Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.195 views

Menguji Peran Madrasatul Ula di Musim Pandemi

 

INDONESIA kini tengah menghadapi dua musim. Selain musim hujan, rakyat Indonesia disapa oleh musim pandemi. SARS-CoV2 namanya. Muncul akhir tahun lalu. Walau berasal dari negeri seberang, namun karena penularannya begitu cepat ia berhasil masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020. Bahkan ia menggegerkan penduduk dunia. Sehingga status endemi pun naik level jadi pandemi.

Hal ini membuat beberapa pejabat publik mengeluarkan kebijakan. Social distancing diberlakukan. Beberapa kepala daerah berinisiatif memberlakukan lockdown di wilayah masing-masing, karena pemerintah pusat nampaknya maju mundur untuk mengambil langkah lockdown.  

Bidang pendidikan pun ikut terimbas efek social distancing. Sekolah-sekolah dan perguruan tinggi diliburkan. Kendati demikian siswa tetap diberi tugas untuk belajar di rumah. Siapa yang mengampu? Tentu saja guru dan pendampingnya adalah orang tua.

 

“Kerempongan” Emak

Belakangan ini banyak orang tua yang berkeluh kesah. Mereka merasa ‘rempong’ dengan seabrek tugas yang dibebankan pada buah hatinya. Itu sama artinya orang tua – terutama ibu- juga harus mendampingi untuk menyelesaikan seabrek tugas tersebut.

Hal ini bisa dimaklumi karena mendampingi ananda dalam belajar nampaknya belum menjadi pekerjaan rutin para ibu. Kaum ibu lebih mempercayakan proses belajar keseharian buah hatinya (selain di sekolah) pada lembaga bimbingan belajar ataupun les privat.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, kurangnya kompetensi ibu. Pengetahuan ibu dalam memahami mata pelajaran yang diberikan kepada ananda tidaklah sama. Tingkat pendidikan sangat menentukan hal ini. Mahalnya biaya pendidikan, membuat kaum wanita terpaksa memilih hengkang dari bangku pendidikan. Jangankan mengantongi ijazah S1 untuk meraih ijazah SMA pun banyak yang merasa sulit.

Kedua, fokus yang teralihkan. Berada dalam kondisi terus meroketnya biaya hidup, memaksa para ibu untuk turut menjadi pahlawan bagi ekonomi keluarga. Terlebih dengan adanya mantra kesetaraan gender. Mantra keseteraan gender membius kaum ibu. Kaum ibu berkarir merasa memiliki nilai lebih dari para ibu rumahan. Akhirnya banyak di antara kaum perempuan yang lebih fokus pada karirnya. Survei yang dilakukan oleh Grant Thornton menunjukkan bertambahnya posisi senior pada perusahaan di dunia yang diisi oleh perempuan. Indonesia menjadi negara nomor wahid yang memberikan posisi tinggi di perusahaan kepada perempuan, yaitu 45 persen. (cnnIndonesia. 8/3/2016)

 

 

Jejak Sholihah

Seorang ibu pastilah bercita-cita buah hatinya menjadi orang yang bermanfaat bagi ummat. Pastilah di setiap ia merangkaikan jemarinya memohon kebaikan bagi sang buah hati. Namun nampaknya ibu masa kini harus belajar dari wanita-wanita hebat yang telah berhasil mendidik dan menanamkan cita-cita mulia pada buah hatinya. Wanita mulia yang menjalankan peran dengan sebaik-baiknya. Wanita mulia yang sadar bahwa buah hatinya adalah titipan Ilahi yang harus ia dididik dengan baik. Siapakah mereka? Tiga orang ibu hebat di bawah semoga bisa menginspirasi kita.

