Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.191 views

Bencana Corona, Bencana Dunia

 

Oleh:

Puput Hariyani, S.Si*

 

VIRUS Corona menghebohkan dunia. Penyebarannya yang begitu cepat menjadi bencana besar dan mengerikan. Terhitung sejak awal merebaknya di akhir Desember 2019 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, kini telah menyebar cepat di 16 negara.

Berdasarkan data Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), hingga selasa malam (28/01/2020) sudah ada 4.682 kasus yang terdeteksi di sejumlah negara. Sebagaimana dilaporkan South China Morning Post, China (4.607 kasus, 106 meninggal), Hongkong (8 kasus), Macau (7 kasus), Taiwan (7 kasus), Asia (38 kasus), Eropa (4 kasus), Amerika Utara (6 kasus), dan Australia (5 kasus).

Peneliti Bidang Mikrobiologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Sugiyono Saputra menuturkan, kecepatan laju mutasi virus corona ini lebih kencang dibandingkan virus lain, seperti double stranded DNA (dsDNA), yang datang tiba-tiba dan tak terduga.

Selain itu, faktor cepatnya penyebaran virus corona ke penjuru bumi karena mobilitas manusia yang tinggi. Sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat agar segera tersolusi.

Karenanya dunia kini meningkatkan pengawasan. Beberapa negara telah mengambil sikap responsif dan lebih sensitif untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Pemerintah Filipina misalnya, sudah membatalkan kebijakan visa on arrival bagi turis China sebagai bentuk antisipasi masuknya virus tersebut ke negaranya.

Di sisi lain, Anggota Komisi I DPR Fadli Zon mengkritisi sikap pemerintah Indonesia dalam menangani isu Corona. Ia menilai pemerintah cenderung lamban dalam menyususn kebijakan mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

Pemerintah juga belum memberikan peringatan perjalan bagi WNI yang akan bepergian ke China. Ia menambahkan begitu pula di bidang keimigrasian. Pemerintah belum mengeluarkan kebijakan apapun untuk membatasi mobilitas warga negara China ke Indonesia (Republika.Co.Id).

Penyebaran virus corona juga menimbulkan kecemasan dan kekhawatiran warga Natuna. Mereka terus menyuarakan penolakan kedatangan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, yang akan menjalani observasi di Lanud Raden Sadjad. Para pendemo membakar ban di lokasi.

Warga Natuna sepakat membuat enam point tuntutan kepada pemerintah pusat maupun daerah. Diantara enam tuntutannya adalah meminta WNI dari Wuhan dipindahkan ke kapal perang KRI agar dapat diobservasi di lepas pantai dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

Mendatangkan dokter, psikiater ke Natuna karena masalah yang ada bukan hanya berdampak pada fisik tetapi juga mental masyarakat Natuna. Juga agar pemerintah mensosialisasikan segala kebijakan agar tidak meresahkan masyarakat dan meminta Pemda agar bisa menjadi penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah pusat.

Deretan fakta ini menegaskan watak pemerintahan kapitalistik yang tidak bersungguh-sungguh mengatasi masalah dan memberi perlindungan totalitas pada masyarakat. Secara nyata, pemerintah juga tidak mengambil tindakan maksimal untuk membebaskan rakyat dari bahaya maupun dari kekhawatiran terkena dampak penyakit, semisal dengan mengisolasi di kapal perang di lepas pantai bukan di daratan.

 

Metode Khas Islam Mengatasi Wabah Penyakit

Jauh berbeda dengan penanganan model kapitalis hari ini. Islam sebagai sebuah ideology yang sempurna memiliki penanganan yang khas terhadap wabah epidemic penyakit mematikan.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari Abdurrahman bin Auf, “Apabila kamu mendengar wabah terjangkit di suatu negeri, maka janganlah kamu datangi negeri itu. Dan apabila wabah itu berjangkit di negeri tempat kamu berada, janganlah kamu keluar dari negeri itu karena hendak melarikan diri darinya”.

Metode karantina atau isolasi telah diterapkan dengan melarang mereka keluar dari negeri yang terjangkiti. Hal ini agar penyakit tidak menular secara meluas. Begitupun untuk memaksimalkan penyembuhan bagi penderita. Mereka akan diperiksa secara detail dan dilakukan langkah-langkah pengobatan sampai dinyatakan total baru boleh meninggalkan tempat karantina.

Dalam hadist lain, “Janganlah kalian terus-menerus melihat orang yang mengidap penyakit kusta” HR. Al Bukhari). Artinya kita tidak boleh dekat-dekat dengan penderita wabah akan tidak ikut terjangkit.

Metode ini tentu membutuhkan peran sentral seorang penguasa. Dengan mengambil langkah cepat dengan mendatangkan para ahli kesehataan untuk melakukan berbagai tindakan pengobatan untuk para korban. Secara cepat melakukan langkah antisipatif agar daerah dan penduduk lain tidak terkena dampaknya.

Begitupun langkah preventif sebelum terjadinya wabah. Seorang penguasa harus memastikan masyarakatnya mempraktikkan gaya hidup sehat. Mulai dengan memakan makanan yang halal dan thayib, menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Penguasa harus hadir di tengah masyarakat dengan memberikan perlindungan maksimal dan totalitas. Serta bertanggungjawab penuh atas berbagai persoalan yang menimpa rakyatnya. Demikianlah sosok pemimpin dalam Islam. Ketakwaannya menjadi pilar dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Dengannya masyarakat terlindungi dan terjaga. Wallahu‘alam bi ash-showab. *Pendidik Generasi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X