Kembali Sejak Itu

Lebih 1.500 Rumah yang Hancur dalam Serangan Israel di Gaza 2014 Belum Dibangun Kembali Sejak Itu

Sabtu, 11 Jul 2020 20:20

Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Perluas Gerakan Penolakan Aneksasi Tepi Barat, Adara Gandeng AIPI, ISOIC dan FISIP UMJ

Sabtu, 11 Jul 2020 20:18

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Ketuk langit Allah dengan 'JUMAT BERKAH EXPRESS BERBAGI'

Sabtu, 11 Jul 2020 09:20

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Jadi Remaja yang Smart di Tengah Pandemi

Sabtu, 11 Jul 2020 07:04

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

[VIDEO] Komunisme Berbahaya Bagi Kemanusiaan dan Keutuhan NKRI

Sabtu, 11 Jul 2020 06:37

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

[VIDEO] Ayo Sukseskan Dakwah Politik Islam

Sabtu, 11 Jul 2020 05:37

Presiden Gadungan

Presiden Gadungan

Sabtu, 11 Jul 2020 05:00

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Presiden Jokowi Memang Harus Ngeri!

Jum'at, 10 Jul 2020 22:41

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

PBB: 700 Orang Baru-baru Ini Tewas di 2 Kamp Suriah yang Menahan Keluarga Pejuang IS

Jum'at, 10 Jul 2020 22:00

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Batalkan Dekrit Pemerintah 1934, Turki Buka Jalan untuk Jadikan Hagia Shopia Sebagai Masjid

Jum'at, 10 Jul 2020 21:46

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

MUI-KPI-Kemenpora akan Gelar Anugerah Syiar Ramadan Virtual

Jum'at, 10 Jul 2020 21:33

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Mesir Perkuat Vonis Seumur Hidup untuk Pemimpin Ikhwanul Muslimin Mohammed Badie

Jum'at, 10 Jul 2020 21:30

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Israel Buat Tawaran Baru Untuk Pertukaran Tahanan dengan Hamas

Jum'at, 10 Jul 2020 21:15

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Menelisik Gaduhnya RUU HIP, DPR Versus Rakyat?

Jum'at, 10 Jul 2020 21:00

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jihadis Tembak Mati Seorang Pemimpin BJP di Kashmir

Jum'at, 10 Jul 2020 20:36

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Tahun Pelajaran 2020/2021, Madrasah Gunakan Kurikulum PAI Baru

Jum'at, 10 Jul 2020 19:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Jum'at, 10/07/2020 20:36

[VIDEO] Umat Islam Jangan Buta Politik