Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.158 views

Ketiga Pandemi Covid-19 Mengiringi Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Oleh: Tardjono Abu Muas (Pemerhati Masalah Sosial)

Allahu Akbar,..Dengan kehendak dan takdir-Nya kini kita ditakdirkan oleh Allah SWT menjadi saksi hidup berhari raya dalam suasana tidak sebagaimana suasana Idul Fitri tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 atas kehendak-Nya pula telah ikut mengiringi kita dalam suasana Idul Fitri.

Di tengah-tengah keceriaan kita merayakan Idul Fitri, di sela-sela ketaqwaan yang sedang kita coba bangun dan upayakan untuk memperolehnya. Dan di tengah-tengah kekhusyuan kita beribadah pula untuk mengharap keridhaan Allah SWT, serta di tengah-tengah kita menghadapi penyebaran pandemi Covid-19, ternyata masih banyak juga rasa khawatir yang hadir di dalam hati kita tentunya, karena kita tahu persis mungkin telah puluhan, ratusan, bahkan mungkin telah ribuan kali Allah menurunkan musibah baik dalam bentuk ujian maupun teguran kepada kita orang yang beriman bahkan azab bagi orang-orang kafir.

Dan mungkin di antara kita ada yang tergugah dengan musibah tersebut, atau mungkin di antara kita ada yang sama sekali tidak pernah tergugah atau tidak pernah terusik bahkan tidak pernah bergeming oleh musibah yang Allah anugerahkan kepada kita. Sehingga Allah SWT menganugerahkan musibah secara global dan nasional yang kini bisa kita rasakan bersama saat ini.

Hal ini selayaknya menjadi pertanyaan dalam diri kita, sudahkah hati kita memiliki keterbukaan dan kepekaan untuk bisa menerima sinyal-sinyal peringatan dari Allah sehingga mampu menghadirkan hidayah bagi kita? Keterbukaan atau kepekaan untuk bisa menerima sinyal-sinyal atau peringatan-peringatan Allah, tentu hanya dimiliki oleh sosok insan yang muttaqien.

Sosok insan muttaqien inilah yang diharapkan tampil di republik yang sedang sakit ini. Kita tentunya dapat membayangkan, bila saja kehidupan suatu bangsa unsur taqwalah yang menjadi jati dirinya, artinya rakyat dan para pemimpinnya terdiri atas orang-orang yang bertaqwa yang masing-masing sama-sama beriman dan bertangungjawab dalam memperhatikan dan menanggulangi nasib kaum yang lemah, istiqomah dalam menegakkan kebenaran, maka dapat dipastikan akan terwujud masyarakat yang "marhamah" (aman dan sejahtera), "Baldatun thay-yibatun wa rabbun ghafur" (negara yang damai sentausa dalam ridha Allah SWT).

Mahabenar Allah dalam firman-Nya: "Wa lau anna ahlal quraa aamanuu wattaqau la fatahnaa 'alaihim barakaatim-minnas-samaa'i wal ardhi" (Dan sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkannya kepada mereka berkah (kemakmuran) dari langit dan bumi, (Q.S. Al-Araaf : 96)

Namun sebaliknya, sulit kita bayangkan bagaimana jadinya kehidupan suatu bangsa bila masing-masing individu masyarakatnya, baik pemimpin maupun orang-orang yang dipimpinnya bukan terdiri dari orang-orang yang bertaqwa, apa jadinya kehidupan bangsa tersebut? Karena tanpa taqwa, manusia yang semula merupakan "ahsani-taqwim" (yang paling mulia) karena diperkaya dengan budi dan rasa, akal dan pikiran, dapat dipastikan segera akan meluncur drastis ke tingkat "asfala saafiliin" (serendah-rendahnya derajat)(Q.S. At-Tiin:4-5).

Mereka kemudian tampil sebagai "Homo Homini Lopus", yang satu menjadi serigala bagi yang lainnya. Yang menurut al-Qur'an, hal tersebut terjadi bukan karena daya intelegensia manusia tumpul, tapi karena "Laa yafqahuuna bihaa" (tidak lagi mempergunakan akalnya di jalan yang diridai Allah). Bukan pula karena mereka tidak mampu membaca kenyataan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat, namun karena mereka "laa yubshiruuna bihaa" (mereka berusaha menutup mata dari kenyataan yang ada).

Bukan pula mereka tidak mendengar jeritan, rintihan, tangisan dan pekikkan orang-orang yang tertindas dan teraniaya akibat ulah hawa nafsu mereka, namun mereka sudah "laa yasma'uuna bihaa" (mereka hanya pura-pura tidak mendengar), sehingga mereka termasuk "ulaa-ika kal-an'aami bal hum adhall" (mereka tidak ubahnya seperti binatang, bahkan lebih rendah dan sesat lagi dari itu) (Q.S. al-Araaf : 179).

