Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.788 views

Political Dancing

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Kebijakan Pemerintah mengatasi wabah corona adalah social distancing yang kemudian diubah atau dipertegas dengan physical distancing. Intinya adalah menjaga jarak.

Masyarakat terus diingatkan untuk tidak berkumpul, bahkan ada kasus ditangkapnya warga yang berkerumun. Maksud semua tentu baik untuk mencegah penyebaran virus yang luar biasa cepatnya.

Kini urusan mudik juga dibahas bahkan ada himbauan hingga larangan. Lebih dari itu Wapres yang kyai mengupayakan MUI mengeluarkan fatwa haram untuk mudik. Publik menanggapi pro kontra apabila sampai ada fatwa haram.

Selorohnya fatwakan haram dulu penguasa yang bohong, banyak janji, atau sering ngeles. Planga plongo itu "haram jiddan" atau "haram murokkabah". Fatwa selalu saja berobyek masyarakat atau umat. Sementara penguasa bebas merdeka.

Kebebasan ini yang dapat disebut sebagai "political dancing". Wabah virus corona memang membuat sulit semua orang akan tetapi tidak boleh ada elemen masyarakat apalagi pemegang otoritas yang menari di atas kesulitan. Berdansa politik mencari celah menghindari kritik, pengawasan, atau aksi unjuk rasa.

Beberapa contoh political dancing itu adalah:

Pertama, masuknya masalah omnibus law ke dalam baleg dpr ri. Teragendakan pembahasan di tengah lengah atau lemah atau pembatasan pengawasan publik. Omnibus law adalah memperalat hukum untuk kepentingan politik. Buruh yang semakin tak berkutik.

Kedua, PSBB yang membuldozer lockdown yang menjadi bagian usaha untuk menghindari kewajiban memenuhi kebutuhan hidup standar masyarakat. Malah mengancam sampai darurat sipil segala ke depannya. Isu darurat sipil adalah teror yang mengobrak abrik perasaan rakyat. Rakyat lapar bisa dianggap pemberontak.

Ketiga, Perppu 1 tahun 2020 yang boleh disebut sebagai penghalalan korupsi melalui aturan hukum. Menggunakan dana negara tanpa pertanggungjawaban dan pejabat yang diberi status bebas hukum. Negara sepertinya berfungsi sebagai "kapal keruk" untuk merampok dana rakyat. Perppu seperti ini mesti dikoreksi.

Keempat, Putusan MA mengenai pembatalan kenaikan iuran BPJS ternyata tidak dilaksanakan. Demi mempertahankan pendapatan atau pemasukan, putusan hukum pun tidak dihormati. Masyarakat sedang sulit melakukan tekanan politik untuk mengawal pentaatan hukum ini. Maklum sedang tertekan oleh "distancing".

Sayangnya dansa politik ini juga prakteknya didukung habis oleh"interest group" yang ikut "khusyu" memainkan orkestranya. Kadang mendayu dayu atau sentimental, kadang menghentak hentak. Keroncong, rock, atau dangdutan. Seiring seirama menikmati lagu dan permainan. Tidak peduli penonton yang semakin gelisah, kesal, muak, atau mual.

Sulit jika rakyat harus ikut "dancing with the wolves" sebab ingat apa yang dikatakan oleh penulis buku "Leviathan" Thomas Hobbes "homo homini lupus". Masa atau saat dimana manusia menjadi srigala atas manusia lainnya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

KH Cholil Nafis: Syekh Ali Jaber Dai yang Istiqamah dan Rendah Hati

Kamis, 14 Jan 2021 10:41

Innalillahi, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Innalillahi, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Kamis, 14 Jan 2021 10:09


MUI

Must Read!
X