Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.756 views

Bencana Corona, Bencana Dunia

 

Oleh:

Puput Hariyani, S.Si*

 

VIRUS Corona menghebohkan dunia. Penyebarannya yang begitu cepat menjadi bencana besar dan mengerikan. Terhitung sejak awal merebaknya di akhir Desember 2019 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, kini telah menyebar cepat di 16 negara.

Berdasarkan data Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), hingga selasa malam (28/01/2020) sudah ada 4.682 kasus yang terdeteksi di sejumlah negara. Sebagaimana dilaporkan South China Morning Post, China (4.607 kasus, 106 meninggal), Hongkong (8 kasus), Macau (7 kasus), Taiwan (7 kasus), Asia (38 kasus), Eropa (4 kasus), Amerika Utara (6 kasus), dan Australia (5 kasus).

Peneliti Bidang Mikrobiologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sugiyono Saputra menuturkan, kecepatan laju mutasi virus corona ini lebih kencang dibandingkan virus lain, seperti double stranded DNA (dsDNA), yang datang tiba-tiba dan tak terduga.

Selain itu, faktor cepatnya penyebaran virus corona ke penjuru bumi karena mobilitas manusia yang tinggi. Sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat agar segera tersolusi.

Karenanya dunia kini meningkatkan pengawasan. Beberapa negara telah mengambil sikap responsif dan lebih sensitif untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Pemerintah Filipina misalnya, sudah membatalkan kebijakan visa on arrival bagi turis China sebagai bentuk antisipasi masuknya virus tersebut ke negaranya.

Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR Fadli Zon mengkritisi sikap pemerintah Indonesia dalam menangani isu Corona. Ia menilai pemerintah cenderung lamban dalam menyususn kebijakan mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

Pemerintah juga belum memberikan peringatan perjalan bagi WNI yang akan bepergian ke China. Ia menambahkan begitu pula di bidang keimigrasian. Pemerintah belum mengeluarkan kebijakan apapun untuk membatasi mobilitas warga negara China ke Indonesia (Republika.Co.Id).

Penyebaran virus corona juga menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran warga Natuna. Mereka terus menyuarakan penolakan kedatangan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, yang akan menjalani observasi di Lanud Raden Sadjad. Para pendemo membakar ban di lokasi.

Warga Natuna sepakat membuat enam point tuntutan kepada pemerintah pusat maupun daerah. Diantara enam tuntutannya adalah meminta WNI dari Wuhan dipindahkan ke kapal perang KRI agar dapat diobservasi di lepas pantai dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

Mendatangkan dokter, psikiater ke Natuna karena masalah yang ada bukan hanya berdampak pada fisik tetapi juga mental masyarakat Natuna. Juga agar pemerintah mensosialisasikan segala kebijakan agar tidak meresahkan masyarakat dan meminta Pemda agar bisa menjadi penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah pusat.

Deretan fakta ini menegaskan watak pemerintahan kapitalistik yang tidak bersungguh-sungguh mengatasi masalah dan memberi perlindungan totalitas pada masyarakat. Secara nyata, pemerintah juga tidak mengambil tindakan maksimal untuk membebaskan rakyat dari bahaya maupun dari kekhawatiran terkena dampak penyakit, semisal dengan mengisolasi di kapal perang di lepas pantai bukan di daratan.

 

Metode Khas Islam Mengatasi Wabah Penyakit

Jauh berbeda dengan penanganan model kapitalis hari ini. Islam sebagai sebuah ideology yang sempurna memiliki penanganan yang khas terhadap wabah epidemic penyakit mematikan.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Abdurrahman bin Auf, “Apabila kamu mendengar wabah terjangkit di suatu negeri, maka janganlah kamu datangi negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya”.

Metode karantina atau isolasi telah diterapkan dengan melarang mereka keluar dari negeri yang terjangkiti. Hal ini agar penyakit tidak menular secara meluas. Begitupun untuk memaksimalkan penyembuhan bagi penderita. Mereka akan diperiksa secara detail dan dilakukan langkah-langkah pengobatan sampai dinyatakan total baru boleh meninggalkan tempat karantina.