  1. Fathimah binti Ubaidillah Azdiyah namanya. Meskipun berstatus sebagai single parent, namun upaya beliau dalam mendidik putranya patut diacungi jempol. Selain menjaga putranya dari hal-hal yang berbau syubhat, beliau juga mengajarkan ilmu kepada putranya. Dan kini kita mengenal putra beliau sebagai ulama besar yang ilmunya bermanfaat bagi ummat. Dialah penulis kitab Al Umm, Imam Syafi’i rahimahullaahu ta’ala.
  2. Ratu Valide Yumahatun. Ibu yang melahirkan penakluk Konstantinopel. Setiap ba’da subuh beliau membawa Al Fatih kecil melihat Konstantinopel dari luar istananya. Menanamkan pada sang buah hati keyakinan bahwa dirinya adalah penakluk kota yang dikabarkan Nabi sholallahu ‘alayhi wa salam.
  3. Ibunda “dokter hadits”. Dalam buku Ibunda Tokoh-tokoh Teladan karya Jumuah Saad disebutkan, bagaimana kegigihan seorang ibu. Setelah Allah Ta’ala mengembalikan penglihatan Imam Bukhari, Ibundanya berupaya keras mengajarkan putranya untuk mengelilingi negeri-negeri Islam. Hal ini dilakukan untuk mencari hadits-hadits nabi dengan hafalan yang kuat. Karena kegigihannya, kita bisa mengetahui hadits shohih maupun dhoif.

Masih banyak wanita-wanita hebat yang dari rahimnya lahir tokoh-tokoh besar. Selain keimanan dan ketaqwaan mereka didukung dengan naungan sistem Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Sehingga para ibu tidak teralihkan perannya dalam mendidik putra putrinya karena ada jaminan kesejahteraan dari negara.*

Depy SW

Ibu rumah tangga tinggal di Semarang, Jawa Tengah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Aa Gym Sesalkan Influencer yang Asal Bicara

Rabu, 12 Aug 2020 23:20

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Cegah Penyebaran Covid-19, Singapura Uji Drone Pemantau Social Distancing

Rabu, 12 Aug 2020 21:00

 Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Orang Tua Harus aktif Saat Pembelajaran di Rumah

Rabu, 12 Aug 2020 20:30

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rakyat sedang Susah, Tunda Kenaikan Tarif Tol

Rabu, 12 Aug 2020 20:10

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Hingga Saat ini, Menag Nilai Pesantren Aman dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 12 Aug 2020 20:05

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Tolong Jangan Buat Stres Kiyai Maruf Amin

Rabu, 12 Aug 2020 19:27

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Tentara Turki Dirikan Pangkalan Militer Baru di Daerah Jabal Akrad Suriah

Rabu, 12 Aug 2020 15:30

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Rabu, 12 Aug 2020 15:17

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Saudi Tiba-tiba Akhiri Pinjaman Dan Pasokan Minyak Ke Pakistan Menyusul Kritikan Atas OKI

Rabu, 12 Aug 2020 14:45

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Pemimpin Libanon Diperingatkan Akan Bahaya Amonium Nitrat Beberapa Pekan Sebelum Ledakan di Beirut

Rabu, 12 Aug 2020 14:00

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Gantz Klaim Israel Dapat Cabut Pengepungan Gaza Jika Mayat Tentara Mereka Dikembalikan Oleh Hamas

Rabu, 12 Aug 2020 13:21

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Rabu, 12 Aug 2020 12:59

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Inilah Manfaat Sertifikat Halal Bagi Produk UMKM

Rabu, 12 Aug 2020 09:00

Muslimah Menyikapi Tiktok

Muslimah Menyikapi Tiktok

Rabu, 12 Aug 2020 08:56

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning, Pertaruhkan Kesehatan Guru dan Peserta Didik

Rabu, 12 Aug 2020 08:21

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Soal RUU Cipta Kerja, Legislator: Musuh Utama Investasi adalah Korupsi

Rabu, 12 Aug 2020 07:56

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Pengamat: Kritikan Fahri dan Fadli Layak Dapat Bintang Tanda Kehormatan

Rabu, 12 Aug 2020 07:35

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X