Dengan demikian, tanpa taqwa menurut al-Qur'an, cepat atau lambat pasti akan terbukti pula apa yang pernah dikhawatirkan para malaikat, yaitu tampilnya "may yufsidu fiiha wa yasfikuddimaa" (yakni tampilnya manusia-manusia yang membuat kerusakan di muka bumi dan banyak menumpahkan darah sesamanya (Q.S. Al-Baqarah:30). Segala macam cara ia halalkan demi memenuhi ambisi hawa nafsunya. Dengan kemampuan intelegensianya, ia putar dan ia plintir segalanya sehingga nilai dan norma yang ada menjadi kabur dan ngawur karenanya. Garis pemisah antara yang haq dan yang bathil, antara yang halal dan yang haram hilang sendirinya.

Kejadian semacam ini memang sebagaimana pernah disinyalir Rasulullah SAW melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah : "Kelak akan tiba kepada manusia suatu masa, tahun-tahun yang penuh dengan tipu muslihat, si pembohong dipercaya, sedangkan orang yang benar malah didustakan.

Pengkhianat mulai dipercaya, sedangkan orang yang tadinya dipercaya malah dianggap khianat, sementara orang-orang yang tidak mengerti apa-apa mulai berbicara urusan umat". "Ya! Pada masa itu", kata Rasulullah SAW, "semua serba terbalik", Yang haq dikatakan bathil, dan yang bathil dikatakan haq. Yang halal dikatakan haram, dan yang haram dikatakan halal".

Kini, tiba saatnya dalam suasana Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19 ini kita sudah selayaknya bermuhasabah/introspeksi diri kita masing-masing terhadap apa yang telah, sedang dan akan kita lakukan.

Terlebih bagi para pemangku kebijakan publik untuk segera bertaubat memohon ampun kepada-Nya jika dalam melaksanakan amanah-Nya telah menyimpang dari jalan-Nya untuk segera kembali kepada aturan dan hukum-Nya.

Taqabbalallahu minna wa minkum

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Latest News
Pertempuran Pecah Antara Intelijen Milter dan Angkatan Darat Suriah di Damaskus

Pertempuran Pecah Antara Intelijen Milter dan Angkatan Darat Suriah di Damaskus

Rabu, 08 Jul 2020 20:50

Rusia dan Cina Veto Mandat PBB yang Akan Memperluas Bantuan Lintas Perbatasan ke Suriah

Rusia dan Cina Veto Mandat PBB yang Akan Memperluas Bantuan Lintas Perbatasan ke Suriah

Rabu, 08 Jul 2020 20:30

Dinilai Tak Mampu Urus Sertifikasi Halal, BPJPH Diminta Patuhi KMA Nomor 982/2019

Dinilai Tak Mampu Urus Sertifikasi Halal, BPJPH Diminta Patuhi KMA Nomor 982/2019

Rabu, 08 Jul 2020 19:41

PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

PBB: 138 Orang Tewas Atau Terluka Akibat Ranjau Darat yang Ditanam Pasukan Haftar

Rabu, 08 Jul 2020 18:06

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Dugaan Perkosaan oleh Pejabat Perlindungan Anak, Fahira: Biadab, Harus Divonis Seumur Hidup

Rabu, 08 Jul 2020 16:28

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Tolak RUU Pengganti dan Bubarkan BPIP!

Rabu, 08 Jul 2020 15:49

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

[VIDEO] Tony Rosyid Ungkap Indikator RUU HIP Ditunggangi Komunis

Rabu, 08 Jul 2020 14:41

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Rabu, 08 Jul 2020 10:21

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Anis Byarwati Pesankan Independensi BI Harus Ditegaskan Secara Eksplisit

Rabu, 08 Jul 2020 08:37

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Kampanye LGBT Bikin Geger, Boikot Unilever?

Rabu, 08 Jul 2020 07:41

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

[VIDEO] Pancasila Ingin Diperas, UFS: Maling Juga Gotong Royong

Rabu, 08 Jul 2020 07:32

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Kurva Bisa Melandai Jika Indonesia Penuhi Target Tes Usap

Rabu, 08 Jul 2020 06:35

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Sekolah Terbaik di Jakarta Timur Diserbu Calon Siswa Baru

Rabu, 08 Jul 2020 06:29

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Pada 21 Juli 2020, Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Tentukan Awal Dzulhijjah

Rabu, 08 Jul 2020 06:00

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Selasa, 07 Jul 2020 22:08

Skandal Politik Pilpers

Skandal Politik Pilpers

Selasa, 07 Jul 2020 22:00

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X