Dalam hadist lain, “Janganlah kalian terus-menerus melihat orang yang mengidap penyakit kusta” HR. Al Bukhari). Artinya kita tidak boleh dekat-dekat dengan penderita wabah akan tidak ikut terjangkit.

Metode ini tentu membutuhkan peran sentral seorang penguasa. Dengan mengambil langkah cepat dengan mendatangkan para ahli kesehataan untuk melakukan berbagai tindakan pengobatan untuk para korban. Secara cepat melakukan langkah antisipatif agar daerah dan penduduk lain tidak terkena dampaknya.

Begitupun langkah preventif sebelum terjadinya wabah. Seorang penguasa harus memastikan masyarakatnya mempraktikkan gaya hidup sehat. Mulai dengan memakan makanan yang halal dan thayib, menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Penguasa harus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan perlindungan maksimal dan totalitas. Serta bertanggungjawab penuh atas berbagai persoalan yang menimpa rakyatnya. Demikianlah sosok pemimpin dalam Islam. Ketakwaannya menjadi pilar dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Dengannya masyarakat terlindungi dan terjaga. Wallahu‘alam bi ash-showab. *Pendidik Generasi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

Latest News
Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Pondok Gontor Tabayyun Santri Terpapar Covid-19, Walisantri Diminta Tenang

Selasa, 07 Jul 2020 22:08

Skandal Politik Pilpers

Skandal Politik Pilpers

Selasa, 07 Jul 2020 22:00

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

[VIDEO] PKI Tak Terlibat Perumusan Pancasila

Selasa, 07 Jul 2020 21:26

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Laporan: Kasus Infeksi Virus Corona Telah Melebihi 11,6 Juta Orang di Seluruh Dunia

Selasa, 07 Jul 2020 20:50

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

AS Tinjau Pelarangan Aplikasi Media Sosial Cina, Termasuk TikTok

Selasa, 07 Jul 2020 20:35

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

[VIDEO] Siapakah Ahli Qur'an Itu?

Selasa, 07 Jul 2020 20:33

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di  PII

Pesan Pahlawan Nasional KH Noer Ali: Santri Attaqwa Belajarlah Organisasi di PII

Selasa, 07 Jul 2020 19:15

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

[VIDEO] Arie Untung: Rezeki Tak Melulu Soal Saldo

Selasa, 07 Jul 2020 18:19

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Kentut Tidak Bersuara dan Tidak Bau, Shalat Batal?

Selasa, 07 Jul 2020 15:00

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Turki Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Baru ke Libya Setelah Serangan di Pangkalan Al-Watiya

Selasa, 07 Jul 2020 14:15

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Pembantu MBS Saud Al-Qahatani Ancam Putra Khashoggi 6 Bulan Sebelum Pembunuhan Ayahnya

Selasa, 07 Jul 2020 13:00

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Saudi Umumkan Protokol Kesehatan Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19 Selama Haji 2020

Selasa, 07 Jul 2020 12:30

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Fenomena Partai Semangka Pascapenolakan RUU HIP di Negeri +62

Selasa, 07 Jul 2020 11:48

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Mengapa Anies Keluarkan Pergub Baru Reklamasi?

Selasa, 07 Jul 2020 01:59

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Pasar Modal Indonesia Diambang Kiamat

Senin, 06 Jul 2020 23:56

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Apa yang Dibaca Saat Sujud Sahwi? Ini Jawaban Syaikh Bin Bazz

Senin, 06 Jul 2020 23:01

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Yang Bermasalah Itu Kalian, Bukan Pancasila

Senin, 06 Jul 2020 22:51

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Somalia Tolak Tawaran 'Konyol' UEA untuk Berperang di Yaman

Senin, 06 Jul 2020 22:45

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Laporan: Otoritas Saudi Minta Pembayaran 15 Miliar USD dari Mantan Putra Mahkota Bin Nayef

Senin, 06 Jul 2020 22:25

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Turki Bersumpah Balas Serangan di Pangkalan Al-Watiya Libya yang Merusak Sistem Pertahanan Mereka

Senin, 06 Jul 2020 22:02


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X